TRACE OF MY HOME

COVER

~Anggun~

This is wrong
Somehow the heat of the sun’s not as strong
As the warmth I knew and could only belong
To the sky of my home
No other than from my home
Though I’ve been gone
Painting lines of destiny on my own
Tasting water from the sea of uknown
But whenever the wind blows
The winter’s here in my soul
Some things can’t be erased from a paper
Blood can not be replaced by water
Dreams that I have embraced
Can’t cover the trace of my home
Of my home

I don’t know when
I can go back and start over again
Will I be a stranger will they be friends
Doubts are pouring like the rain
Hoping they can understand
That some things can’t be erased from a paper
Blood can not be replaced by water
Dreams that I have embraced
Can’t cover the trace of my home
Of my home

Can you see on my face?
Come closer
This love cannot be disgraced
By anger
Dreams that I have embraced
Can’t cover the trace of my home
Of my home

There’re things that can’t be erased from a paper
Blood can not be replaced by water
Dreams that I have embraced
Can’t cover the trace of my home
Of my home
==
Rumah, bagi siapapun adalah tempat kembali, tempat singgah, atau satu-satunya tempat untuk pulang. ‘Mau pulang ke mana?’, ‘Pulang ke rumah’. Atau ‘Mampirlah ke rumah’. Setiap kita selalu punya itu (selalu kah?), satu tempat pulang. Dimana kita bisa menciumi jejak kita dahulu. Tempat kita belajar kata-kata atau langkah pertama. Tempat yang selalu membuat kita rindu. Sesumpek dan sebau apapun rumah kita dulu.

Sebab di dalam rumah, nyaman seperti berada di dalam rahim ibu. Sejauh apapun kita pergi, akan selalu ada keinginan untuk kembali ke rumah. Entah itu rumah orang tua, rumah saudara, atau rumah-rumah lain. Kita selalu ingin meninggalkan jejak, untuk kemudian menelusuri jejak itu kembali, sebagai penanda kemana harus berbelok atau di mana harus berhenti.

Ah, rumah! Sebuah kata yang di dalamnya terdapat sebuah bangunan beratap, berpintu, berlantai, berjendela, beribu, berbapa, beradik, bernenek, beranak, bertetangga, bersepupu, berbibi, berpaman, ber…ber….

~Semoga kelak kutemukan rumah itu, tempat nyaman tanpa harus memasang topeng tika berada di dalamnya~

Leave a Reply