Apa yang akan Anda lakukan jika pada suatu akhir pekan butuh hotel yang ramah bujet dengan segera tapi ternyata Anda tidak bisa booking karena tidak punya kartu kredit? Cari hotel lain? Mahal, uang Anda tidak cukup. Bayar tunai? Tidak bisa. Bayar memakai kartu debit? Juga tidak bisa. Itu yang terjadi dengan saya dua bulan lalu.

Teman saya datang dari luar kota untuk hunting foto di Kebun Binatang Bandung. Dia menghubungi saya dan meminta bantuan untuk booking hotel dengan bujet sekian. Saat itu akhir pekan, pukul 2 siang. Saya mem-booking hotel untuk dia via aplikasi, tapi ketika akan melakukan pembayaran, kartu debit saya ditolak, sedangkan teman saya itu juga tidak memiliki kartu kredit. Ketika menghubungi customer service aplikasi yang bersangkutan, saya diberi solusi agar menggunakan Virtual Card Number (VCN) sebagai metode pembayaran alternatif.

Well, karena saat itu akhir pekan dan bank sudah tutup, solusi alternatif yang ditawarkan jelas tidak akan berguna banyak. Sebetulnya saya tergoda untuk membiarkan teman saya itu tidur di masjid terdekat atau mencarikannya penginapan murah yang bisa bayar tunai. Tapi kasihan, juga. Lagi pula waktu itu saya punya motif pribadi: ingin numpang wifi. Hahahah. Jadilah saya tetap booking hotel melalui aplikasi, tapi melalui teman saya Jia Effendi yang kebetulan punya aplikasi sama dan punya kartu kredit. Sayangnya, harga yang harus dibayar sama mahalnya karena saya juga harus mengganti kredit yang dimiliki Jia. Ya, fair-fairan aja sih, Jia juga kan butuh usaha keras untuk mengumpulkan credit voucher-nya.

Nah, ketika tahu bahwa BNI memiliki fitur BNI Debit Online yang bisa digunakan untuk pembayaran transaksi di merchant mana pun yang memiliki logo Master Card, betapa bahagianya saya. Ya siapa sih yang tidak menginginkan kemudahan? Karena tidak punya kartu kredit, tak jarang saya menahan diri sambil nelangsa karena tidak bisa membeli software, vektor, buku, atau produk lain yang saya butuhkan di Internet. Sejak bisa memakai VCN, sepertinya tugas saya ke depan bukan lagi menahan diri, tapi menahan isi rekening.

Sebelum saya bercerita mengenai pengalaman saya menggunakan BNI Debit Online, barangkali Anda ingin tahu apa sih VCN dan bagaimana cara apply-nya? Untuk lebih lengkapnya, silakan langsung ke BNI Debit Online.

Anda yang sudah punya SMS Banking bisa langsung menggunakan BNI Debit Online. Anda yang belum, bisa registrasi dahulu ke cabang BNI terdekat. Saran saya, lebih baik langsung mendatangi bank daripada registrasi via ATM karena pendaftaran via ATM hanya berlaku untuk transaksi non finansial, sedangkan VCN ini termasuk transaksi finansial.

 

KEGUNAAN BNI DEBIT ONLINE

BNI Debit Online ini memiliki dua fungsi:

  1. Sebagai pengganti kartu debit
  2. Sebagai metode pembayaran alternatif kartu kredit

BNI Debit Online bisa digunakan untuk:

  1. Transaksi pembayaran di setiap merchant/website dalam negeri yang memiliki kerja sama dengan BNI Debit Online.
  2. Transaksi pembayaran di setiap merchant/website dalam negeri yang menyediakan pembayaran melalui kartu debit.
  3. Transaksi pembayaran di setiap merchant/website dalam negeri berlogo Master Card. Ada beberapa merchant yang tidak menyediakan pembayaran melalui kartu debit, dengan VCN, Anda tetap bisa melakukan transaksi meskipun merchant tersebut tidak memiliki kerja sama dengan BNI.
  4. Transaksi pembayaran di merchant/website luar negeri berlogo Master Card. Misalnya, Anda ingin membeli vektor dari Shutterstock, membeli sepatu di AlieExpress, atau sekadar “membelikan kopi” untuk para fotografer di Pixabay. Pakai dollar? Iya. Bagaimana caranya? Nanti ya saya jelaskan di bagian lain.

