5 Senjata Utama Seorang Blogger

Last updated Jul 24, 2019 | ADVERTORIAL, BLOGGING, DESIGN | 26 comments

5 Senjata Utama Blogger

Dulu, dulu sekali, ketika dunia kepenulisan masih sesantai menuliskan ide di bungkus rokok atau semudah melamun di angkot, saya masih bisa menulis cerpen di kertas folio. Saya masih bisa datang ke warnet untuk mengetik lalu mengirimkannya ke media. Tapi itu dulu, ketika aku belum jatuh cinta padamu. *Naon ai maneh, Chan?

Sekarang, ketika benar-benar terjun menjadi blogger tanah air sekaligus desainer, ada beberapa hal yang saya sadari: saya tidak bisa bekerja tanpa bantuan teknologi. Anda akui atau tidak, kita bukanlah apa-apa tanpa perangkat teknologi ini. 


Modal Kerja Blogger

Bagi Anda yang baru mau mulai menjadi blogger, berikut beberapa modal kerja atau “senjata” yang sebaiknya Anda miliki:

1.Komputer

Fungsinya tentu saja untuk mengetik tulisan dan mempostingnya di blog. Meski saya juga tahu ada beberapa blogger yang hingga mulai ngeblog sampai hari ini hanya menggunakan smartphone, Nurul Noe contohnya. Saya salut untuk blogger-blogger yang ngeblog memakai smartphone, sungguh. Kalau saya mah da pasti kararagok.

Komputer jenis apa? Bisa komputer desktop atau laptop, pilih yang menurut Anda paling cocok. Meski dalam kasus saya, saya punya dua-duanya karena selain untuk menulis, saya juga menggunakan komputer untuk mendesain.

Tip Memilih Komputer

  • Minimal RAM 2GB untuk sekadar ngeblog dan RAM 4GB jika Anda menggunakannya untuk mendesain juga.
  • Sesuaikan software yang digunakan dengan kapasitas RAM, kecepatan, dan kapasitas hardisk.
  • Contoh: laptop saya RAM-nya cuma 4GB, untuk mendesain saya hanya bisa menggunakan Adobe CS5, lebih dari itu laptop saya akan hareeng.
  • Hapus software yang tidak digunakan.
  • Pertimbangkan juga untuk membeli cooling pad atau kipas untuk laptop. Ini agar laptop Anda tidak cepat panas dan rusak.

2. Internet

Pisahkan saya dari internet, maka saya akan murang-maring. Hahaha. Saya baru menyadari ini sebulan terakhir, sebetulnya. Sempat berpikir bahwa tergantung kepada Internet itu tidak baik dan akan memangkas kreativitas. But, hidup tanpa Internet? I can’t, seriously I can’t. 

Karena saya tidak bisa bekerja tanpa ada Internet. Tidak bisa posting, tidak bisa membalas komentar, tidak bisa mengirimkan atau menerima e-mail pekerjaan. Juga tidak bisa stalking akun mantan. (abaikan poin terakhir)

Jaringan internet macam apa yang sebaiknya digunakan? Well, tergantung kebutuhan juga sih. Jika intentitas penggunaan Internet Anda cukup tinggi, saya sarankan untuk menggunakan jaringan fiber optik karena lebih stabil. Juga lebih hemat jika dibandingkan dengan menggunakan modem atau tathering dari smartphone.

Tip Memilih Internet

  • Perhitungkan kebutuhan Internet per bulan. Kecepatan, kuota, jumlah perangkat yang digunakan, serta bujet yang Anda sediakan.
  • Ketahui juga sinyal internet provider yang paling baik di daerah Anda. As we know, tidak ada internet provider paling baik, yang ada adalah internet provider paling cocok.
  • Jika kebutuhan internet Anda cukup intens, saya sarankan untuk menggunakan jaringan fiber optik. Jika Anda hanya memerlukannya untuk posting blog, e-mail, dan media sosial, modem juga cukup.
  • Saya sarankan untuk tidak menggunakan tathering dari smartphone. Dadas euy mun dipake dina laptop mah.

