BERWISATA KE BOLOGNA BERSAMA THE BROKER

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin-top:0in; margin-right:0in; margin-bottom:10.0pt; margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>

Judul : Sang Broker
Penulis : John Grisham
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, 2007
Alih Bahasa : Siska Yuanita
Hal : 600 Halaman

Joel Backman tiba-tiba mendapatkan abolisi dari presiden Amerika setelah enam tahun mendekam di penjara federal berkeamanan tinggi. Ia menyambut pengampunan hukuman itu dengan perasaan curiga, namun setelah merasakan ‘kejamnya’ sel soliter, terkena hipotermia, mal nutrisi, dan nyaris sekarat, ia pun menerima pengampunannya.
Pembebasan Backman sudah diatur oleh CIA, ia diselundupkan ke Italia, diberi identitas baru, dan dipantau selama 24 jam. Ia hanya umpan. Dipersiapkan untuk dibunuh. Karena walaupun sudah mengaku bersalah dan meringkuk di penjara, Backman tetap tutup mulut mengenai kepemilikan sebuah software sistem satelit yang canggih. Tak ada yang tahu siapa pemilik satelit itu, tidak FBI, tidak CIA, tidak juga Pentagon, hanya Backman.
*

Grisham, seperti biasa, senang bermain-main dengan spionase, gedung putih, CIA, FBI, dan kehidupan para pelobi, pengacara, serta biro-bironya. Namun, karya Grisham tidak pernah sama dengan novel-novel detektif, karena memang bukan di situ letak keasyikan karya-karya Grisham.

Meski tegang, novel ini membawa kita ke Bologna, sebuah kota indah di Italia dan belajar tentang sejarahnya. Memang benar, tidak ada sidang-sidang panjang, jaksa penuntut yang garang, ataupun tokoh pengacara yang selalu tampil sebagai protagonis. Tapi tetap saja, novel ini memukau seperti biasa.
Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar novel Grisham lahir dari riset-riset yang panjang, sehingga segala sesuatu yang dituliskan hampir tak bisa dibedakan dengan fakta, walau Grisham selalu membantah bahwa semua kisahnya diangkat dari kisah nyata melainkan itu fiktif belaka.
Dialog. Ini salah satu letak ‘kekuatan’ novel-novel Grisham. Meski dialog ala ‘Amerika’ begitu kental, tapi di dalam setiap novelnya Grisham mampu menjembatani sudut pandang antar bangsa. Selera humor yang cerdas dan bernas patut dijadikan bahan pembelajaran tentang bagaimana sebuah novel seharusnya ditulis. Hal ini tentu tidak lepas dari peran penerjemah dan kejelian editor di Indonesia.
Membaca novel Grisham, selalin menghibur juga menambah pengetahuan. Kenapa begitu? Karena setelah membaca begitu banyak bukunya, beliau selalu melakukannya tanpa main-main. Penuh totalitas. Tidak membodohi pembaca dengan data yang asal-asalan.
Jika Anda maniak dengan novel-novel bagus, Sang Broker pantas dibaca. Tapi boleh dikatakan, bahwa novel ini bukan novel Grisham yang terbagus. Karena sebelum dan setelah Sang Broker, masih banyak novel-novel Grisham yang pantas dijadikan teman berakhir pekan.
~ Sky:

Leave a Reply