Percakapan Malam-Malam


:Bung

kita berdua seperti cinderella yang hanya punya sebelah sepatu
ketika jam berdentang dua belas kali
meski tak ada jam malam yang mesti kita taati
walau tak ada kereta labu  menunggu

kita … hanya harus pergi sebelum pagi


‘pulanglah engkau ke segala yang menjadikanmu nyaman,
pun petualangan itu sendiri.
sebab hidup adalah keberanian menghadapi kemungkinan di
tengah rasa takut akan ketidakpastian.’


pesanmu kuterima dengan debar


namun tak ada rumah untuk orang-orang seperti kita, bung
engkau dan aku adalah cinderella yang selalu terlunta-lunta di luar istana

suatu saat kita akan lelah kemudian menemukan kata ‘pulang’
entah ke mana
entah kepada siapa


Bandung, 15 September 2013


(sebelum atau setelah bercinta, kamar kita adalah semesta. berbaringlah diam)

Leave a Reply