Kata majemuk adalah gabungan beberapa kata dasar yang berbeda membentuk suatu arti baru.

(Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan: 

EYD Terbaru (Permendiknas Nomor 46 Tahun 2009))


Anda tentu familiar dengan kata majemuk tanggung jawab, tanda tangan, garis bawah, dan kata majemuk lainnya. Anda juga tentu sudah paham bahwa kata majemuk ditulis terpisah kecuali untuk beberapa kata yang sudah padu benar, seperti daripada, bagaimana,  dan lain sebagainya.

Tapi, bagaimana cara penulisan kata majemuk yang diberi awalan, akhiran, atau awalan dan akhiran sekaligus? Menandatangani atau menanda tangani? Saya melakukan beberapa tips di bawah ini untuk mengetahui apakah kata majemuk yang saya gunakan ditulis serangkai atau terpisah:

1. KENALI MAKNA KATA

Kata majemuk atau kompositum adalah gabungan beberapa kata dasar yang membentuk makna baru. Jadi, kata tanda tangan bukan bermakna tanda dan tangan, melainkan tanda sebagai lambang nama yang dituliskan dengan tangan oleh orang itu sendiri sebagai penanda pribadi (KBBI). Tanda tangan dianggap sebagai satu kata dan memiliki makna baru, lepas dari makna kata dasar yang membangunnya.

2. KENALI CARA PENULISAN KATA MAJEMUK

Sebelum sampai kepada cara penulisan kata majemuk yang diberi imbuhan, kenali terlebih dahulu cara penulisan bentuk dasarnya. Kata majemuk ditulis terpisah kecuali untuk beberapa kata yang sudah lazim. 

Berikut beberapa contoh penulisan kata majemuk.


BENAR
SALAH
air mata
airmata
acapkali
acap kali
apalagi
apa lagi
barangkali
barang kali
belasungkawa
bela sungkawa
beri tahu
beritahu
bilamana
bila mana
daripada
dari pada
darmawisata
darma wisata
dukacita
duka cita
kacamata
kaca mata
kasatmata
kasat mata
kerja sama
kerjasama
manakala
mana kala
mata pelajaran
matapelajaran
orang tua
orangtua
saputangan
sapu tangan
sering kali
seringkali
sukarela
suka rela
tanggung jawab
tanggungjawab
tanda tangan
tandatangan
terima kasih
terimakasih
waralaba
wara laba


3. AWALAN/AKHIRAN + KATA MAJEMUK

Awalan atau akhiran pada kata majemuk ditulis serangkai dengan kata yang mengikuti atau mendahuluinya. 
Contoh:

  • bertepuk tangan — (awalan ber-)
  • bertanda tangan — (awalan ber-)
  • berlipat ganda — (awalan ber-)
  • bertanggung jawab — (awalan ber-)
  • berterima kasih — (awalan ber-)
  • bekerja sama — (awalan ber-)
  • berkacamata — (awalan ber-)
  • berdukacita — (awalan ber-)
  • memberi tahu — (awalan me-)
  • diberi tahu — (awalan di-)
  • garis bawahi — (akhiran -i)
  • tanda tangani — (akhiran -i)
  • beri tahukan — (akhiran -kan)
  • sebar luaskan — (akhiran -kan)



4. AWALAN + KATA MAJEMUK + AKHIRAN

Kata majemuk yang mendapat awalan dan akhiran sekaligus ditulis serangkai tanpa spasi, baik itu untuk kata majemuk yang bentuk dasarnya ditulis serangkai maupun yang bentuk dasarnya ditulis terpisah.
Contoh:
  • dilipatgandakan — (di-kan)
  • menandatangani — (me-i)
  • menggarisbawahi — (me-i)
  • mempertanggungjawabkan — (me-kan)
  • pertanggungjawaban — (pe-an)
  • memberitahukan — (me-kan)
  • diberitahukan — (di-kan)
  • menyebarluaskan — (me-kan)
  • penghancurleburan — (pe-an)
*

Demikian tips-tips dari saya. Semoga bermanfaat.

Salam,
~eL

22 Comments

  1. September 24, 2015 at 10:34 pm

    bermanfaat banget 🙂

  2. September 24, 2015 at 11:20 pm

    Thank you informasinya. Bermanfaat banget donk.

  3. September 25, 2015 at 12:07 am

    Sip.

  4. September 25, 2015 at 12:20 am

    Aku copas dan simpen ya, thanks eL.

  5. September 25, 2015 at 12:47 am

    alah meuni asa sakola deui nya 😀

  6. September 25, 2015 at 1:03 am

    Terima kasih atas pelajarannya teh, sangat bermanfaat ^_^

  7. September 25, 2015 at 1:09 am

    Yuhu, semoga konsisten nulis beginian. 😀

  8. September 25, 2015 at 1:10 am

    Yuk belajar sama-sama yuk.

  9. September 25, 2015 at 1:10 am

    Silakan, Mbak.

  10. September 25, 2015 at 1:10 am

    Buku catatan mana buku catatan? Hahahah.

Leave a Reply