Hari ini gajian, tapi kok sedih? Karena basic salary-ku nggak ikut naik. Bulan kemarin emang udah di atas UMK, tapi setelah UMK naik, gajiku nggak ikut naik. Hik hik hikkkkkkssssss.

Padahal dah niat mo ke BCS, beli buku. Sebab makan bagiku nggak penting, yang penting beli buku. [!_!] Honor dari Batam Pos juga belum ditransfer. Jangan-jangan aku nggak dibayar? Yaiks! Susahnya jadi penulis pemula.

Tapi, yang namanya rezeki emang udah ditakar dari sononya. Iya nggak? Di postingan sebelumnya aku nyuruh-nyuruh orang untuk sabar dan syukur. Eh, giliran diri sendiri yang ngalamin, ternyata susahnya minta ampun. Suer, susah untuk bersyukur. Bersabar setelah melakukan ikhtiar yaitu tawakal.

Kata Ibu, kalo urusan dunia kita harus melihat ke bawah, jangan ke atas. Ok, masih banyak orang yang nggak punya gaji, nggak punya kerja, makan dari hasil pemberian orang tua atau saudara. Banyak yang lebih menderita daripada aku.

Hhhhh….rezeki: Kalau sedikit ya mudah-mudahan cukup. Kalau banyak, mudah-mudahan sisa. Dan yang penting mah berguna.

Leave a Reply