Kayaknya aku pernah mendaftarkan diri jadi anggota dan donatur Greenpeace deh. Stikernya masih utuh tak tersentuh di dalam binder-ku. Nggak sengaja aja, waktu pulang dari kantor pos UKM (Universitas Kristen Maranatha) Bandung, ada orang yang lagi bagi-bagi pamflet en menjaring orang-orang untuk jadi anggota. Aku sih mau banget jadi anggota en kasih donasi. Walo bukan aktivis, aku juga kan peduli lingkungan.

Setelah mengisi aplikasi, aku diminta mengisi nomor rekening bank dan fotocopy KTP. Supaya donasi yang akan kuberikan langsung dipotong dari rekeningku. Tapi…kok kayaknya aku belum kasih donasi apa-apa ya? Sampai sekarang,bow! Karena ternyata rekeningku udah ga bisa dipake lagi. Hualah! Sekarang aku punya rekening baru, di bank yang berbeda. Oh, Almira Fritzie [nama aktivis Greenpeace Bandung], maafkan daku karena telah melupakanmu.

Sayangnya yang kayak ginian belum ada di Batam. Coba kalau ada, kan bermanfaat banget. Greenpeace ini organisasi nirlaba, mereka sengaja nggak minta sokongan dana dari pemerintah atau instansi swasta untuk menghindari adanya penunggangan kepentingan [paan seeh?], maksudnya mereka nggak mau dimanfaatkan oleh instansi manapun, sebagai media iklan atau apapun. Makanya Almira dan kawan-kawan dari Greenpeace minta donasi dari perorangan.

Nah, karena aku males googling nyari website-nya, bagi temen-temen yang berminat untuk mendukung greenpeace untuk menjaga bumi dari kerusakan lebih parah, silakan tanya-tanya ke alamat e-mail ini: almirafritzie@yahoo.co.id Nggak usah sebut namaku, karena dia pasti udah lupa. [awas ya kalo gunakan alamat e-mail ini untuk yang nggak-nggak, kukutuk jadi jambu klutuk]

Yuk…..! Selamatkan bumi kita dari kerusakan. Tanam pohon, kalo nggak ada lahan tanam di pot aja. Jangan buang sampah sembarangan. Kurangi konsumsi plastik. Hemat energi. Gunakan air secukupnya. Ini bumi kita, kendaraan bersama, mari kita jaga.

Greenpeace ada, karena bumi butuh suara.

Leave a Reply