3. Smartphone + Paket Data

Blogger tanpa punya smartphone? Hahahasyem. Seriusan, semua pekerjaan tidak ada yang beres tanpa smartphone. Misalnya, kalau datang ke event, kita kan harus livetweet. Coba, gimana caranya nge-twit kalau tidak ada smartphone? Pake laptop bisa sih, tapi berabe, belum lagi kalau harus mengambil foto dan langsung ditwit.

Sudah sejak beberapa bulan lalu smartphone saya rusak, hanya bisa dipakai di SIM 2 dengan sinyal 3G. Berhubung nyaris semua provider lebih mengutamakan sinyal 4G, jadi setiap kali digunakan smartphone saya ya loading setiap saat. Tak terhitung kesulitan yang harus saya hadapi.

Itu sebabnya mengapa jika sedang dalam perjalanan saya sulit sekali dihubungi. Padahal, jika ingin memanfaatkan waktu secara efektif, dalam perjalanan Bandung-Jakarta misalnya, bisa saya gunakan untuk bekerja. Itulah sebabnya saya jadi “hamba” WIFI kalau ke mana-mana. Repot banget.

Fungsi smartphone untuk blogger:

  • Komunikasi dengan sesama blogger atau brand (WA).
  • Livetweet ketika datang ke event.
  • Social media campaign, terutama IG yang tidak bisa dipakai di perangkat lain.
  • Post di media sosial supaya Klout score stabil. *halah
  • Foto-foto.
  • Booking ojek online untuk transportasi 😀

4. Kamera

Ini tentatif, sebetulnya. Tapi belakangan, kamera para blogger emang lebih ngeri daripada fotografer betulan. Biasanya saya menggunakan kamera untuk mengambil foto produk yang sedang direview atau foto liputan event. Terus terang, menurut saya sih foto smartphone saja tidak cukup jika ingin benar-benar serius di dunia blogger.

Ya sebut saja Alodita yang terkenal dengan foto-foto postingannya yang ehem banget. Emang dia pake kamera smartphone? Jelas tidak, Marisol.

Tip Memilih Kamera

  • Sesuaikan dengan kebutuhan. Ini selalu saya jadikan poin pertama. Misalnya, kalau Anda blogger “rumahan” yang hanya memerlukan kamera untuk foto produk, sesekali event, atau untuk foto di IG, mirrorless cukuplah. Berbeda kalau Anda adalah travel blogger yang foto-fotonya harus super ketjeh. Meskipun berat, tapi saya kira DSLR masih pilihan paling baik.
  • Sesuaikan dengan bujet. Fotografi itu hobi yang mahal, lho. Jadi, pilihlah kamera yang setidaknya tidak terlalu menguras tabungan Anda.
  • Jika tidak tersedia bujet, coba ikut lomba blog yang hadiahnya kamera. Saya juga gitu sih dulu, punya kamera sebagai hadiah lomba blog da mun ngahaja meuli mah teuing iraha kabeulina meureun.

5. Mobile WIFI

Seperti yang saya katakan sebelumnya, apalah artinya seorang blogger tanpa sinyal internet? Mobile WIFI biasanya saya pergunakan untuk saat-saat darurat atau untuk di perjalanan. Karena jika tathering dari smartphone itu matak dadas, jadi jika dalam perjalanan dan saya harus tetap bekerja menggunakan laptop, mobile WIFI-lah solusinya.

Tip Memilih Mobile WIFI

  • Pilih yang bisa dipakai di seluruh Indonesia. Alasannya jelas, agar bisa dibawa dalam perjalanan ke mana saja.
  • Kalau untuk sinyal jelas berbeda-beda, tergantung lokasi. Misalnya, mobile WIFI saya mamprang jika dipakai di rumah Ibu, cenderung stabil meski dibawa ke luar kota, tapi ngabangke jika dipakai di kosan saya.
  • Lihat dan teliti paket datanya dengan saksama, jangan sampai ada poin-poin tanda bintang yang membuat Anda merasa dibohongi.

