Hidup, terkadang penuh dengan khayalan-khayalan dan keinginan-keinginan yang tak semuanya bisa direalisasikan secepat Anda membalik telapak tangan, atau semudah Anda menghirup udara berpolutan. Sudah berbusa-busa orang bijak mengatakan bahwa hidup adalah perjuangan. Saya mengatakan, bahwa hidup adalah perjalanan.

Pencapaian, tujuan, dan arah apapun yang sedang kita tempuh tak selamanya bisa begitu saja terealisasi. Segala sesuatu membutuhkan proses. Persis seperti ketika kita bayi. Kita tidak langsung bisa berjalan dan berbicara. Kita akan melalui proses merangkak, berdiri, dan seterusnya. Ada orang-orang yang tidak sabar, cenderung menginginkan hasil instan, menolak untuk menempuh segala proses perjalanan dan pembelajaran. Sehingga pada akhirnya orang-orang tersebut menempuh cara-cara pintasan. Saya menyebutnya masturbasi karena persis seperti itulah yang dilakukan; memaksa organ-organ intim untuk mencapai kenikmatan daripada harus setia bersabar.

Hal-hal besar berangkat dari hal-hal paling kecil, bukan? Yang renik akan membangun sesuatu yang mega. Tak ada yang harus disesalkan dari semua proses itu. Kesabaran dan kerelaan kita menjalani seluruh perjalanan justru akan menempa kita menjadi pribadi-pribadi yang lebih tangguh daripada mereka-mereka yang menempuh pintasan.

2 Comments

  1. Skylashtar-Reply
    July 11, 2012 at 1:13 pm

    asalkan rajin disiram 😀

  2. July 11, 2012 at 9:23 am

    Dari yang kecil nanti juga besar… 🙂

Leave a Reply