AWAN MALAM DI PEREMPATAN JALAN

Selamat malam, awan!
engkau begitu kelabu digayuti debu
mari kudendangkan sebuah lagu
tentang kisah gemericik sungai dan
embun di kaki Tangkuban Perahu

Selamat malam awan!
wajahmu bosan dan kerontang
sama, aku juga bosan berjalan
di atas aspal dan bukannya tebal rumputan

Hari sudah malam, awan
kantongmu tak menghasilkan apa-apa
selain polutan, bukan?


Hei, tak usah memandangku seperti itu
aku pun sama-sama tak akan sanggup
menebas semua gedung dan
memaksa mereka berhenti
meracuni kita dengan emisi

Lagipula, hari sudah malam

Bandung, 4 Mei 2010

Leave a Reply