M-A-B-U-K

Rokokku sisa setengah batang
Sementara rindu kian kepayang
Asap menyulap nama demi nama kepada udara
Setan!
Makiku pada asbak yang sedari tadi melulu bungkam
Kubakar batang yang baru
Berharap segera hilang rindu
Asap kembali menjelma wajah demi wajah kepada hening
Bangsat!
Caciku pada asbak yang kian suram
Gelas birku sudah nyaris kosong pula
Sementara tak ada suara apapun meraksuk dari luar jendela
Aku kini  sendirian
Mabuk nama-nama
Dan kata-kata
(Cibiru, 29 April 2012)

Leave a Reply