TERCERABUT

Sehari lagi engkau tak akan ada di sini
Di balik tulang dada
Terselip di rongga-rongga bernama hati

Ada laba-laba yang berkata mesra dalam gua
“Mari, kubuatkan jaring-jaringnya, supaya rasa yang kau punya
terpenjara dalam pusara”

Sehari lagi wangi tubuhmu tak akan tercium lagi
Di selubung kabut atau pada rintihan hujan
Di balik selimut dan dalam rentangan kemukus
Nyaris kubungkus dan tenggelamkan bentuk bayangmu
Untuk bandang dan lumpur pasir
Biar punah dimamah debu!

Biar pergi dibawa sepi

Kali ini tak ada yang perlu kau pilih

Sebelah sayap yang nyaris dimakan rayap
Ataukah intan yang tak pernah bisa kau telan

Untuk kali ini saja…

Namamu tercerabut dari rongga dada
Mau tak mau, kau suka atau tidak
Toh, namamu tengah tiada

Lobam, 23 Desember 2006

Leave a Reply