Kularungkan Engkau Kepada Tiada

Kekasih …
Aku adalah sekresi dari segala macam rasa sakit. Kelak, engkau akan tahu bahwa tubuhku yang nisan hanya tinggal angan-angan. Berjuta kesedihan datang bermalam-malam, menunggangi angin, menyelusup pada ritual paling sunyi. Di sini, di dalam dadaku, ia menikam-nikam hingga dadaku sendiri tinggal sekam.

Kau, dan aku. Selamanya akan berjarak. Selamanya akan dibabat jerjak-jerjak. Maka teguklah sungai dari mataku agar kelak kau sadar, bahwa perempuan ini tak pernah berhenti menginginkanmu. Meski kau tak pernah menginginkan aku.

2 Comments

  1. Skylashtar-Reply
    December 26, 2012 at 10:42 am

    sengaja bikin cewek-cewek nangis 😛

  2. December 26, 2012 at 4:18 am

    Kunaon Euceu …. jadi mewek nih … galau pisan ieu puisi hiks 🙁

Leave a Reply