Perjalanan Alkah


:Nak

Engkau pernah bercerita bahwa dunia adalah tempat fana paling durja, namun hidup bukan perjudian dengan kita berdua sebagai dadu yang harus bersiap dilempar. Ada hal-hal yang menempatkan kita sebagai penerima titah, perunut langkah-langkah. Salah satunya adalah kedatanganmu.
Doa-doaku, yang kerap sunyi diiringi getar debar di hati. Memintamu dengan segenap keinginan kepadaNya. Agar Ia berkenan menitipkan engkau kepadaku. Jikalau hal itu benar adanya, Nak. Maka bertumbuhlah di kedalaman ceruk tubuhku sebagaimana engkau berada di rumah.
Selamat datang…

Leave a Reply