Mungkin Anda bertanya-tanya, untuk jadi seorang blogger kok ya mahal banget? Jika Anda seorang blogger yang ngeblog-ngeblog asyik tanpa berniat untuk memonetisasi, ya tidak semua modal kerja itu mesti dimiliki. Tapi jika Anda memang menjadikan blog sebagai sarana untuk mendapatkan penghasilan, ya mau tidak mau, toh? Sama seperti ketika membuka usaha, Anda tentu harus punya modal, bukan? Saya menganggap 5 modal kerja di atas sebagai modal a.k.a investasi.

Karena sifatnya modal, tentu harus mencapai Return on Investment (ROI) dalam waktu yang ditentukan. Kalau mau itung-itungan, semua modal kerja sudah balik modal kecuali internet karena sifatnya berkala.

Kebutuhan Internet saya sekitar 600 ribu per bulan (fiber optik untuk in-house dan paket data untuk mobile WIFI), ini dimasukkan ke dalam monthly expenses. Mahal? Tidak ada yang cuma-cuma dalam hidup, termasuk pengalaman, begitu kata Kak Mira Antigone.

Rencananya saya ingin menambah modal kerja dengan printer yang dilengkapi dengan scanner plus fotokopi. Tapi nantilah kalau ekonomi keluarga sudah settle lagi. Kalau Anda, apa saja “senjata” ngeblog Anda?

Salam,
~eL

Related Articles

Rice Cooker Cosmos Harmond untuk Nasi yang Lebih Sehat

Rice Cooker Cosmos Harmond untuk Nasi yang Lebih Sehat

"Ngaliwet kayaknya enak, nih," ide itu tercetus tiba-tiba. Setelah beberapa menit baru sadar bahwa kemampuan saya memasak setara dengan kemampuan Nia Ramadhani dalam mengupas salak: NOL BESAR. "Aduh, pan teu boga kastrol. Emang bisa ngaliwet make rice cooker? Kumaha...

Website Bisnis, Menjaring Peluang di Era Ekonomi Digital

Website Bisnis, Menjaring Peluang di Era Ekonomi Digital

Indonesia, Kepulauan DigitalBill Gates tidak bercanda ketika mengatakan, "Jika bisnis Anda tidak ada di internet, maka bisnis Anda akan gulung tikar." Kedengarannya memang agak berlebihan, tapi di era ekonomi digital, go online adalah hal yang tak bisa...

Pasang Iklan Jual Rumah Online via Aplikasi

Pasang Iklan Jual Rumah Online via Aplikasi

Di era teknologi seperti sekarang ini, kita hampir bisa melakukan semua hal dengan mudah, termasuk pasang iklan jual rumah online. Tapi, apakah menjual rumah tanpa perantara agen properti adalah cara yang efektif agar rumah cepat laku? Well, di artikel kali ini saya...

Comments

26 Comments

26 Comments

  1. Cindy Vania

    Kalau aku sih yang paling penting smartphone, internet & paket data.

    Soalnya aku kalo foto, edit sama nulis lebih sering pake smartphone aja ?

    Jadi pengennya kalo ada budget, ganti smartphone yang punya kamera canggih. Heheh..

    Reply
  2. ifaavianty1

    Beliin akuh atuh teteeeh…da saya mah masih pake produk zaman baheula….

    Reply
  3. Pandu Aji Wirawan

    Yang nomer 5 aku enggak punya. Kalau udah jalan luar kota blognya libur dulu. Ntar ditulis kalau sudah pulang :D.

    Reply
    • LangitAmaravati

      Lah, masalahnya aku jalan juga perjalanan dinas sebagey blogger. Hahaha.

