Cara Membuat 404 Custom Page Not Found & Redirect Permalink di Blogspot

Ada pepatah yang mengatakan bahwa seorang blogger lebih takut terhadap broken link daripada broken heart. Mungkin pepatah itu ada benarnya juga jika melihat para blogger yang akhir-akhir ini berbondong-bondong memperbaiki broken link dari dan ke blognya. Atas permintaan Diajeung Ade Delina Putri sekaligus untuk menghangatkan suasana, maka saya sengaja membuat postingan tentang bagaimana cara membuat 404 custom page not found dan membuat redirect link di Blogspot.

Saya sudah pernah membahas tentang “page not found”, efek negatifnya, dan cara membuat 301 redirect link pasca migrasi dari Blogspot ke WordPress, nah kali ini kita khusus membahas tentang pengalihan permalink di Blogspot. Ketika mengecek broken link dari dan ke blog, Anda pasti menemukan beberapa eksternal link yang berasal dari kolom komentar. Kesal ya? Tapi, siapa tahu Anda juga khilaf dan pernah menuliskan permalink blogpost di kolom komentar blog orang lain yang juga menyebabkan broken link di blog mereka. Dengan memperbaiki dan mengalihkan link-link “mati” itu, ini serta merta membantu mereka.

404 Custom Page Not Found di Blogspot

Sebetulnya nyaris semua template Blogspot sudah dilengkapi dengan laman eror, beberapa bahkan sudah dilengkapi dengan tombol “home”, tapi laman default seperti ini agak tidak sedap dipandang. Efek negatif lainnya adalah mungkin pengunjung akan menganggap bahwa Anda tidak tahu bahwa ada broken link di blog Anda.

404-custom-page-not-found-1

Lalu bagaimana caranya membuat custom page? Mudah kok, berikut langkah-langkahnya:

1. Buat Page/Post Baru

Ini trik yang diajarkan Ade di komentarnya post saya beberapa hari lalu. Buat page/post baru seperti biasa. Masukkan gambar dan kata-kata yang Anda inginkan, persis seperti ketika membuat postingan ➤ ganti tab ke tampilan HTML ➤ kopi kode HTML yang ada di page ➤ simpan dalam file .txt ➤ save

Create page

Create page

Copy HTML code

Copy HTML code

Tidak, Anda tidak perlu mem-publish-nya, kita hanya perlu kode HTML-nya, kok. Anda juga bebas memasukkan gambar atau ilustrasi yang sekiranya cocok dengan dengan blog Anda. Jika tidak bisa mendesain, boleh menggunakan Canva, Pictochart, atau Ms. Publisher. 

2. Atur Custom Page Not Found

Dashboard ➤ settings ➤ search preferenceserrors and redirections ➤ custom page not found ➤ masukkan kode HTML yang tadi kita simpan ➤ save changes.

404-custom-page-not-found-4

3. Cek

Untuk melihat apakah tampilan laman sudah sesuai dengan yang Anda inginkan, ketikkan sembarang URL atau internal broken link di bilah browser. That’s it. Sekarang semua broken link akan diarahkan ke laman ini.

Custom page not found

Custom page not found

Tip: Pastikan bahwa laman ini tidak dimasukkan ke dalam sitemaps agar tidak terindeks oleh mesin pencari.

301 URL Redirect Link

Langkah yang akan kita bahas ini hanya direkomendasikan untuk mengalihkan broken link yang jumlahnya masih di ambang batas kewarasan, ya maksimal 20 bijilah. Lebih dari itu saya sarankan Anda untuk menghubungi ahli redirect terdekat.

Catatan: mengganti judul tidak sama dengan mengganti permalink.

