Mau Belajar Coding Gratis? Di Sini Tempatnya

Last updated Oct 21, 2020 | CODING | 0 comments

Tempat belajar coding gratis

Belajar coding sering terdengar menyeramkan, terutama bagi para pemula atau yang baru mulai belajar. Karena, terus terang, itu pula yang saya rasakan ketika baru belajar dulu. Ternyata, setelah benar-benar terjun, saya justru lebih suka ngoding daripada mendesain atau bahkan menulis. Bahasa pemograman tidak semenyeramkan yang kita kira, kok.

Harus saya akui, menjadi developer memang tidak mudah, apalagi tanpa pendidikan formal. Tapi bukannya tidak bisa dipelajari. Nah, untuk Anda yang ingin jadi developer tapi belum bisa ikut pendidikan formal atau sedang mempersiapkan diri untuk kuliah, berikut beberapa situs web dan channel Youtube tempat Anda bisa belajar.


Situs Web & Channel Youtube Belajar Coding Gratis – Bahasa Indonesia

Meskipun bertajuk gratis, bukan berarti tutorialnya juga kacangan. Justru sebaliknya, developer/programmer pemilik situs & channel Youtube di bawah ini bisa dibilang total sekali membagikan ilmunya. Wajar sih, kebanyakan dari mereka memang praktisi di bidang ini.

1. Web Programming Unpas

Belajar Coding di Channel Youtube Web Programming Unpas

Channel Youtube-nya Pak Sandhika Galih ini memang dabest. Di Web Programming Unpas, Anda bisa belajar berbagai macam bahasa pemograman seperti PHP Native, Laravel, CodeIgniter (CI), dan Javascript. Update terbaru, ada juga SaaS, materi yang sulit saya pahami karena kebanyakan tutorialnya bahasa Inggris. Ter-love banget lah emang Pak Dhika ini. 😀

Bukan itu saja, di sini juga Anda bisa praktik langsung membuat website sederhana. Dipandu dari awal sampai jadi, gaes.

“Tapi, Teh, saya baru banget belajarnya. Masa langsung belajar Laravel atau bikin web?”

Eits, jangan mundur dulu. Buat Anda yang benar-benar pemula, di channel Web Programming Unpas (WPA) ada juga lho tutorial HTML dan CSS. Kalau masih bingung harus mulai belajar dari mana, Pak Dhika juga bikin video tentang roadmap untuk developer.

Dengan cara mengajarnya yang runut, tertata, dan pelan-pelan, kita akan mudah mengerti. Jadi bukan hanya tentang how-to, kita juga diajari agar paham fungsi setiap syntax yang kita tuliskan. Saya ikut juga kelas berbayarnya, jadi Pak Dhika ini udah seperti dosen online favorit. Overall, saya sangat merekomendasikan WPA.


2. Sekolah Koding

sekolah koding

Sekolah Koding punya dua jenis kelas: gratis dan berbayar. Banyak sekali pilihan bahasa pemograman, sampai bingung mau belajar dari mana dulu. Lengkaaappp. Ada PHP native, Laravel, NodeJS, Python, Go Lang, Javascript, sampai Kotlin pun ada.

Ini memang platform khusus untuk kelas online, jadi tampilannya seperti di atas agar kita tidak kesulitan. Sayangnya banyak sekali video tutorial yang tanggal upload-nya sudah bertahun-tahun lalu sementara masing-masing bahasa pemograman biasanya update atau ada versi terbarunya. Tapi saya belum coba semuanya dan belum paham semua bahasa pemograman jadi kurang tahu juga apakah syntax-syntax-nya sudah deprecated (usang) atau tidak.


3. Prakerja Org

Prakerja Org

Prakerja Org digadang-gadang sebagai “pesaing” situs web prakerja milik pemerintah meski inisiatornya sendiri mengelak. Tapi kalau saya boleh jujur, untuk materi programming, Prakerja Org jauh lebih baik daripada yang milik pemerintah.

Memang, tutorial programming belum sebanyak WPA atau Sekolah Koding, tapi bagi Anda yang tertarik dengan data science atau hal semacam itu, bisa banget belajar di sini.


4. Angga Risky

Belajar coding online di Angga Risky

Channel Angga Risky sebetulnya berbahasa Inggris, tapi karena dia orang Indonesia jadi saya masukkan di sini. Kang Angga ini tutor saya di kursus online Build with Angga (BWA), jadi sudah hafal betul lah kualitas tutorialnya seperti apa.

Bukan hanya belajar ngoding, di channel Kang Angga Anda juga bisa belajar UI/UX design baik web maupun mobile application. Kalau Anda lebih tertarik untuk jadi front-end developer bisa banget mulai belajar dari sini.


5. Kelas Terbuka

Kelas Terbuka

Kelas Terbuka sepertinya lebih cocok buat Anda yang lebih tertarik di back-end atau full-stack developer. Di sini Anda bisa belajar Java, C++, Django, Python, Laravel, NumPy, dll. Hmmm … not really beginner friendly, tapi coba aja gih, siapa tahu jodoh. Jodoh sama materinya ih aikamu, bukan jodoh yang lain. 😀


Channel Belajar Ngoding – Bahasa Inggris

“Kok dipisahkan, Teh? Kenapa tidak disatukan saja?”

Gini, saya tahu bahwa developer mesti ngerti bahasa Inggris karena bahasa pemograman, syntax, dan dokumentasi selalu bahasa Inggris. Tapi saya juga paham bahwa bahasa kerap menjadi kendala. Terutama karena tutor atau Youtuber berasal dari berbagai negara dengan aksen berbeda-beda. Tutorialnya sih keren, tapi kalau kita gak paham ya untuk apa juga?