BNI Debit Online dan VCN TIDAK BISA digunakan untuk:

  1. Transaksi pembayaran yang bersifat periodik. Misalnya, pembelian aplikasi atau software yang sistem pembayarannya per bulan atau per tahun. Saya sudah pernah mencoba meng-upgrade Evernote dan Hootsuite ke premium menggunakan VCN, tapi ternyata tidak bisa.
  2. Transaksi pembayaran dengan sistem angsuran sebagaimana kartu kredit. Karena dana VCN berasal dari kartu debit, jadi jumlah dana yang bisa dibayarkan tergantung dari jumlah saldo kita.
  3. Tidak bisa digunakan untuk transaksi offline. Saya tidak tahu mengapa harus menuliskan poin ini mengingat nama fiturnya sendiri adalah Debit Online, tapi siapa tahu ada di antara Anda yang nekad untuk mencoba atau sekadar bertanya.

PLUS & MINUS

Saya tahu, yang namanya metode alternatif jelas tidak bisa menggantikan fungsi metode utamanya, begitu juga dengan BNI Debit Online ini. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan menurut pengalaman saya.

Plus

1. Aman

  • Berbelanja memakai kartu kredit atau debit dengan menyebutkan nomor kartu berisiko terkena cyber fraud atau pencurian data melalui Internet. VCN aman karena yang kita masukkan bukan nomor kartu asli, melainkan nomor virtual.
  • Nomor VCN hanya berlaku selama 2 jam. Jika dalam waktu 2 jam tidak terjadi transaksi, maka saldo Anda tidak akan berkurang.
  • Nomor VCN hanya berlaku untuk 1 kali transaksi. Ini meminimalisasi risiko jika nomor VCN Anda diketahui oleh orang lain.

2. Terkendali
Ketika meminta VCN, Anda juga diminta untuk menyebutkan nominal yang akan dibelanjakan. Saldo yang akan terpotong bukan nominal yang kita minta melainkan sesuai dengan nominal belanja.

3. Berbagi
Nomor VCN juga bisa dihibahkan. Maksudnya, jika ada teman atau saudara yang sedang berbelanja online tapi kebetulan tidak memiliki saldo atau tidak memiliki rekening, nomor VCN Anda bisa digunakan. Tentu saja saldo yang akan terpotong adalah saldo di rekening Anda. Mengapa bisa begini? Karena ketika berbelanja online, nama dan alamat tagihan tidak harus sama dengan nama dan alamat pengiriman. Jadi meskipun misalnya teman Anda berbelanja dengan akun sendiri dan dikirim ke alamatnya, pembayaran masih bisa dengan VCN Anda.

4. Hemat
Ada beberapa merchant yang tidak memiliki rekening BNI, itu artinya Anda akan dikenai biaya transfer antar bank jika melakukan metode pembayaran via transfer. Sepanjang merchant tersebut berlogo Master Card, Anda bisa menggunakan VCN dan bebas dari biaya transfer antar bank. Biaya tambahan yang harus dikeluarkan hanya SMS yang disesuaikan dengan tarif operator masing-masing.

Bagaimana jika merchant tersebut tidak menerima pembayaran Master Card? Itu artinya Anda tetap harus mengambil risiko biaya transfer antar bank.

5. Sebagai Pengganti Kartu Kredit
VCN bisa digunakan di merchant/website dalam dan luar negeri sepanjang merchant tersebut berlogo Master Card. Saya tahu bagaimana kesalnya Anda ketika harus membeli sesuatu dari merchant/website luar negeri sementara Anda tidak memiliki akun Pay Pal dan kartu kredit. Dengan VCN kita bisa bertransaksi online di mana saja. Jadi, mulai hari ini, sebaiknya Anda berhati-hati dengan kartu debit BNI Anda sebab sulit mengisinya, tetapi mudah sekali mengosongkannya. 🙂

6. Mudah

  • Apakah Anda tipe orang yang sering lupa di mana menyimpan token seperti saya? Well, jika Anda adalah tipe nasabah seperti itu, Anda boleh bertenang hati karena transaksi dengan VCN tidak perlu menggunakan token. Anda hanya perlu smartphone yang saya yakin tidak pernah beranjak dari genggaman Anda.
  • Apakah Anda tipe orang yang tidak bisa mengingat USSD code seperti saya? Juga jangan khawatir karena dengan adanya aplikasi BNI Experience, Anda bisa meminta VCN langsung dari aplikasi tanpa harus mengetikkan USSD code.
7. Berbagai Mata Uang
Karena Master Card berlaku untuk berbagai mata uang, begitu juga dengan VCN. Anda bisa melakukan transaksi menggunakan mata uang mana saja meski ketika meminta VCN harus tetap dikonversi dulu ke dalam rupiah.
8. Tidak Ada Minimal Transaksi
Anda bisa melakukan transaksi berapa saja karena tidak ada limit minimal.