Oh iya, 301 redirect link di pengaturan Blogspot tidak perlu atau tidak bisa digunakan untuk enam hal:

  1. Jika Anda mengganti domain dari subdomain ke TLD. Karena Anda bisa melakukan bulk action, jadi seluruh link lama akan secara otomatis dialihkan ke link dengan domain baru. Contoh: www.contoh.blogspot.co.id ➤ www.contoh.com.  Atau www.contoh.blogspot.co.id ➤ www.contohdua.com. Jadi, permalink www.contoh.blogspot.co.id/2016/09/ini-artikel-contoh.html akan secara otomatis dialihkan ke ➤ www.contoh.com/2009/09/ini-artikel-contoh.html.
  2. Jika Anda mengganti domain dari subdomain ke subdomain lain dalam blog yang sama. Contoh: www.contoh.blogspot.co.id ➤  www.contohlagi.blogspot.co.id.
  3. Jika Anda migrasi dari Blogspot ke CMS lain, misalnya ke WordPress. Karena Anda harus mengalihkan permalink di blog tujuan, bukan di blog asal.
  4. Berganti label. Setahu saya ganti label di Blogspot tidak akan menyebabkan broken link karena tidak berpengaruh terhadap permalink konten tersebut, kecuali jika ketika mengganti label Anda juga mengganti permalink-nya. CMIIW.
  5. Me-redirect dari dan ke domain lain.
  6. Me-redirect dari hatinya ke hatimu. (duh garing gini becandaan teh)

Lalu, bagaimana jika misalnya Anda pindah blog tapi masih sama-sama Blogspot dan memindahkan semua konten? Ya, Anda bisa me-redirect pengunjung ke blog baru, tapi tidak permalink kontennya. Ini sama dengan migrasi, Say. Meskipun misalnya domain lama sudah di-unpublish dan sudah diturunkan dari search engine, bukan tidak mungkin link beberapa konten masih bertebaran di Internet. Jika Anda tidak ingin kehilangan direct traffic atau link juice atau apalah namanya itu, Anda bisa me-redirect konten satu per satu. Tapi jika Anda terlalu lelah, cukup redirect nama domain sehingga pengunjung akan diantarkan ke homepage blog baru Anda. Ini akan kita bahas lebih jauh nanti.

Ada beberapa macam HTTP response status code yang bisa kita gunakan untuk mengalihkan antara satu URL ke URL lainnya. Jika Anda tidak memiliki tujuan jelas atau tidak yakin dengan apa yang Anda lakukan, saya tetap menyarankan untuk menggunakan kode 301.

  • 301 ➤ untuk mengalihkan URL secara permanen. Direkomendasikan agar URL yang baru tetap terindeks oleh mesin pencari.
  • 302 ➤ harafiahnya sih “page found”, meski beberapa browser menganggap kode ini sebagai moved temporary. 
  • 307 ➤ moved temporay.

Anatomi Permalink Blogspot

Sebelum melakukan pengalihan, ada baiknya kita berkenalan dulu dengan anatomi permalink di Blogspot baik yang TLD maupun yang gratisan:

struktur-permalink-blogspot

  1. http:// ➤ protokol. Ada juga yang “https”, tergantung pengaturan yang Anda gunakan. Huruf “s” singkatan dari secure.
  2. inicumatutorial.blogspot.co.id ➤ nama domain.
  3. 2016/09 ➤ tahun dan bulan konten dipublikasikan, ini diatur default, setahu saya Anda tidak bisa menghilangkannya meski sudah ganti ke domain TLD. Jadi, sepanjang Anda menggunakan Blogspot, tanggal dan bulan ini akan terus ada.
  4. konten-4.html ➤ judul konten. Perhatikan “[dot]html” di ujung. Ini juga diatur default. Jika Anda menghilangkannya, maka permalink tersebut tidak bisa diakses.
  5. dash (/) ➤ dash atau garis miring menandai hierarki, dipergunakan untuk memisahkan direktori atau antara domain utama dengan subdomain.

