Kukantongi rayuanmu tadi malam diam-diam
seperti pengutil di swalayan
deg-degan takut ketahuan
sedang tangan menggurita memasukkan
apa saja dalam saku-saku ingatan

Nah, matamu
2 pak senyummu
5 bungkkus dekapmu
1,5 pon pagutan jemarimu

Bandung, 7 Agustus 2010

Leave a Reply