Kupu-Kupu di Kamar Kita

:Meitha KH

Moy, kamar kita penuh kupu-kupu.

Ada banyak tamu yang datang, sebagian tinggal
dan tak mau pulang. Sebagian lagi hanya
singgah kemudian enyah. Tapi di sudut pintu dada kita,
semua kupu-kupu itu selalu berakhir pada tiada.

Barangkali, kita harus berhenti
jatuh cinta. Untuk sementara,
atau untuk selama-lamanya.
(Bandung, 6 Mei 2013)

Leave a Reply