Bahkan sebagai penulis, saya masih dibatasi oleh kata-kata ketika mendeskripsikan siapa saya. Padahal ada hal-hal yang ingin saya sampaikan, bukan hanya kepada pembaca, melainkan juga kepada orang-orang yang saya temui di jalan, orang-orang yang belum saya kenal. Beberapa tahun terakhir, saya lebih sering memakai baju dengan warna monokrom: hitam dan abu-abu. Kadang merah, kadang putih. Jika Anda pernah bertemu dengan saya, mungkin Anda akan menyadari bahwa saya selalu memakai kaos polos. Tanpa tulisan. Tanpa gambar. Mengapa demikian? Karena saya lebih suka memakai kaos custom, kaos berisi gambar yang saya ciptakan sendiri, berisi kata-kata yang saya buat sendiri.

Sadarkah Anda bahwa ada milyaran manusia di dunia ini? Bahwa ada jutaan kaos dengan desain sama yang dilempar ke pasaran setiap harinya? Saya tidak mau hanya menjadi bagian dari objek pasar. Kaos bagi saya bukan sekadar secarik kain yang dipakai untuk menutupi badan. Kaos bagi saya adalah fashion statement.

Selain sebagai fashion statement, kaos juga bisa digunakan sebagai brand identity. Itu sebabnya, desain kaos yang tidak kodian penting untuk menjaga imej. Se-krusial itukah? Bagi saya sih iya, nggak tahu kalau Mas … ah sudahlah.

Kaos Custom Sebagai Brand Identity

Sebagai public figure blogger dan cerpenis dan desainer dan calon istri dia yang namanya tak boleh disebut, gaya berpakaian kerap menentukan siapa saya. Dengan kata lain, berpengaruh terhadap brand identity. Jika personal branding adalah apa yang orang ingat tentang kita, maka brand identity adalah citra yang kita bangun sendiri untuk menentukan branding itu tadi.

Tapi, pertanyaannya adalah, apakah ini penting? Penting karena:

  • Penampilan merupakan media komunikasi publik. Melalui penampilan, kita tidak perlu mengatakan kepada orang-orang tentang siapa kita, penampilan kitalah yang akan mengambil tugas itu. Contoh, seseorang yang memakai jas lab putih tentu tidak akan dianggap tukang parkir, bukan?
  • Penampilan adalah first impression yang disadari atau tidak akan menentukan sikap orang-orang terhadap kita. Pernah jalan-jalan ke mal besar dengan memakai kaos gembel, celana pendek, dan sandal jepit? Menurut Anda, kira-kira bagaimana para pramuniaga akan memperlakukan Anda? Nggak diusir ama sekuriti aja udah syukur.
  • Simbol. Ketika Anda memakai jilbab Anda tidak perlu mengatakan agama Anda apa karena jilbab yang Anda pakai sudah mewakili itu. Dalam tataran sosial di Indonesia, jilbab dianggap sebagai simbol para muslimah.
  • Kamuflase. Kontradiktif dengan tiga poin sebelumnya, penampilan bisa dipergunakan sebagai kamuflase.

Lalu, brand identity seperti apakah yang ingin saya “teriakkan” kepada semesta, kepada orang-orang yang bertemu dengan saya? Ada dua kategori: profesi dan personal. That’s why saya membuat dua buah kaos khusus untuk mengakomodasi itu.

Print Kaos Satuan

Cukup tahu aja sih, hari gini mah udah nggak musim bikin kaos kodian atau lusinan. Jadi, saya sengaja membuat dua buah kaos di sebuah situs web penyedia jasa Print on Demand (POD), sebut saja namanya ciptaloka.com (ini jelas nama sebenarnya). Satu kaos berwarna abu-abu dan satu lagi berwarna merah.

