FREEDOM IS A CHOICE

Foto: @eyescapist

Kebebasan bagi kami bukanlah lepas dari tali kekang lalu melabrak semua aturan. Kebebasan adalah sebuah pilihan. Kita bisa memilih menjadi apa saja. Menjadi siapa saja.

Foto: @eyescapist

Kita bebas memilih menggunakan benda yang bisa digunakan ulang. Kita juga bisa memilih kemasan sekali pakai.

Foto: @eyescapist

Foto: @eyescapist

Kita bebas memilih menyelamatkan bumi dengan mengurangi sampah plastik, juga bisa memilih untuk melakukan sebaliknya: menghadiahi tempat kita hidup dengan sampah yang tidak bisa diurai tanah. Membiarkan bumi berangkat renta.


Foto: @eyescapist

Kita bisa memilih untuk melukai alam, menorehkan kata-kata di pohon, di fasilitas umum, kata-kata  yang sebetulnya tidak berarti apa-apa selain memoar yang sebentar saja akan kita lupa. Kita juga bisa memilih untuk menggunakan kata-kata sebagai penggugah dan penjaga, menyebarkannya kepada orang lain, saling berbagi informasi dan inspirasi.

Foto: @eyescapist


Kita bebas memilih menjadikan alam sebagai sahabat. Menjaga batang-batang pohon yang menyumbangkan oksigen untuk paru-paru kita. 

Foto: @eyescapist

Kita juga bebas memilih untuk terus-menerus tak peduli, menjadikan alam hanya sebagai pemuas nafsu teknologi. Menjadikan alam hanya sebagai latar untuk selfie.

Foto: @eyescapist
Kita, para generasi yang dibesarkan oleh teknologi, diberi kebebasan untuk mempergunakannya dengan cara apa saja. Menjadi manusia yang diperbudak, atau justru menjadi tuan yang menggunakan teknologi dengan bijak.



Foto: @eyescapist

Bebas adalah pilihan. Kita bebas memilih untuk menjadi manusia yang lebih baik, terlahir kembali setiap hari. Atau menjadi manusia yang sekadar hidup, lalu mati.

#LoveIM3Ooredoo


Created by Sambalado Team:
  1. Langit Amaravati (blogger) = content
  2. Isti & Lukman Nur (FOTM) = idea & talent
  3. Ahmad Subki (instagramer) = photo

12 Comments

  1. December 19, 2015 at 10:44 pm

    Teh, fotonya alus pisan euy 🙂

  2. December 19, 2015 at 11:02 pm

    Mengena banget Teh isi postnya..

  3. December 20, 2015 at 10:12 am

    Juaraaaaaaaa postingannya

  4. December 20, 2015 at 1:02 pm

    Rasanya manusia ga bakalan cuman “sekedar hidup”, alaminya sih ada aja yang nyusahin bumi pun manusia lain.
    Semoga menjadi lebih baik merupakan suatu keharusan yang nempel di otak sih :p

  5. December 20, 2015 at 1:26 pm

    Mbak gambarnya kok bening banget. Itu pakai kamera smartphone/camdig?

  6. December 21, 2015 at 4:02 am

    Alus dong, da bukan saya yang motonya. Hahaha.

  7. December 21, 2015 at 4:02 am

    Mareee, jaga lingkungan mareee. 😀

  8. December 21, 2015 at 4:03 am

    Aih, Kak Adit. Selamat datang di blog akoh.

  9. December 21, 2015 at 4:03 am

    Iya, manusia bebas memilih untuk bijak terhadap alam atau justru sebaliknya.

  10. December 21, 2015 at 4:04 am

    Mirrorless, Fuji. Tapi bukan saya yang moto. 😀

Leave a Reply