Have You Ever?

Pada akhirnya, kita harus belajar untuk memaafkan, dan melupakan. 


Pernahkah Anda jatuh cinta kepada seseorang sedemikian besar sehingga merasa seolah-olah dada Anda akan meledak karena tak sanggup menampung apa pun yang ada di sana? Pernahkah Anda, merasa sanggup merelakan jantung Anda dicerabut begitu saja jik itu bisa membuat orang yang Anda cintai bahagia? Tapi pernahkah Anda sadar bahwa semua itu adalah pura-pura? 


Sebetulnya kita tidak pernah benar-benar mencintai orang lain. Kita hanya merasa takut sendirian, belum siap kesepian sehingga sibuk mencari pegangan, tergagap-gagap mencari teman seperjalanan. Padahal di bawah alam sadar Anda paham betul bahwa sejatinya setiap manusia lahir sendiri dan akan mati sendiri, masuk neraka sendiri, masuk surga pun sendiri. Kita adalah entitas tunggal, makhluk yang diciptakan untuk bertanggung jawab terhadap diri kita masing-masing. Masyarakatlah yang membuat kita menjadi makhluk sosial sehingga kadang kita beranggapan bahwa kebersamaan atau memiliki pasangan adalah sebuah keharusan. Jika bermasyarakat dan memiliki pasangan adalah suatu keharusan, lalu apa bedanya kita dengan sekumpulan domba-domba di padang pengembalaan?

Maka sebelum mencintai orang lain, maka cintailah diri Anda sendiri. Dengan begitu Anda tidak akan terjebak dalam kisah cinta yang tak sanggup Anda tangani. Jangan pernah memertahankan kebersamaan hanya karena Anda tidak sanggup menghadapi masyarakat atau tidak siap sendirian. Anda berhak bahagia, dengan atau tanpa pasangan. 

Leave a Reply