1. Janda Berbahaya

Enaknya bikin kaos sendiri adalah kita bisa menuliskan apa saja, termasuk kalimat provokatif seperti “Janda Berbahaya”. Saya memang sengaja memilih warna merah supaya eye cathing dan secara psikologis akan membuat orang merasa lapar. Sebentar, ini kaos atau makanan?
Oh iya, tolong jangan salah sangka dengan tulisan “berbahaya” yang seperti terpotong. Itu bukan kesalahan desain atau cetak, saya memang sengaja mendesainnya seperti itu.
desain-kaos-custom_opt-1
Anda pasti penasaran dong dengan kualitasnya. Oke, mari saya jabarkan berdasarkan poin plus dan minus.
  • Jahitannya rapi.
  • Bahannya tidak mengalami penyusutan. You know, yang kalau dicuci jadi mengkerut atau melar.
  • Warnanya tidak luntur atau jadi belel meski dijemur di bawah sinar matahari langsung.
  • Sablonnya tidak terkelupas. FYI, saya sengaja mengucek dan menyikatnya untuk melihat kekuatan sablon. But, it’s okay, tidak murudul kalau kata urang Sunda mah.
  • Size standar. Oke, saya pesan ukuran XL dan muat. Hey, ada lho kaos yang ukuran XL-nya pun sangat kecil sehingga saya harus menelan kekecewaan dan harus diet mati-matian. *lirik perut
  • Perbedaan warna. Ada perbedaan warna yang cukup signifikan (bahasa lo, Chan) antara tampilan di web dengan warna aslinya. Ya, mungkin ini karena perbedaan resolusi aja sih, tapi alangkah lebih baik jika tampilan di web menggunakan warna yang mendekati warna asli.
  • Kalau menurut saya sih, di beberapa bagian ada yang kurang rapi, terutama di huruf berwarna putih. Entah ini karena desain saya yang memang “tumpuk huruf” atau memang karena kualitas pengerjaan.
  • Poin minus ketiga adalah, mengapa ketika saya yang pakai, tidak ada lekukan pinggang seperti tampak pada model? *dicabok

2. EL THE BLOGGER

Dari namanya saja Anda pasti sudah tahu kan kaos ini bertema apa? Yup, ini kaos blogger yang sengaja saya buat sebagai kamuflase, supaya orang-orang mengira kalau saya blogger padahal kan emang blogger. *naon ai maneh?

desain-kaos-satuan_opt

Yang istimewa dari kaos ini adalah bahannya yang bertekstur two-tone, jadi memberi kesan gradasi, tidak pure hitam atau (masih) kata urang Sunda mah ngabelegbeg. Di web sih warnanya hitam misty, tapi aslinya jadi seperti warna abu-abu tua which is my favorite color. 😀

Saya memang sengaja memesan kaos untuk laki-laki dalam rangka menyamarkan bentuk perut dan pinggang yang … sudahlah, tidak usah dibahas.

  • Jahitan. Overall, jahitannya rapi.
  • Bahan. Bahannya lebih tipis dan jatuh daripada bahan Gildan. IMHO, gramasi 24s seperti kaos ini adalah ketebalan yang paling ideal untuk kita yang tinggal di daerah tropis atau yang makhluk berdarah panas seperti saya.
  • Sablon. Dibandingkan dengan kaos sebelumnya, sablon di kaos berwarna abu ternyata lebih rapi dan menyatu gitu dengan permukaan kain. Antara warna desain dengan warna sablon aslinya pun tidak jauh berbeda.
  • Harga. FYI, kalau kita print kaos satuan dengan sablon bolak balik atau depan belakang, biasanya akan dikenakan harga dobel. Ini mah nggak, cuma beda 25 ribu. Kalau sablon depannya saja, harganya cuma 95 ribu (S-L), 100 ribu (XL), 105 ribu (2XL), 110 ribu (3XL), dan 115 ribu (4XL). Ini hanya untuk jenis two-tone, ya. Jenis bahan lain mah harganya berbeda lagi, bisa dicek langsung ke Ciptaloka.

detail-overlay_opt

  • Overall, saya suka pake bingit dengan kaos yang ini, warnanya pas, ukurannya pas, bahannya juga pas. Kekurangannya mungkin hanya di bagian overlay. Tadinya saya kira finishing-nya akan tampak glossy atau bagaimana. But, it’s okay, nggak terlalu masalah juga sih bagi saya mah.

Mendesain Kaos Satuan

Ya, saya desainer. Ya, saya bisa menggunakan software desain seperti Adobe Illustrator atau Corel. Ya, saya bisa mendesain kaos. Tapi untuk mendesain kaos sendiri? No, big no. Kok? Karena untuk mendesain kaos sendiri menggunakan software sendiri akan menghabiskan waktu sekitar 100 tahun. Itu sebabnya mengapa saya lebih suka mendesain kaos satuan menggunakan fasilitas custom design yang ada di Ciptaloka.

Di poin ini saya tidak akan membahas how to atau step by step mendesain kaos custom karena ini bukan postingan tutorial. Lagi pula langkah-langkahnya sangat mudah diikuti oleh Anda yang bukan desainer sekalipun. Kali ini saya justru ingin memberikan testimoni ketika mendesain kaos di sana.

1. Variatif dan Informatif
Berbeda dari penyedia layanan kaos POD lain yang biasanya hanya menyediakan satu bahan kaos, di Ciptaloka kita bisa memilih beberapa bahan sesuai dengan kebutuhan. Anda yang berjilbab juga boleh bergembira karena tersedia juga kaos lengan panjang.

Kalau kita tidak familiar dengan bahan kaos dan agak bingung memilih, ada keterangan bahan di sebelah kanan. Menurut saya, informasi ini merupakan nilai plus karena memberikan edukasi kepada pengguna.

Warna bervariasi, tergantung kepada jenis bahan yang kita pilih. Untuk meminimalisasi perbedaan warna antara di layar dengan aslinya, saya sarankan Anda menghubungi customer service mereka.

Ukuran. Ini juga bervariasi. Ada beberapa kaos yang tersedia dalam ukuran S-4XL, ada juga yang kurang dari itu. Sebelum memastikan ukuran yang pas, saya juga melihat tabel ukuran di sebelah kanan bawah. Believe me, ini berguna agar kaos yang dipesan tidak kekecilan atau kebesaran.

2. Design Like a Pro
Kemudahan seperti ini sebetulnya berbahaya bagi para desainer pro, sih. Hahahah. FYI, jika menggunakan software desain, diperlukan waktu 15 menit bagi saya untuk membuat efek seperti ini. Di Ciptaloka saya bisa membuatnya dalam waktu sekitar 20 detik.

Kalau kita sudah punya gambar sendiri, kita hanya perlu menggunggahnya dan membuat efek sesuai selera. Ada 4 jenis efek yang bisa kita gunakan: edit gambar (orisinal), overlay, mask, dan filter. Kita bisa menggunakan salah satu, dua, tiga, atau menggabungkan semua efeknya.

Tip:

  • Unggah gambar dengan resolusi tinggi untuk hasil cetak kaos yang maksimal. Sebaiknya gunakan file PNG karena meskipun ukuran file-nya dikompres, resolusinya tidak akan berubah.
  • Tidak ada fasilitas “history”, jadi kalau Anda mengunggah gambar baru, gambar lama akan hilang. Juga tidak ada fasilitas “undo”.
  • Efek tidak terlalu keren jika digunakan pada gambar berlatar hitam putih.


3. Text Effects
Anda tahu bagaimana cara membuat text effects seperti ini untuk desain kaos? Jika tidak, tolong jangan merasa frustrasi dulu, sekarang Anda bisa membuat berbagai macam text effects dalam waktu … let’s say 2 detik.

Saya tidak tahu dengan pasti berapa jumlah huruf yang disediakan, yang jelas lebih dari 50. Ya, saya menghitungnya dan memutuskan untuk berhenti di angka 50. Capek scroll down, Mas, Mbak. ^-^
Dari sisi pengguna, jelas ini memberikan banyak kemudahan dan kebebasan. Selain jenis huruf, disediakan juga fitur Special Effects dan pilihan warna yang bisa disesuaikan. Kita bisa membuat teks dengan outline, bayangan, atau membentuk setengah lingkaran. Sayangnya, untuk pilihan warna tidak disediakan input kode warna.

Lalu, bagaimana cara membuat text effects ketjeh seperti yang saya tunjukkan di atas? Sama seperti gambar, teks juga dilengkapi dengan fitur overlay. Tutup Photoshops Anda sekarang juga, tidak usah repot-repot lagi. 🙂

Tip:

  • Tidak ada fitur “undo”, jadi kalau Anda melakukan kesalahan, tidak ada kesempatan untuk meminta maaf atau ngajak balikan (woi, ga usah bahas mantan, woi).
  • Untuk copas huruf: pilih huruf yang akan dikopi — CTRL+C — CTRL-V.
  • Satu teks hanya bisa digunakan untuk satu baris, jadi kalau Anda ingin membuat teks di baris berikutnya, harus menambahkan teks baru.

4. Clipart
Bagaimana kalau tidak punya gambar sendiri? Ada banyak clipart yang bisa kita gunakan. Tentu saja yang free license. Berbeda dengan jika menggunakan gambar sendiri, fitur edit dan efeknya agak terbatas. Tapi tenang, pilihan clipart-nya banyak sekali, kok. Dibagi per kategori pula sehingga mudah menemukan clipart yang kita inginkan.