9. Banyak Promo
BNI Debit Online juga ada promonya. Misalnya, diskon 10% untuk semua hotel di Indonesia dan diskon 20% untuk hotel pilihan jika Anda booking via www.goindonesia.com.

Minus

1. Terbatas 
Meskipun VCN bisa digunakan di seluruh merchant dan website berlogo Master Card, sayangnya tidak bisa digunakan untuk transaksi yang bersifat periodik. Misalnya, pembayaran Evernote atau Hootsuite monthly/annual seperti yang saya sebutkan di atas.

2. Penuh Teka teki 
Ketika meminta VCN melalui SMS Banking, kita akan diminta untuk menyebutkan nomor PIN secara acak, misalnya angka ke-1 dan ke-3. Untuk seseorang yang 3 kali setahun datang ke kantor cabang karena lupa PIN, ini jelas menyulitkan. Kenapa sih tidak minta 6 digit secara keseluruhan saja?

3. Tidak Ada Poin
Menurut flyler Rezeki BNI Taplus, transaksi finansial melalui e-Banking seharusnya mendapatkan poin, tapi ketika saya cek ternyata poin saya tidak bertambah. Entah ini saya yang kurang paham mengenai S&K atau bagaimana, nanti ditanyakan lagi ke CS BNI.

4. Harus Ada Pulsa
Sebetulnya bukan perkara nominal biaya SMS-nya, tapi biasanya pengguna smartphone akan mengalokasikan pulsa untuk membeli paket data. Saya sendiri jarang sekali menggunakan SMS dan telepon karena komunikasi sudah dipindahkan ke berbagai aplikasi chatting yang sekarang sudah lengkap dengan fitur “call”.

5. Tidak Ada Konversi Mata Uang
Meski bisa dipakai untuk transaksi dengan mata uang selain rupiah, tapi ketika meminta VCN tetap harus dalam rupiah. Jadi harus cek kurs terlebih dahulu.

 

HOW TO REQUEST VCN

Ada tiga cara untuk meminta VCN:

1. BNI SMS Banking by syntax

 

 

2. BNI SMS Banking by USSD Akses *141#

  • *141*1# = Telkomsel
  • *141*2# = Indosat & XL
Tip:
  • Request VCN via USSD harus dilakukan tanpa jeda karena bila terlalu lama akan muncul notifikasi “Unknown Application”.
  • Apabila notifikasi error muncul, ulangi lagi dari awal.
3. Aplikasi BNI Experience
  • Unduh aplikasi BNI Experience.
  • Sign up.
Plus minus aplikasi vs USSD
  • Aplikasi lebih mudah karena tidak perlu menghafal kode USSD.
  • Langkah yang harus dilakukan dengan aplikasi lebih banyak, juga akan dikembalikan kepada USSD. Menurut saya sih agak kurang efektif.

TRANSAKSI DI MERCHANT ONLINE

Beberapa hari lalu saya membeli selimut di sebuah marketplace, sebut saja Lazada (tentu saja ini nama sebenarnya). Sebetulnya marketplace ini menyediakan metode pembayaran via transfer ke rekening BNI, tapi karena saya lupa di mana menyimpan token dan malas pergi ke ATM, saya menggunakan VCN.

Caranya mudah, Anda memilih barang belanjaan dan memasukkannya ke dalam keranjang seperti biasa. Yang agak berbeda adalah pada saat metode pembayaran. Anda bisa melakukan transaksi via aplikasi atau website, caranya sama saja.

Oh ya, karena VCN ini hanya berlaku untuk satu kali transaksi dan valid hingga 2 jam, sebaiknya Anda meminta VCN setelah keranjang belanja Anda fix dan tahu total pembelanjaan.

 

 

TRANSAKSI DI APLIKASI

Saya sudah bercerita tentang kesulitan ketika booking hotel via aplikasi, kan? Sekarang kita bisa booking hotel via aplikasi meskipun tidak memiliki kartu kredit. Cara booking Hotel Quickly sudah pernah saya jelaskan di postingan lain, kali ini saya akan langsung ke metode pembayaran.

Tip:

  • Aplikasi ini memakai metode pembayaran campuran: credit voucher + 3 metode pembayaran (Kartu kredit, PayPal, dan LINE Pay). Jika Anda memiliki credit voucher, jangan dulu meminta VCN sebelum mengetahui jumlah yang harus dibayarkan.
  • Aplikasi ini juga menerapkan minimum payment $15 USD yang harus dibayarkan via 3 metode pembayaran di atas, meskipun misalnya credit voucher Anda cukup untuk meng-cover harga hotel. Jadi pastikan saldo BNI Anda mencukupi.
  • Meskipun ada metode pembayaran via debit, tapi tidak berlaku untuk Indonesia. Anda harus tetap menggunakan kartu kredit atau VCN.
  • Aplikasi ini menggunakan pengisian nama standar internasional: nama depan, nama tengah, nama belakang. Jika nama asli Anda hanya terdiri dari satu kata, ulangi nama depan untuk nama belakang, nama tengah boleh dikosongkan.

 

 

TRANSAKSI DENGAN MATA UANG DOLLAR

Anda juga bisa melakukan transaksi di merchant/website yang menggunakan mata uang dollar. Sebelum melakukan pembayaran, cek kurs terlebih dahulu untuk mengetahui nilai tukar rupiah pada saat itu.

Tip:

  • Meskipun pembayaran menggunakan dollar, tetapi request VCN harus tetap menggunakan rupiah.
  • Saran saya, setelah mengetahui kurs dan mengkonversinya ke dalam rupiah, sebaiknya lebihi 10 atau 20 ribu ketika request VCN untuk menghindari transaksi ditolak karena dana kurang.
  • Jangan khawatir, saldo yang terpotong adalah saldo yang terpakai. Sisanya akan dikembalikan ke rekening Anda.
  • Pengisian nama sama dengan ketika Anda menggunakan aplikasi pada subbab sebelumnya.
  • Sebaiknya lakukan transaksi via desktop karena di smartphone tidak ada pilihan negara Indonesia, entah kenapa.

Saya akan memberikan contoh transaksi di Pixabay, semacam membelikan kopi untuk para fotografer yang fotonya sering saya pakai. Tidak banyak sih, hanya $1 USD. Untuk transaksi ini, saya meminta VCN sebanyak Rp20 ribu, yang terpakai hanya Rp14.128. Oh ya, untuk kesejahteraan bersama, tolong abaikan nama asli saya.

 

Oh ya, BNI Debit Online juga bisa digunakan untuk booking tiket pesawat online. Sebab seingat saya tidak semua maskapai penerbangan atau agen perjalanan menyediakan metode pembayaran dengan kartu debit.
Keberadaan BNI Debit Online dan VCN bukan hanya fitur baru yang memudahkan, tapi juga sebuah inovasi, seperti yang dikatakan BNI sendiri. Hari ini, para pemilik kartu debit yang belum mampu atau mau apply kartu kredit diberi fasilitas untuk melakukan transaksi di dalam maupun di luar negeri. Ini tentu saja memudahkan, terutama bagi saya yang sering gatal ingin membeli vektor di website-website luar.
Sekian cerita pengalaman saya ketika menggunakan BNI Debit Online. Please feel free to share your own experience. Anda yang masih membutuhkan bantuan, bisa menghubungi kontak BNI di bawah ini:
  • BNI Call: (021) 500046/68888 (khusus BNI Debit Online)
  • Call Center: 1500046
  • Facebook: BNI
  • Twitter: @BNI46

 

Salam,

~eL

 

15 Comments

  1. November 22, 2015 at 7:59 am

    kerenn mbak..informasinya komplit

  2. November 22, 2015 at 10:12 am

    paket lengkap nih, good luck Uchan

  3. November 22, 2015 at 5:46 pm

    Wah, ini beneran dari A sampai Z, infonya lengkap. TFS ya 🙂

  4. November 22, 2015 at 8:49 pm

    gileee ini dikerjain sehari, apalagi kalos emiggu bisa paket lengkap dah, gampang ya pake debit online BNI, tinggal via sms aja

  5. November 23, 2015 at 1:33 am

    Terima kasih 🙂

  6. November 23, 2015 at 1:34 am

    Nuhun, tetep mohon doa semoga postingan ini bermanfaat dan menang lomba. #eh

  7. November 23, 2015 at 1:34 am

    Semoga bermanfaat. 😀

  8. November 23, 2015 at 1:35 am

    Aku seneng karena bisa pake belanja dari luar juga. 😀

  9. November 24, 2015 at 3:27 am

    paket komplit!
    pasti menang nih.
    Insya Allah
    Btw, jadi tergoda mau jadi nasabah BNI.
    Habis waktu kuliah suka trauma sama pelayanannya.
    Hiikss.. eh kog malah curhat yaaa

  10. November 25, 2015 at 3:08 am

    BNI adalah bank kedua setelah ada bank satu lagi yang merevolusi pelayanannya. Sekarang bagus, kok. Bagus banget malah.

Leave a Reply