Part 1: Masalah-Masalah di Blogspot dan Solusinya

Mar 1, 2021 | BLOGGING, BLOGSPOT | 0 comments

Meskipun sederhana dan mudah digunakan, tak jarang terjadi masalah-masalah teknis dan nonteknis di Blogspot. Sumber masalahnya pun bermacam-macam. Kadang dari platform itu sendiri, dari user/si blogger, kadang dari theme.

Nah, kali ini kita ngobrol-ngobrol tentang troubleshooting di Blogspot. Mencari akar masalah, penyebab, dan solusinya agar di kemudian hari jika Anda mengalami masalah yang sama tidak perlu panik.

Artikel ini merupakan seri dari “Blogspot Troubleshooting”, dibagi ke dalam beberapa bagian dan akan diperbaharui secara berkala.


Troubleshooting di Blogspot

1. Tampilan Huruf Tidak Sama

Ketika Anda berganti template blog, kadang tampilan huruf di artikel tidak sama dengan tampilan huruf di demo/template baru. Juga sering terjadi ketika mempublikasikan artikel baru tiba-tiba aja jenis hurufnya “aneh”.

Penyebab: inline CSS

Ini karena ada inline CSS di artikel yang bersangkutan. Inline CSS maksudnya CSS/style yang diberikan langsung di elemen HTML. Dalam hal ini, style langsung diberikan dalam artikel. Padahal, seharusnya tampilan sudah diatur oleh template.

Di post editor, Anda bisa melihat inline CSS dengan cara mengganti mode ke HTML view. Seperti yang Anda lihat pada gambar di bawah, ada style=font-family, size, dsb. Ini yang menyebabkan jenis huruf atau tampilan artikel Anda tidak sama dengan template atau setting default.

“Kalau jenis huruf dan sebagainya sudah diatur theme, kok yang tampil malah yang inline CSS?”

Begini, inline CSS di post editor memiliki “derajat” yang lebih tinggi. Pengaturan apa pun yang Anda terapkan di sini akan menimpa semua pengaturan yang ada di theme.

Hal ini biasanya terjadi karena beberapa hal:

a. Setting Manual CSS

Anda menggunakan setting huruf manual seperti mengubah jenis huruf, ukuran, warna, dll. Ini akan membuat huruf default theme tertimpa.

Solusi:

  • Blok konten >> remove formatting (tanda T coret di editor).
  • Ini akan mengembalikan format huruf ke default/sesuai template.
  • Hindari mengubah tampilan huruf langsung di artikel/post editor karena praktik inline CSS sangat tidak disarankan. Jika mau mengubah tampilan, lakukan di theme customizer.
  • Jika theme customizer di theme Anda tidak ada fitur pengaturan jenis huruf (biasanya karena menggunakan theme gratis), ubahnya di edit HTML.

b. Copas dari Word

Masalah yang sama juga sering terjadi ketika Anda copas dari Word langsung ke post editor. Pengaturan huruf dari Word akan terbawa ke post editor.

Solusi:

  • Remove formatting seperti di poin a.
  • Kalau mau copas dari Word, copas-nya di mode HTML view, bukan di compose view.
  • Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan Notepad ketika membuat draft karena Notepad tanpa styling.

2. Not Secure

Setiap kali ada yang berkunjung ke blog Anda, selalu tampil “Your connection is not private” seperti ini.

Penyebab: blog Anda tidak menggunakan https

Solusi: aktifkan https, caranya bisa lihat di artikel berikut:

3. Post/Page/Komen Terhapus

Misalnya Anda tidak sengaja menghapus post/page/komentar.

Penyebab: ya karena terhapus. 😀

Solusi:

  • Tidak ada. Blogspot tidak dilengkapi dengan fitur trash bin seperti WordPress. Jadi ya sudah relakan saja.

4. Tampilan Mobile Berbeda dengan Desktop

Ini masalah yang absurd, tapi karena sempat ada yang bertanya jadi saya masukkan di sini. Kenapa tampilan desktop berbeda dengan tampilan mobile? Itu karena semua web harus responsive atau menyesuaikan ukuran device.

“Saya mau tampilan mobile persis sama dengan dekstop, maunya sidebar di kanan. Bisa?”

