Tip Memilih Laptop

UNTUK BLOGGER YANG SEDANG BELAJAR DESAIN

Di dalam setiap profesi, ada istilah “The Man Behind the Gun” yang sering kali diartikan bahwa device tidak penting, orang di baliknyalah yang memegang peranan besar. Itu benar, tapi tidak sepenuhnya. Setahun lalu saya pernah mengadakan pelatihan infografik di beberapa kota. Karena ini pelatihan desain, software yang digunakan adalah software Adobe Indesign dan Adobe Illustrator. Sayangnya, ada beberapa blogger yang terpaksa tidak bisa praktik karena laptop yang dimiliki tidak kompatibel dengan Adobe system requirements. Nah, berhubung hari ini seorang blogger dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan (termasuk kemampuan mendesain), saya akan membahas tip memilih laptop untuk blogger yang sedang belajar desain.

SPESIFIKASI KEBUTUHAN

Sebelum memilih merek dan tipe laptop, sebaiknya buat daftar kebutuhan yang spesifik agar tidak bingung. Ini juga untuk menghindari belanja impulsif. Hindari membeli laptop hanya karena, “Ih, warnanya lucu,” atau “Aaaakkk ... mau yang ini karena ada bonus softcase yang ketjeh.” 😀

Laptop yang dibutuhkan seorang videografer dengan seorang akuntan, misalnya, tentu berbeda. Pun dengan laptop yang dibutuhkan seorang blogger yang sedang belajar desain. Spesifikasikan dulu kebutuhan sehingga Anda bisa merinci program atau software apa saja yang akan “ditanamkan” di laptop. Ini juga berguna untuk menentukan besaran RAM dan jenis prosesor yang diperlukan untuk mengakomodasi kebutuhan Anda.

Contoh:

  • Mengetik draft blog post Ms. Office
  • Mendesain featured image dan ilustrasi blog Adobe Indesign, Illustrator, Photoshop
  • Mengedit foto Adobe Lightroom, Photoshop
  • Blogging, riset, dan media sosial browser (Chrome atau Mozilla), WIFI
  • Mengedit video (kelas pemula) Wondershare
  • Membuka dan membuat file PDF Nitro PDF
  • Membuat invoice Ms. Excel, Zoho, Wave
  • Keamanan antivirus
  • Manajerial Evernote
  • Mood booster Winamp

Saya mengerti bahwa seorang blogger tak hanya duduk di hadapan meja, tapi juga harus datang ke event, traveling, atau nongkrong di kafe demi Internet gratis. #eh
Dimensi atau ukuran laptop juga harus dipertimbangkan agar sejalan dengan mobilitas.
Tip:

  • Jika Anda memiliki mobilitas yang tinggi, pilih laptop yang ukurannya tidak terlalu kecil karena akan menghambat preview desain. Juga jangan yang terlalu besar karena sulit dibawa. Ukuran 30 x 21 cm atau yang seukuran kertas A4 adalah ukuran laptop ideal bagi saya. Lebih kecil dari itu akan membuat saya tidak produktif.
  • Jika Anda lebih sering diam di rumah dan jarang bepergian, bolehlah memilih laptop dengan ukuran layar 14 inci atau sekitaran itu.

Dewasa ini, banyak sekali laptop hybrid yang bisa “disulap” atau dialihfungsikan. Ada yang layarnya bisa dilepas dan difungsikan menjadi tab, ada yang layar sentuh, ada yang bisa menggunakan stylus seperti smartphone atau papan gambar, dan sebagainya. Sekali lagi, sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Tip Memilih Laptop

TIP MEMILIH NOTEBOOK_2

Spek - RAM

Jika laptop diibaratkan seperti manusia, Random Access Memory (RAM) adalah bagian otak yang menyimpan kenangan data sementara. Semakin besar kapasitas RAM, maka semakin banyak pula aplikasi atau program yang bisa diinstal atau dijalankan. Untuk desain, pilihlah laptop dengan RAM minimal 2 GB. Lebih besar lebih bagus. FYI, software desain seperti Adobe hanya bisa dipasang di laptop dengan kapasitas RAM minimal 2 GB untuk CS 6 dan minimal 4 GB untuk Adobe CC. Meski pada praktiknya, Adobe CC sendiri lebih maksimal jika dipasang di laptop berkapasitas 8 GB atau lebih.

