#1 Antologi_Curhat Jalan Raya

Judul : CURHAT JALAN RAYA
Penulis : Skylashtar Maryam dkk (Ini karena aku yang menulis review-nya)
Penerbit : Leutika, 2010
Hal : X + 209
Harga : Rp 39.000,-

Sebenarnya aku males nulis review buku sendiri karena pasti orang-orang bakalan bilang gini: ‘yaeyalah direview, bukunya sendiri’ atau ‘pasti review-nya sangat subjektif’ atau ‘ karena nggak ada yang mau kali, jadi ngereview sendiri’ dsb dsb dsb. Tapi mau gimana lagi, aku butuh sesuatu untuk dikerjakan en mengulas buku ini adalah jalan terakhir yang mengasyikan setelah semua jadwal syuting aku dihentikan karena belum dapat ijin dari KPI (you know that I’m kidding, right?)

Seperti tertera dalam sampul bukunya, buku ini adalah tulisan 30 orang yang memenangkan lomba curhat jalan raya. You know what it means? Ni buku pastinya jempolan dong. Secara yang nulisnya jawara semua.
Membaca buku ini bikin kita berpikir bahwa memang begitu banyak kebobrokan di negeri bernama Indonesia. Hahaha… ngasal! Jadi gini, kamu bakalan disodorin cerita nyata tanpa rekayasa (lebih nyata dari reality show) tentang segala macam problema yang dihadapi orang-orang ketika menggunakan jalan raya. Dari mulai polisi tidur, rambu-rambu lalu lintas, macet, pengamen, supir kopaja, pengguna jalan yang ugal-ugalan, dan masih banyak lagi. Dan aku yakin, it also happens to you.

Seru ga? So pasti, dong. Karena curhatan di dalam buku ini mewakili unek-unek kalian semua. Ibarat wakil rakyat lah. Nah, 30 orang penulis inilah yang mewakili ratusan juta suara pengguna jalan di Indonesia. Para penulis corong bangsa. Halah!

Karena semua penulis tersebar di berbagai penjuru Indonesia dan memiliki gaya penulisan yang berbeda-beda tentunya, banyak sudut pandang yang bisa kita tuai. Banyak ibrah lah (pelajaran) yang berharga. Misalnya, kalau di Batam tuh harus hati-hati ketika melintas di Jl, Yos Sudarso, Batu Ampar (The Worst Driver In The World – Skylashtar Maryam). Atau pengalaman seru waktu naik kopaja (Kopaja Tidak Pernah Ingkar Janji, Eh Berhenti – Harry Simanungkalit). Atau kalian juga bakalan tahu tentang kelakuan angkot-angkot di Padang (Angkot Tergaul se-Indonesia – Oloan Parlindungan Lubis). Daaaannn… masih banyak lagi.

Eits! Tapi tunggu dulu. Ni bukan curhat sembarang curhat, lho. Bukan kayak orang yang rame demo tapi nggak kasih solusi. Semua penulisnya menawarkan sumbangan pemikiran yang nggak ngasal kayak ulasan ini ^^
Nah, bagi kalian yang ngeras polisi, supir angkot, pemilik kendaraan, pengguna jalan, atau punya hubungan dekat dengan jalan, baca deh buku ini. Semoga dengan adanya buku ini, maka semua kecelakaan dan ketidaknyamanan di jalan raya bisa berkurang.
Kritik untuk buku ini? Hmmmhh…aku lebih suka kalau sampulnya berwarna ungu. Itu saja. Sekian.

Leave a Reply