Contoh (abaikan tulisannya):
cara-membuat-desain-overlay_opt
Beberapa clipart dilengkapi dengan modifikasi warna seperti ini:
cara-mengganti-warna-clipart_opt

5. Template
Apalah jadinya desain kaos custom tanpa disediakan template, iya nggak? Selain mendesain kaos sendiri dari awal, kita juga bisa menggunakan template yang sudah ada dan memodifikasinya.

Ingin mengubah jenis dan warna kaos, warna huruf atau mengganti clipart?

Untuk memodifikasi template lebih jauh lagi, aktifkan Advanced Editor. Kita bisa mengubah warna, bahan, dan ukuran kaos. Bisa menambahkan teks, gambar, clipart, bisa mengubah jenis huruf, menambahkan efek overlay, dan lain-lain.

Mempertimbangkan user experience dan loading speed beberapa situs web sejenis, izinkan saya memberikan beberapa poin kesimpulan tentang performa ciptaloka.com secara keseluruhan:

  • Desain web yang user-friendly baik di desktop maupun di mobile phone. Tapi kalau Anda akan mendesain sendiri, sebaiknya gunakan desktop.
  • Berdasarkan hasil Google Page Speed Tools, kecepatan loading-nya 87/100 yang artinya Anda tidak perlu ngahuleung ketika apply desain. Kan ada tuh situs web custom design yang harus menunggu dulu jika ingin melihat hasil desainnya.
  • Diperlukan waktu 20 detik untuk mengunggah gambar sebesar 15 MB, cukup tahu aja sih. Tapi, ini juga tergantung kepada kecepatan Internet yang Anda pakai juga.
  • Dari mulai placed order sampai barang tiba di kosan hanya memerlukan waktu 2 hari.
  • Produknya bukan hanya kaos, ada juga casing HP, dan photo gift. Apa? Suami custom? Mbak, please, Mbak. Ini tulisan review, agak dispilin, bisa?

Mungkin Anda bertanya-tanya tentang bagaimana hasil branding ketika saya memakai kaos bertuliskan “Janda Berbahaya”. Sayangnya tidak ada hasil signifikan seperti ada yang mengajak nikah atau bagaimana. Mungkin promosi saya kurang gencar, lain kali mau bawa spanduk aja. *mulai ngelantur

Well, saya cukupkan sekian postingan review yang lebih banyak gambar daripada tulisannya ini. Bagi Anda yang masih penasaran dengan jasa desain kaos custom Ciptaloka, silakan sidak ke TKP langsung. Dan ya, semog postingan ini bermanfaat.

Salam,
~eL
(Janda berbahaya)

13 Comments

  1. August 25, 2016 at 7:57 am

    Hmmm patut dicoba. Lengan panjang ada teh?
    Kalo Gamis kaos yg kekinian itu?

  2. August 25, 2016 at 7:59 am

    Lengan panjang ada, kalau gamis kaos kayaknya harus bawa bahannya ke sana deh. Coba aja.

  3. August 25, 2016 at 8:06 am

    Bahahahaa.. kamu emang berbahaya! Bahaya tulisannya, gils banget. :)))

    Btw AKU PENGEN JUGA BIKIN KAOS BLOGGER MACAM ITU! Belakangnya ada http://www.aprijanti.com 🙁

  4. August 25, 2016 at 8:17 am

    Atuhlaaaaah Teteeeh..
    Jadi pengen bikin kaos dengan tulisan : Tjintahku 'tuk Lee Min Ho seorang tak kan lekang oleh waktu pret-cuih!

    Warna kaosnya ijo kayak angkot gede bage gitu Teeeeh, kayaknya asyik da muahahaha..

  5. August 25, 2016 at 10:44 am

    Bikin gih, biar kita samaan.

  6. August 25, 2016 at 10:46 am

    Gambarna Min Ho atau rice cooker?

  7. August 25, 2016 at 3:22 pm

    Muahahakk…. ngakak baca komennya 😀

  8. August 27, 2016 at 1:16 pm

    Bikin baju yg sesuai keinginan kita udah ngga sulit lagi.

    Semudah membalikan telapak tangan. Udah gitu ngga perlu cetak banyak lagi.

    Sesuai kemampuan dan kebutuhan

    Kapan2 mau coba ah

  9. September 1, 2016 at 9:35 am

    😀

  10. September 1, 2016 at 9:35 am

    Nggak kayak dulu yang mau bikin kaos harus kodian ya? 😀

Leave a Reply