Cara Me-redirect Permalink di Blogspot

1. Kategorikan Broken Link Berdasarkan Tipe dan Sumbernya

Ini penting karena tidak semua broken link bisa dialihkan atau di-redirect. Masuk ke Search Console Anda, lihat Crawl Errors Report. Anda juga bisa menggunakan broken link checker yang disediakan oleh web-web pihak ketiga. Pisahkan broken link ke dalam dua bagian:

  • Internal ➤ broken link domain Anda sendiri. Ini yang akan kita bahas lebih lanjut.
  • Eskternal ➤ broken link milik domain orang lain. Ada beberapa sumber: kolom komentar (untuk Blogspot, cara paling baik adalah dengan menghapus komentar tersebut) dan broken link di dalam postingan. Contoh: kita memasukkan link blog atau web orang lain di anchor text, tapi seiring berlalunya waktu web itu hilang atau berganti URL atau entah bagaimana. Anda bisa menggantinya dengan permalink yang benar atau kalau Anda pemalas seperti saya, just remove link.
301-broken-link-1

Internal dan eksternal broken link di broken link checker

Kategorikan internal broken link berdasarkan 4 kriteria:

  • Not Found ➤ ini untuk broken link yang kontennya sudah kita hapus atau kita revert to draft. Sejak rajin belajar SEO, saya menemukan fakta mengerikan bahwa saya bisa saja menghapus konten-konten tentang mantan atas nama berdamai dengan kenangan, tapi search engine tidak. Link-link itu akan tetap bergentayangan dan menghantui Search Console.
  • Change ➤ permalink sudah kita ganti, disengaja atau tidak.
  • Typo ➤ permalink yang salah eja.
  • Anchor text ➤ ketika kita memasukkan internal link ke anchor text lalu terjadi perubahan permalink di link tujuan, maka Googlebot akan mengidentifikasi ini sebagai broken link.

Saya sendiri membuat daftar seperti ini untuk memudahkan melakukan pengecekan dan monitoring:

301-broken-link-2

2. Perbaiki Permalink yang Salah Eja

Incase Anda agak-agak disleksia seperti saya, pastikan semua permalink yang salah eja sudah diperbaiki. Post ➤ published ➤ pilih post yang akan diedit ➤ edit ➤ revert to draft ➤ permalink ➤ custom permalink ➤ done ➤ publish.

301-broken-link-3

3. Redirect Post to Post

FYI, jika Anda mengubah permalink, maka link yang lama tidak akan otomatis menuju ke link yang baru. Jika kebetulan seseorang menemukan link lama Anda entah di mana, bisa jadi dari media sosial tempat Anda membagikan postingan, bisa jadi dari search result, maka pengunjung akan diarahkan ke “404 page not found”.

Post to post juga bisa Anda gunakan jika misalnya Anda membuat post A, tapi kemudian menghapus post tersebut dan memindahkan kontennya ke post B dengan beberapa tambahan atau perbaikan.

Dashboard ➤ settings ➤ search preferences ➤ errors and redirections ➤ custom redirect ➤ new redirect ➤ masukkan link lama di kolom “from” dan link baru baru kolom “to” ➤ save .

301-broken-link-4

Pastikan bahwa Anda memasukkan struktur permalink yang benar, sebab jika tidak akan terjadi eror seperti ini:

301-broken-link-5

Karena fitur redirect di Blogspot ini tidak bisa dipakai untuk mengalihkan dari dan keluar domain, jadi nama domain di kolom “from” dan “to” sudah diatur diatur. Contoh:

  • From: /2016/10/konten-lama.html
  • To: /2016/10/konten-baru.html

Catatan: Jangan lupa untuk memasukkan dash (/) di bagian awal dan [dot] html di bagian akhir. Juga jangan lupa untuk mencentang kolom “permanent”.

4. Redirect Post to Home or Vice Versa

Jika Anda sudah menghapus konten, Anda bisa mengalihkan permalink konten yang bersangkutan ke home. Meski ada sedikit perdebatan tentang ini. Di satu sisi, ketika pengunjung mengklik link yang ada di hasil pencarian misalnya, mereka pasti berharap akan sampai pada link yang tepat, bukan ke home. Di sisi lain, jika Anda hanya menyuguhkan laman “404 page not found” (meskipun error page Anda sudah dibuat secantik mungkin), pengunjung bisa saja mengklik tombol back atau menutup tab yang artinya lagi tidak baik untuk SEO.

