Puisi Hujan

Tubuhmu menjelma puisi, Am

di atas remang ranjang
dan erang hujan
Tak pernah usai kueja
meski malam akan beranjak 
renta
Sebab engkau puisi
partitur tempias ketika 
senja mulai getas
Tubuhmu kemudian menjadi
rintik, berkelindan 
ke dalam pelimbahan
dan berbagai macam pemakluman

Leave a Reply