Carpon TUNGGARA di Tribun Jabar

Meski agak galau ketika mengaku sebagai penulis generalis, tapi mau tak mau harus mencoba juga. Toh ini dalam rangka memaksimalkan berbagai potensi yang ada di dalam kepala saya. Sebagai penulis yang dibesarkan oleh pengalaman dan dunia maya, masih banyak yang harus saya coba. Masih panjang jalan yang harus saya tempuh (halah!).

Carpon (carita pondok) yang dimuat di Tribun Jabar, edisi Selasa, 20 November ini memang bukan hasil kerja saya sendiri melainkan atas supervisi ketat dari Absurditas Malka. Ehem. Well, untuk ke depannya barangkali saya harus belajar banyak tentang basa Sunda yang notabene bahasa ibu saya. Jujur, saya agak malu ketika mengatakn bahwa basa Sunda saya tidak lancar, tidak selancar ketika saya menulis cerita dalam bahasa Indonesia. Carpon ini adalah pelecut agar saya terus belajar, terus menghasilkan karya.

Note: Bagi yang ingin membaca another side of me, silakan beli koran Tribun Jabar edisi hari ini sampai edisi dua hari ke depan ^^.

3 Comments

  1. November 22, 2012 at 11:38 am

    saya udah baca carponnya sampai tamat edisi tribun selasa sampai kamis (hari ini) bagus, boleh share?
    saya boleh re-post?

  2. Skylashtar-Reply
    November 23, 2012 at 2:03 am

    Boleh, boleh share dan re-post 😀

  3. November 24, 2012 at 1:18 pm

    ok, thanks..
    main2 ke blog saya ya.. 🙂

Leave a Reply