TIP MEMILIH NOTEBOOK_6

Operating System (OS)

Ada 3 jenis OS yang sering digunakan: Apple Machintos (Mac), Microsoft Windows, dan Linux. Ketiganya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi jika Anda ingin belajar desain menggunakan Adobe, saya sarankan untuk membeli laptop dengan OS Mac atau Windows karena Adobe hanya tersedia untuk Mac dan Windows. Jika Anda memilih Windows, pilih yang sudah support Windows 10 agar meminimalisasi terkena virus. Masih ingat, kan, kehebohan ransomware WannaCry kemarin?

TIP MEMILIH NOTEBOOK_4

Fitur

Seperti halnya smartphone, laptop juga memiliki fitur-fitur unggulan. Misalnya, ada laptop yang bisa dibongkar pasang, ada yang bisa layar sentuh, ada yang memakai stylus, ada yang dimensinya kecil tapi kapasitasnya “sadis”. Saran saya, fokus kepada besaran RAM dan jenis OS dulu, fitur unggulan adalah pelengkap yang sekiranya bisa membuat Anda lebih nyaman dan produktif ketika ngeblog dan mendesain. Hah, gimana? Cari laptop yang anti air agar tahan ketika disiram susu oleh si kecil? Atau cari laptop dengan material anti retak ketika dijadikan pijakan oleh anak-anak? Masalah mamah-mamah blogger banget, yah, itu mah. Hahaha. Coba cari, deh, di MatahariMall.com, pasti ada lah laptop yang tahan “disiksa” seperti itu. 😀

TIP MEMILIH NOTEBOOK_3

Harga

Nah, ini nih yang penting. Tapi, kalau menurut saya, harga itu relatif, disesuaikan dengan spek laptop yang kita butuhkan. Setelah Anda tahu jenis atau tipe laptop yang Anda butuhkan beserta spesifikasinya, tentukan kisaran harga. Misalnya, dari 3-5 juta atau maksimal 25 juta. Tapi, mohon diingat, tetapkanlah kisaran harga yang masuk akal. Jangan sampai Anda ingin laptop dengan RAM 4 GB prosesor i7, tapi bujet hanya 3 juta, misalnya. Atau ingin laptop RAM 16 GB tapi bujet hanya 5 juta karena ... well, karena semakin besar RAM dan semakin tinggi kapasitas prosesor, maka akan semakin mahal harganya. Tapiii ... sekali lagi, mahal dan murah itu relatif, tergantung kepada daya beli Anda. Kalau ingin membeli laptop seharga 33 juta dan mampu membelinya, ya mangga.

TIP MEMILIH NOTEBOOK_5

Garansi & Service Center

Perlindungan purna jual atau ketersediaan official service center adalah poin yang sering kali kita lupakan. Padahal, ini sangat penting. Sebelum membeli, cari tahu atau tanyakan tentang garansi. Apakah hanya garansi toko ataukah lengkap dengan garansi dari merek? Berapa lama garansinya? Apakah ada service center resmi di kota Anda? TIP: Pilih merek laptop yang memiliki service centre di kota Anda. Atau jika Anda tinggal nan jauh di pelosok, pilih yang memiliki service centre di kota terdekat.

Ini berdasarkan pengalaman saya ketika mendesain, selain laptop, ada beberapa kelengkapan yang sebaiknya dibeli bersamaan.

  1. Mouse. Percaya sama saya, mendesain tanpa mouse itu riweuh.
  2. Cooling pad. Apa pun tipe laptop yang Anda pilih, entah itu yang fanless atau yang memiliki pendingin super duper canggih, software desain memakan tenaga besar sehingga membuat laptop cepat panas. Memakai cooling pad adalah salah satu langkah preventif agar laptop tidak cepat rusak.

Bagi saya pribadi yang memang “merumput” di profesi blogger dan desainer, laptop bukan hanya device atau alat kerja melainkan juga investasi dan “senjata utama”. Pilihan laptop akan memengaruhi produktivitas yang kemudian membantu saya dan juga Anda mendapatkan penghasilan dari blog.

Ya, the man behind the gun memang akan memengaruhi kualitas, tapi itu sendiri akan menentukan sampai sejauh mana dunia blogging dan desain ini membawa Anda.

Salam,
~eL

Please feel free to share

Leave A Comment