Nah, untuk Anda yang tidak punya kendala dengan bahasa atau yang ingin sekalian memantapkan listening sambil belajar ngoding, ada beberapa channel yang saya rekomendasikan:

1. LearnWebCode

Bagi Anda yang tertarik dengan WordPress theme development, ini channel yang tepat untuk memulai. Selain itu Anda juga bisa belajar tentang bahasa pemograman dan framework seperti Javascript, React, Node, dan sebagainya.

Brad, pemilik channel ini, merupakan tutor di Udemy. Saya ikut salah satu kelasnya. Cara mengajarnya menurut saya enak banget. Pelan, runut, dan bahasa Inggrisnya mudah dipahami bahkan oleh saya yang listening-nya parah. 😀

Tidak seperti channel lain yang kebanyakan how to, Brad lebih fokus pada memberi pemahaman tentang syntax apa pun yang kita gunakan. Sayang sekali untuk playlist WordPress banyak kode yang deprecated jadi kita harus sering-sering crosscheck ke dokumentasi WordPress juga.


2. FreeCodeCamp

Channel Youtube-nya Free Code Org. Di webnya, Anda bisa belajar step by step sesuai dengan roadmap developer, jadi tidak usah pusing-pusing harus mulai dari mana dulu. Di webnya juga Anda akan diberi teori lalu latihan on the site. Efektif sekali untuk belajar. Tampilan webnya seperti ini:

Di channel Youtube, tentu metodenya sedikit berbeda. Di sini Anda bisa menemukan video pembelajaran yang lengkap banget mulai dari front-end paling dasar sampai back-end. Beginner friendly? Yes. Dibawakan oleh banyak tutor, jadi saya tidak bisa komen lebih jauh tentang cara pengajarannya karena masing-masing tutor punya kelebihan dan kekurangan.


3. Code Academy

Formatnya hampir sama dengan Free Code Org, tapi di Code Academy ada yang gratis ada juga yang berbayar. Tapi yang gratis juga cukup kok untuk mulai belajar mah. Selain channel Youtube, ada juga webnya. Metode pengajaran hampir sama dengan Free Code Org.


4. DesignCourse

Lebih banyak membahas desain UX/UI dan front-end, cocok buat Anda yang ingin memulai jadi front-end developer. Bahasannya update banget, pokoknya apa aja yang lagi happening di dunia developer, ada aja di channel ini.

Sayang cara ngomong Gary Simon cepet banget jadi saya sendiri sering kesulitan. Tapi kalau Anda gak punya masalah dengan bahasa, intip gih channel-nya.


5. Dev Ed

Di sini, Anda bisa belajar tentang desain web, web development, dan berbagai tools yang sering digunakan oleh web designer dan developer. Cara penyampaian materinya lucu, lebih terasa sedang ngobrol dengan teman alih-alih sedang belajar.

Kalau dilihat dari playlist-nya sih tidak terlalu banyak bahasa pemograman yang dibahas. Paling ada JS, Python, React, dan Node. Ada juga HTML dan CSS dasar. Selain itu, ada juga how to, tip & trik, dan gosip-gosip seputar dunia developer.


6. W3Schools

W3schools bukan tempat kursus, lebih seperti perpustakaan. Pusat pengetahuan bahasa pemograman sekaligus tempat nyontek syntax. 😀

Jika Anda baru mulai, saya akan menyarankan untuk jalan-jalan ke W3School dan berkenalan dengan HTML dan CSS paling dasar. Di sana Anda juga bisa belajar code on site untuk syntax-snytax sederhana.

Tiga bulan sekali, saya akan ke sini dan ikut semacam tes untuk menguji sejauh mana pemahaman saya tentang bahasa pemograman yang sedang dipelajari.


7. Tutplus Web Design

Besutannya Envato, salah satu pelopor di dunia edukasi dan tutorial. Ada channel Youtube-nya juga, tapi saya lebih merekomendasikan versi web karena lebih komprehensif. Di sini Anda bisa menemukan berbagai metode pengajaran mulai dari how to, kursus, sampai ebook. Sayangnya untuk how to topiknya random jadi agak membingungkan bagi pemula karena tidak tahu harus belajar dari mana dulu.

Selain yang gratis, ada juga kursus berbayar dengan harga masuk akal. Pengajarnya ya para developer kawakan. Tapi, baca dulu silabusnya betul-betul. Hindari ikut kursus yang lama-lama karena software yang digunakan sudah -apa ya?- tidak terlalu update. Contoh, ada kursus cara membuat web, tapi tutornya pakai code editor Adobe Dremweaver geura. Kan pusying nya. 😀


Selain web dan channel Youtube di atas, ada juga Google Developer, Mozilla Developer, Udacity, dan Material IO. Keempatnya besutan Google dan Mozilla. Bukan tempat kursus melainkan tempat baca-baca dan agak kurang ramah untuk pemula, tapi banyak sekali pengetahuan yang bisa kita dapat di sana.

“Harus mulai dari mana?”

Ini kerap jadi pertanyaan para pemula. Idealnya sih belajar dulu struktur data dan algoritma. Sayangnya saya tidak kapabel untuk menyampaikan ini, so Anda bisa cus ke channel WPA karena di sana ada pembahasan tentang ini dan disampaikan langsung oleh dosen TI.

Oke, sekian dulu ngobrol-ngobrol tentang tempat belajar coding gratis. Semoga bermanfaat dan selamat belajar.

Sun jauh,
~eL

Related Articles

No Results Found

The page you requested could not be found. Try refining your search, or use the navigation above to locate the post.

Comments

0 Comments

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This