Saran saya, tetap gunakan “404 page not found” tapi masukkan juga link beberapa konten andalan di laman tersebut. Tapi jika Anda tetap ingin mengalihkan ke home, begini caranya: ulangi langkah di poin kedua ➤ new redirect ➤ masukkan link seperti ini:

  • From: /2016/10/konten-lama.html
  • To: /

5. Redirect Post to Category or Vice Versa

Anda juga bisa mengalihkan post ke kategori atau label. Ini bermanfaat jika misalnya post yang sudah Anda hapus tidak diganti dengan post yang baru. Ini juga bermanfaat agar tidak semua broken link diarahkan ke homepage.

  • From: /2016/10/konten-lama.html
  • To: /search/label/SEO

6. Redirect Category to Category

  • From: /search/label/SEO
  • To: /search/label/TIPS%20%26%20TUTORIAL

Anda lihat simbol-simbol di kategori kedua? Setahu saya itu kode entah apa namanya untuk spasi dan simbol “&”. Jadi ketika akan mengalihkan kategori yang lebih dari satu kata, Anda harus mengkopi semuanya. Apakah ketika Anda mengalihkan kategori A ke kategori B, konten di dalam kategori A akan ikut teralihkan? No. Anda harus mengedit labelnya satu per satu.

7. Redirect Page to Page

  • From: /p/page-lama.html
  • To: /p/page-baru.html

8. Redirect Page to Post or Vice Versa

  • From: /2016/10/konten-lama.html
  • To: /p/page-baru.html

9. Redirect etc

Pada dasarnya, fasilitas redirect ini memungkinkan Anda untuk mengalihkan apa saja sepanjang itu permalink dengan domain milik Anda. Anda juga bisa mengalihkan home ke page. Please feel free untuk bereksplorasi, tapi gunakan dengan hati-hati karena salah mengalihkan akan membuat permalink Anda tidak bisa diakses. Selalu lakukan tes sesudah Anda melakukan pengalihan. Perhatikan juga Crawl Errors Report di GSC.

FAQ

Apakah Anda sudah bosan dengan postingan 2 ribu kata ini? Jika belum, mari kita ke FAQ.

Apakah saya bisa menggunakan lebih dari satu custom error page?

No. Untuk apa? Koleksi?

Apakah saya bisa menggunakan pop-up custom error page?

Ya, Anda bisa mengaturnya di HTML template.

Apakah saya bisa menggunakan custom error page dengan kode HTML yang didapat dari pihak ketiga?

Jika kompatibel dengan template blog Anda, silakan.

Mana yang harus didahulukan, membuat redirect atau memperbaiki link di anchor text?

Membuat redirect dulu, link di anchor text bisa langsung Anda ganti dengan link baru.

Berapa banyak redirect yang bisa saya gunakan?

Well, tidak terbatas.

Apakah saya bisa me-redirect dari dan ke blog lain?

Mungkin maksud Anda dari nama domain yang berbeda ke domain Anda. Sudah dijelaskan di bagian sebelumnya: no.

Apakah saya boleh me-redirect post dengan judul A ke post dengan judul B?

Yes, you can. Sepanjang temanya sesuai. Contoh: “Traveling to Bali” ke “Traveling to Ubud” atau ke “Sehari di Denpasar”

Apakah saya harus menghapus link yang telah saya bagikan di media sosial?

Jika sudah di-redirect, tidak perlu. Link yang lama akan otomatis diarahkan ke link yang baru.

Jika konten lama yang saya bagikan ke medsos sudah dihapus dan tidak diganti dengan konten baru, apa yang harus saya lakukan?

Apabila memungkinkan bagi Anda untuk melakukannya, hapus saja daripada terus-terusan mengirimkan sinyal “page not found”. Tapi jika Anda membagikannya bertahun silam dan tidak mungkin menemukannya di belantara status-status, just forget it and move on.

