10
Mar

Berapa Biaya yang Diperlukan untuk Membuat Situs Web Online Shop?

“Teh, kalau bikin situs web online shop berapa?”
“Teteh jualan template?”
“Bikin website di Teteh berapa?”
“Teteh kapan nikah lagi?”

Itu hanya empat dari jutaan pertanyaan yang sering kali diajukan kepada saya (Anda boleh mengabaikan pertanyaan yang terakhir). Pertanyaan yang sebetulnya sulit saya jawab karena … ya karena saya memang tidak jualan template, baik Blogspot maupun WordPress. Tugas mulia saya hanyalah modifikasi dan instalasi. Anda pernah tidak meng-install template blog, tapi antara live demo dengan penampakan setelah dipasang ternyata jauh berbeda? Atau Anda tidak bisa mengotak-atik kode HTML untuk mengubah font, warna, modifikasi sidebar, dan memasang profil di bawah blog post? Atau misalnya Anda membeli template WordPress premium tapi tidak tahu cara membuat landing page? Nah, itulah yang saya lakukan: membantu mengobati sakit kepala Anda. Read more

28
Feb

Buzzer & Etika yang Terjun Bebas

IBX58B01478D31D5
Beberapa hari lalu, dunia blogger dihebohkan oleh seorang buzzer sekaligus blogger yang sedang campaign provider A. Sialnya, si buzzer membandingkan provider A dengan provider B, head to head gitu lah. Di dalam dunia bisnis dan digital marketing, komparasi produk itu lumrah, tapi mesti dilakukan dengan cara-cara yang elegan dan profesional. Nah, sialnya lagi, si buzzer ini melakukannya dengan cara yang menurut saya tidak etis. Selain black campaign di Twitter, dia juga memposting hasil test speed provider B dengan caption kira-kira begini, “Ini nih test speed-nya provider B. Udah nggak bisa naik lagi nih.” Banyak yang memberi komentar dengan nada mengiyakan lalu menyebutkan bahwa mereka lebih suka memakai provider A yang notabane memang sedang dipromosikan oleh si buzzer yang bersangkutan. Read more

7
Nov

5 Senjata Utama Seorang Blogger

Dulu, dulu sekali, ketika dunia kepenulisan masih sesantai menuliskan ide di bungkus rokok atau semudah melamun di angkot, saya masih bisa menulis cerpen di kertas folio. Saya masih bisa datang ke warnet untuk mengetik lalu mengirimkannya ke media. Tapi itu dulu, ketika aku belum jatuh cinta padamu. *naon ai maneh, Chan?

Sekarang, ketika benar-benar terjun menjadi blogger tanah air sekaligus desainer, ada beberapa hal yang saya sadari: saya tidak bisa bekerja tanpa bantuan teknologi. Anda akui atau tidak, kita bukanlah apa-apa tanpa perangkat teknologi ini.  Read more