BROKEN DREAM*

We promised that we’d share our lives

And nothing could tear us apart

But I feel that something has gone wrong

I must try to find the way

To tell you what I want to say

That I feel that something has gone wrong

Cause I don’t feel the flame again

I don’t want to have to pretend

That I’m still in love with you

I don’t feel the flame again

I don’t want to have to pretend

That I’m still in love with you

See me

Free me

Let me go

I will not promise you
The things I can’t do

And I can’t afford to live in love that’s through

Forgive me I have sinned

I’ve made a broken dream

And this has to end, I hope you understand

====

Perpisahan, yang disebabkan apapun pasti akan menimbulkan efek baru; yaitu rasa sakit. Baik bagi yang meninggalkan, maupun bagi yang ditinggalkan. Namun, hal itu rupanya tak lagi berlaku bagiku, bagi kami.

Perpisahan justru awal dari perjumpaan kami dengan hati masing-masing. Dengan suatu getar yang selama ini selalu kami ingkari, karena demi mempertahankan satu kata: pernikahan. Sedangkan esensi kata itu sendiri tergerus dan terlunta-lunta entah kemana.

Untukku, keputusan ini terasa membebaskan. Terasa begitu memerdekakan.

Untuknya, keputusan ini membuatnya terlepas dari beban; ekspektasi semua orang.

Entah mengapa, akhirnya aku bisa lega. Kembali hidup setelah kurang lebih dua tahun ini berada di bawah bayang-bayang seseorang. Kembali bernafas setelah selama ini disesaki isak dan cacian. Kembali menjadi aku, setelah sekian lama memasang topeng hanya untuk menjaga sesuatu; harga diri sekumpulan orang.

Barangkali inilah yang dirasakan setiap mahluk bersayap ketika untuk pertama kalinya merasakan udara dan desau angin saat terbang setelah bertahun-tahun terkekang. Barangkali inilah yang dirindukan setiap budak di dunia: kebebasan. Dan sekarang aku, sang budak itu, telah mendapatkan apa yang selama ini dirindukan. I’m free.

*Diambil dari lagu dengan judul sama, dinyanyikan Anggun di album Chrysalis

Leave a Reply