Saya kesal melihat Crawl Errors Reports yang penuh dengan 'page not found', bolehkah saya mengalihkan semua link mati itu ke home atau ke post lain?

Please, do jika itu membuat Anda bahagia.

Jika saya me-redirect link A ke link B, kemudian membuat new redirect link A ke link C, apa yang akan terjadi?

Link A akan tetap dialihkan ke link B.

Bisakah saya mengalihkan link A ke link B lalu link B ke link C?

Persoalan blogger hari ini sudah cukup rumit, Shay. Ndak usah ditambah-tambahin, deh.

Saya melihat 'category not found' di Search Console, apakah itu? Haruskah saya me-redirect-nya?

Kemungkinan besar sinyalnya berasal dari dynamic URL post lain atau dari feedburner. Jika ini terus-terusan muncul, Anda bisa mengalihkannya ke kategori baru. Tapi saya jarang melihat yang seperti ini di Blogspot, kalau di WordPress iya.

Saya memasukkan link blogpost di komentar blog orang lain, tapi kemudian menghapus blogpost tersebut. Apa yang akan terjadi?

For the God sake, itu akan menyebabkan broken link di tempat mereka. Lagi pula, buat apa sih melakukan itu? Itu tidak akan berpengaruh terhadap SEO karena semua komentar diatur “no-follow” which is link Anda akan diabaikan oleh Googlebot.

Lalu apa yang harus saya lakukan jika sudah telanjur melakukan dosa besar itu?

Redirect ke home.

Ada orang lain yang memasukkan link blogpost saya ke anchor text salah satu post mereka, tapi kemudian saya menghapus blogpost saya dan tidak berniat menggantinya. Apa yang akan terjadi?

Broken link di tempat mereka dan missing link di tempat Anda.

Apa yang harus saya lakukan?

Jika Anda mengenal bloggernya, hubungi dan minta mereka mencopot link. Jika tidak, berdoalah bahwa mereka sudah mencopotnya atas inisiatif sendiri.

Jika blogpost di atas sudah saya redirect ke post baru, apakah masih akan terjadi broken link?

Bisa ya, bisa juga tidak. Sebab ada perbedaan parameter antara Google Search Console dengan broken link checker.

Lalu bagaimana etika berkomentar yang baik? Masa saya tidak boleh memasukkan URL blog saya?

Masukkan URL DOMAIN ANDA, bukan permalink salah satu blogpost. Jika Anda tidak paham beda URL domain dengan permalink post, hubungi saya.

Saya mengganti domain ke TLD, apakah itu akan menyebabkan broken link di tempat lain?

Setahu saya tidak karena subdomain Anda sudah dialihkan ke domain baru.

Saya memasukkan link blogpost di komentar blog lain lalu berganti domain ke TLD. Apakah itu akan menyebabkan broken link di tempat lain?

Jika tidak ada perubahan permalink, seharusnya sih tidak.

Jadi, sudah berapa banyak scroll down yang Anda habiskan untuk membaca postingan ini? Sebelum Anda mencakar-cakar layar, mari kita sudahi saja ngobrol-ngobrol tentang cara membuat 404 custom page not found & me-redirect permalink di Blogspot ini. Semoga membantu.

Regards,

~eL

6 Comments

  1. October 2, 2016 at 6:22 am

    teknis banget, dan saya harus belajar keras untuk ini

  2. October 2, 2016 at 11:36 am

    Panjaaaaaang. Lengkaaaap. Dan sudah kucoba terutama soal custom haha. Berhasil uye uye uye 😀

  3. October 2, 2016 at 2:13 pm

    Aduh pusinggg…kelas berat materinya mak >.< doakan pelan2 bisa paham :-)))

  4. October 7, 2016 at 10:58 pm

    harus baca berulang dan pelan-pelan, penting. pas bener kak, gw baru migrasi dr blogspot ke dotcom tp hostingnya tetep blogspot. cm kl mau berkunjung ke site ceritaomith.com nulis tanpa ” www ” suka page not found 404 😐

Leave a Reply