      Reply
  4. dwi sari

    Mirrorless, ya karna ya cuman sekali2 doang saya datang ke event…belum jadi travel blogger kece cetar membahana juga nih *kok curhat sih*

    Reply
  5. Winda Carmelita

    Teteh, lima poin di atas kurang lengkap tanpa “keripik” sebagai pasokan energi dan pengurai benang kusut di perut dan otak :p

    Reply
  6. Virly Ka

    Saya belum punya kamera,, belum ada bajet dan belum pernah menang ?
    Setuju banget internet paling penting buat stalking akun mantan. Hahaha

    Reply
  7. Akarui Cha

    Aamiin. Semoga impian memnambah modalnya segera terealisasi ya Mba. Dari 5 aku baru punya beberapa nih mba. Bahkan belum punya kamera yang mumpuni. Baru mengandalkan kamera smartphone aja. Mudah mudahan aku juga bisa menambah modal yaaa. Aamiin ya rabbal alamin.

    Reply
    • LangitAmaravati

      Aamiin. Didoain semoga rezekinya lantjar biar bisa beli alat perang yang mumpuni.

      Reply
  8. alsheila vannya

    Hai..

    ketika aku baca kamera blogger lebih serem dr fotografer bener juga ya. buat foto 1 moment aja muka aku udah serius banget hihihi…
    pengennya mirrorless apa daya uda punya ya dslr, tapi tetep di syukuri toooh.

    thank you sharing ya .

    alsheilaaa.blogspot.co.id

    Reply
    • LangitAmaravati

      Bu, kebalik, Bu. “Kasta” kamera paling ketjeh tetep DSLR kalau kata aku mah. Hahaha.

      Reply
  9. Nchie Hanie

    Aku belon punya kamera kereen uchaaan
    masih pake pocket, dslr di jual hahhaa
    Jadi sekarang mah poto2nya ngandelin di hp aja

    Reply
    • LangitAmaravati

      Kamera HP-nya kan udah keren kalau Teh Nchie mah. 😀

      Reply
  10. Yasinta Astuti

    Senjata utamanya mah hati yang happy wehehhee
    Aku jarang juga pake kamera buat kepentingan ngeblog teh. Di rasa-rasa asa rempong dan jadi beban kalau fotonya butut qiqiqii

    Reply
    • LangitAmaravati

      Kamera pocket juga jadilah kalau buat yang pro mah. 😀

      Reply
  11. Muthi Haura

    Aku nggak punya kamera. Masih nabung buat beli kamera. Doain aku bisa sesegera mungkin punya kamera ya mbak ;))

    Reply
  12. Haeriah

    Yang saya belum punya kamera, selama ini masih mengandalkan kamera hp yang pas pasan. Niatnya sih mau beli apa daya isi dompet belum mengizinkan….

    Reply
  13. Inayah

    Notes. Aku masih lupaan. Jadi perlu catetan jugak wkwkw. Buku. Jadul amat yak

    Reply
  14. Maria Soraya

    poin nomor 3 bikin aku inget …

    maret 2016 waktu pertama mulai ikut2 acara offline blogger meni nyeri hate .. kirain acara yg dibikin tabloid nova itu hanya semacam talkshow biasa … eeeeh di acara ada lomba live tweet + live instagram … saat semua (ternyata) blogger sibuk pepotoan, aku diem wehh … blogger yg duduk disebelahku pun nanya “kamu gak ikut live instagram ato live tweet” … aku ngeles, smartphone-ku lowbatt … sepanjang acara aku doa, pulang pengen menang apa gitu biarpun gak bisa ikutan live tweet/instagram … alhamdulillah menang doorprize … trus ada lomba blognya, aku nazarin klo menang beli smartphone bagus …alhamdulillah menang 😀

    intinya, blogging itu ya butuh modal, sekarang aku lagi usaha kepingin punya kamera, doakan terwujud ya teh

    (ya ampun ini komen apa curhat sikk, panjang bangeeeet hehehehe)

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This