Fusion Leadership, The Art of Leadership

 “Being responsible sometimes means pissing people off.”

Ini kutipan yang paling saya ingat dari presentasinya Ibu Nenny Soemawinata saat peluncuran buku Fusion Leadership di Blitz Megaplex Grand Indonesia, Sabtu 5 Desember 2015. Dalam peluncuran buku ini, Ibu Nenny sebagai penulis sekaligus COO Putra Sampoerna Foundation memberikan presentasi tentang kepemimpinan di hadapan para tamu undangan. Para undangan yang hadir terdiri dari beberapa kalangan, antara lain media, blogger, dan para anak muda dari Sampoerna University.


Acara launching buku ini memang terkesan agak tidak biasa. Jika biasanya acara-acara serupa diadakan di toko buku, kampus, Pusat Kegiatan Mahasiswa, atau sesekali di kafe, kali ini justru diadakan di bioskop. Tadinya saya mengira akan ada pemutaran film tentang kepemimpinan atau apa, ternyata tidak. Yang ada adalah presentasi Ibu Nenny yang ditayangkan di layar super besar. Kami para undangan duduk di kursi bioskop yang nyaman sambil makan popcorn. Pengalaman yang cukup unik. 


Acara dibagi ke dalam tiga sesi: presentasi penulis yang diikuti oleh tanya jawab, peluncuran buku secara resmi, dan bincang-bincang dengan Aryo Moedanton (Founder & CEO anakmuda.net). 



Registrasi tamu undangan

The Leader in Me

Presentasi penulis
The Leader in Me


Keunikan lain dari acara ini adalah presentasi yang dibawakan oleh penulis. Kenapa saya katakan unik? Karena biasanya peluncuran buku hanya bincang-bincang seputar proses kreatif, kilasan isi buku, dan hal-hal seputar itu. Fusion Leadership justru diluncurkan dengan gaya seminar, semacam pembekalan tentang kepemimpinan. Barangkali itu sebabnya mengapa tamu yang diundang adalah para anak muda yang kebanyakan masih berstatus mahasiswa.

Sebagai COO yayasan brand besar, Bu Nenny banyak bercerita tentang pegalamannya sebagai orang yang mengenyam pendidikan di luar negeri tapi memutuskan untuk bekerja di Indonesia. Presentasi ini dibagi ke dalam 11 poin tentang kepemimpinan, poin yang menjadi garis besar isi buku.  


Sesi presentasi ditutup dengan tanya jawab yang disambut antusias oleh para undangan. 



Generation C Youth Inside The Harmony

Presentasi Aryo Moedanton


Sesi bertajuk Generation C dibawakan oleh Aryo Moedanton, Founder & CEO anakmuda.net. Generation C diambil dari kata content creators, connected, co-create, customize, control, community, constantly, dan change. Generasi yang lahir tahun 1990-an, generasi yang lebih komunikatif karena terhubung dengan teknologi.

Dalam presentasinya, Aryo juga mengatakan bahwa setiap orang itu unik dan spesial, jadi tidak perlu segan untuk belajar.    

Peluncuran Buku

Peluncuran Fusion Leadership


Fusion Leadersip yang diterbitkan oleh Meraki Publishing ini resmi diluncurkan di sesi ketiga. Buku ini dibandrol dengan harga Rp90.000. Anda yang tertarik bisa memesan di:
W: merakipublishing.id
CP: Jennifer Ding | 0812 9534 1766



13 Comments

  1. December 17, 2015 at 2:49 am

    Jangan di Blitz, Bu. Muahal sewa tempatnya. Hahaha.

  2. December 17, 2015 at 2:48 am

    Iyes, yang waktu itu tea. 😀

  3. December 17, 2015 at 2:48 am

    Materi yang disampaikan bagus banget. Nanti aku edit artikelnya ya biar sekalian menyampaikan beberapa poin tentang kepemimpinan.

Leave a Reply