Mari berandai-andai. Bayangkan bila rumah kita sendiri adalah sebuah neraka. Apa yang akan kalian pilih? Menyelamatkan diri ataukah rela dan diam terbakar di dalamnya?
Aku? Bagaimana denganku? Tidak, aku tak akan memilih keduanya. Ada perbedaan besar antara pengecut dan pasrah. Dan sekali lagi, aku juga bukan keduanya. Jika pengecut, sudah dari dulu aku berlari dari neraka ini. Aku pun tak cukup lemah hingga hanya bisa pasrah dibakar dan jadi bulan-bulanan.
Menjadi api. Aku memutuskan untuk menjadi api. Terbakar sendiri, membakar sendiri, ini nerakaku sendiri.

One Comment

  1. April 13, 2009 at 3:41 pm

    nice.. 😀

Leave a Reply