Nope. Never. Walaupun Anda ceurik geutih, sebagai theme developer saya tidak akan mengabulkan itu karena mobile friendly adalah “harga mati”. Dan jangan coba-coba mengubahnya sendiri karena responsive adalah salah satu ranking factor atau yang menentukan peringkat blog Anda di hasil pencarian. Ya, kecuali Anda mau blognya hilang dari mesin pencari.

5. Gagal Pointing Domain

Anda mengganti domain ke TLD (dot com, org, dsb.) tapi ketika setup di blog, selalu eror.

Penyebab:

  • Masa propagasi atau perpindahan server memakan waktu maksimal 1×24 jam.
  • Salah name server atau DNS.

Solusi:

  • Cek ulang name server dan pengaturan DNS di client area hosting provider Anda.
  • Jika sudah benar, tunggu dan jangan tutup browser, 1/2 jam kemudian save ulang.
  • Jika sudah lebih dari 1 hari tapi masih eror, silakan minta bantuan hosting provider tempat Anda membeli domain.

6. Error Setting HTTPS

Ketika akan setting https dan muncul eror seperti pada gambar, jadi https blog Anda tidak bisa diaktifkan. Ini hanya terjadi di blog dengan TLD.

Penyebab:

  • Saya kurang tahu penyebab pastinya. Mungkin karena dulu blog dengan custom domain kan memang tidak bisa mengaktifkan https.
  • Biasa terjadi pada blog-blog yang TLD-nya dipasang sebelum tahun 2017.

Solusi:

  • Copot atau delete custom domain terlebih dahulu. Blog Anda akan kembali memakai subdomain atau domain gratisan.
  • Aktifkan https seperti di poin 2.
  • Tunggu beberapa menit sampai keduanya (https availability dan https redirect) aktif.
  • Jika sudah aktif, pointing/pasang ulang custom domain.

Tip:

  • Proses ini memakan waktu kurang lebih 15 menit – 1 jam. Lakukan ketika trafik sedang senggang atau ketika tidak banyak pengunjung ke blog Anda.
  • Karena ada perubahan permalink sementara, jangan lakukan ini sesaat setelah submit link URL untuk lomba blog, misalnya. Lakukan sebelum Anda submit link atau 1 jam setelahnya.
  • Bagaimana dengan link-link dulu yang telah tersebar di berbagai medsos? Tidak masalah, link tanpa https akan langsung dialihkan ke https.

“Saya mau mencopot credit di footer tapi ketika itu saya lakukan blog saya redirect ke blog lain. Kenapa?”

Penyebab: Anda pakai theme gratisan. Ada script khusus yang mengatur jika copyright theme dihapus, blog Anda akan langsung dialihkan ke web theme developer.

Solusi:

  • Ya jangan dihapus.
  • Ganti dulu ke theme default blogger lalu pasang lagi theme yang ada copyright.
  • Kalau tidak mau ada copyright, beli theme premium.

Untuk part 1, saya cukupkan sampai poin 7 agar tidak terlalu panjang. Sampai jumpa di part kedua. Oh ya, jika Anda memiliki masalah yang belum termasuk di sini dan memerlukan bantuan, silakan sebutkan di kolom komentar.

Salam,
~eL

Related Articles

Mempercepat Loading Speed WordPress

Mempercepat Loading Speed WordPress

Loading speed atau kecepatan loading sebuah website termasuk salah satu ranking factors. Dengan kata lain, kecepatan loading bisa menentukan peringkat web kita di hasil pencarian. Selain itu, juga berpengaruh terhadap user experience atau pengalaman pengguna. Setiap...

Cara Optimasi SEO Pencarian Konten Melalui Suara

Cara Optimasi SEO Pencarian Konten Melalui Suara

Optimasi SEO hingga saat ini menjadi metode ampuh untuk meningkatkan traffic website. Optimasi ini sudah menolong ribuan website dengan berbagai nama toko online untuk menjaring konsumen baru setiap harinya. Bahkan, SEO juga bisa meningkatkan loyalitas konsumen lama...

Mau Jadi WordPress Theme Developer? Kuasai Dulu Hal-Hal Ini

Mau Jadi WordPress Theme Developer? Kuasai Dulu Hal-Hal Ini

Apa, sih, yang dimaksud dengan WordPress theme developer? Secara sederhana, developer yang membuat theme WordPress (WP). Theme WP from scratch, ya. NGODING, bukan membuat web memakai page builder seperti Divi atau Elementor. Ini juga bukan tentang framework seperti...

Comments

0 Comments

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *