Mengemas Kesedihan

Banyak orang mengatakan bahwa hidup adalah pilihan. Banyak orang juga mengatakan bahwa roda selalu berputar. Apa-apa yang di bawah tidak akan abadi berada di sana, ia akan bergerak naik untuk kemudian bertemu dengan putaran di titik sebelumnya; kembali menjalani ritual yang sama, kesakitan yang sama. Namun ada yang orang-orang lupakan bahwa terkadang kita lupa untuk menyimpan, selalu belajar melupakan, bahkan ketika seluruh sakit itu pantas untuk dipertahankan. 

Tapi bagaimana jika kesakitan-kesakitan itu berasal dari orang-orang yang paling dekat? Orang-orang yang seharusnya memberikan perlindungan, menyediakan keteduhan. Dapatkah seseorang bertahan dari rasa sakit  paling purba itu? Adakah ia yang masih mampu tegak berdiri? 

2 Comments

  1. December 30, 2012 at 6:38 am

    Lelang saja kesedihan atau tukar tambah dengan cinta merajut bahagia

  2. Skylashtar-Reply
    January 2, 2013 at 3:04 am

    iya, maunya sih dijual lepas aja biar ga inget-inget lagi

Leave a Reply