Mengekalkan Ingatan dengan USB OTG SanDisk

Oct 2, 2019BLOG COMPETITION, TECHNOLOGY16 comments

Andai waktu bisa diputar ulang, saya ingin sekali kembali ke hari itu dan mengambil keputusan yang berbeda. Hari di penghujung bulan November empat tahun lalu. Hari ketika saya kehilangan ponsel dan seluruh data di dalamnya.

Andai waktu itu saya tak lupa memeriksa kembali tas sebelum pergi, barangkali saya akan tahu bahwa ponsel saya tak ada di dalamnya, melainkan tergeletak di teras. Andai waktu itu saya tak terburu-buru, barangkali ponsel saya tak akan dicuri oleh entah siapa. Barangkali saya tak akan kehilangan apa-apa.

Andai ….

Kehilangan ponsel memang menyakitkan, tapi ada yang lebih menyakitkan: kehilangan data. Di sanalah, di ponsel itu, semua kenangan dan ingatan bahagia disimpan. Foto-foto saya ketika hamil, foto anak saya Aksa saat bayi, foto langkah pertamanya, video ketika untuk kali pertama ia memanggil saya “Bunda”.

Dan yang paling menyakitkan, di ponsel itu jugalah tersimpan satu-satunya foto Aksa sedang digendong ayahnya.  Momen yang tak bisa terulang karena sejak saya mengandung hingga melahirkan, lelaki itu hanya datang satu kali kemudian pergi. Ia tak pernah kembali. Hingga hari ini.

Seakan-akan itu belum cukup, beberapa bulan kemudian PC saya rusak total. Tak ada satu pun data yang bisa diselamatkan. Anda tahu bagaimana rasanya? Seakan-akan separuh perjalanan hidup saya terhapus begitu saja.

Saat itu, empat tahun lalu, saya tak pernah berpikir untuk mem-backup data karena … entahlah … barangkali karena merasa data-data itu akan aman selamanya. Ternyata saya salah, teramat salah. Saya lupa bahwa segala sesuatu di dunia yang fana ini bisa rusak atau hilang, termasuk tempat menyimpan pekerjaan dan … kenangan.

Dua dari sedikit foto yang masih bisa diselamatkan, itu pun karena saya mengunggahnya di Instagram.

Kebiasaan Manajemen Data Orang Indonesia

Tapi tahukah Anda? Kehilangan data di smartphone bukan hanya pernah terjadi pada saya. Hal tragis ini juga terjadi pada orang lainnya, mungkin termasuk Anda juga. Menurut hasil studi Western Digital Corp, 67% orang Indonesia pernah kehilangan data di smartphone mereka.

Studi bertajuk “Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey” ini bertujuan untuk mengetahui manajemen data orang Indonesia. Dari 1.120 responden yang berasal dari berbagai kota besar di Indonesia, lebih dari setengahnya pernah mengalami kejadian serupa dengan saya: kehilangan data.

Sebagian besar (80%) memang sudah sadar tentang pentingnya mem-backup data, sayangnya dari jumlah itu hanya 1/3 yang benar-benar melakukan backup secara berkala.

Padahal, seperti kita ketahui bahwa hari ini smartphone bukan hanya digunakan sebagai alat komunikasi, tapi juga sebagai media penyimpanan data. Ada yang menyimpan foto mantan, video, bahkan data pekerjaan dan file penting lainnya.

Berangkat dari studi dan habit orang Indonesia itulah, SanDisk menawarkan solusi untuk mempermudah proses penyimpanan dan backup data di smartphone melalui produk mereka: USB OTG SanDisk. Saya yakin Anda sudah begitu familiar dengan SanDisk, brand unggulan yang bernaung di bawah Western Digital Corp. Coba lihat microSD atau flashdisk Anda, pasti SanDisk, kan? 

Tapi sebelum kita ngobrol lebih jauh tentang #SanDiskAPAC, mari kita simak dulu hasil survei “Indonesian Consumer Mobile Habit and Data Management Survey” yang lebih komprehensif.

USB OTG SanDisk

Angka-angka yang Anda baca sebelum ini jelas bukan statistik belaka, melainkan pengingat bahwa kita bisa saja kehilangan orang yang dicinta, tapi tidak dengan kenangan tentangnya. *eh kok curhat?

Maksud saya, hasil survei Western Digital Corp tersebut seharusnya menyadarkan kita tentang pentingnya mem-backup memori smartphone di tempat yang aman.

Berkaca dari pengalaman dan “trauma” empat tahun lalu, saya sendiri mulai concern tentang itu. Apalagi sejak menjadi desainer, dalam dua tahun terakhir fungsi smartphone saya pun mengalami eskalasi. Banyak sekali file dan history chatting pekerjaan di WA dan microSD. 

Biasanya, saya melakukan backup data smartphone dengan dua cara: Google Drive dan disimpan di laptop. Syukurlah sekarang ada teknologi yang lebih memudahkan. 

USB On-The-Go SanDisk

USB OTG SanDisk atau USB On-The-Go merupakan flashdisk yang memungkinkan Anda menyimpan data langsung dari smartphone, memindahkannya ke device lain seperti laptop atau smartphone lain, bahkan menyambungkannya ke cloud. Sesuai namanya, bentuknya persis seperti USB atau flashdisk, tapi dilengkapi dengan dua konektor di kedua sisinya. 

USB OTG SanDisk Dual Drive M3.0

Kapasitas

  • 16 GB (Rp71.000,-)
  • 32GB (Rp90.500,-)
  • 64GB (Rp152.000,-)
  • 128GB (Rp281.500,-)
  • 256GB (Rp605.000,-)
+

Antarmuka

  • MicroUSB dan USB 3.0.

Kecapatan Baca

  • Hingga 150 MB/s

USB OTG SanDisk Dual Drive disediakan untuk para pengguna android. Tersedia dua konektor di kedua sisinya. Satu konektor microUSB untuk dikoneksikan ke smartphone yang mendukung OTG, satu konektor USB 3.0 untuk dikoneksikan ke laptop, baik pengguna Windows maupun Mac.

Jika dulu, proses backup data ke USB adalah smartphone >> kabel data >> laptop >> USB atau buka microSD >> card reader >> laptop >> USB, dengan USB OTG SanDisk proses maha panjang itu bisa dipangkas. Karena tidak memerlukan konektor tambahan, kita bisa langsung menghubungkan USB ke smartphone, backup data pun menjadi lebih ringkas dan cepat.

Teknologi OTG juga bermanfaat bagi Anda yang tak memiliki laptop. Backup data tetap bisa dilakukan meskipun Anda tak punya laptop sebagai media transfer data.

iXpand Flash Drive

Kapasitas

  • 16 GB 
  • 32GB (Rp304.000,-)
  • 64GB 
  • 128GB (Rp640.000,-)
+

Antarmuka

  • Lightning™ Connector dan USB 3.0

Kecapatan Baca

  • Hingga 90 MB/s

Anda pengguna iPhone tak perlu berkecil hati karena ada iXpand Flash Drive yang kompatibel untuk iPhone atau iPad. Fungsinya sama kok dengan USB OTG yang untuk android.

Untuk lebih jelas tentang penggunaannya, mari kita lihat dulu video berikut. 

Kelebihan #SanDiskAPAC

Sebagai teknologi penyimpanan data, #SanDiskAPAC memiliki beberapa kelebihan yang patut diapresiasi.

  1. Mudah digunakan.
  2. On-The-Go. Karena bentuknya yang seperti USB biasa, bisa dibawa ke mana saja. 
  3. Kompatibel dengan berbagai device.
  4. Kemudahan transfer data antarponsel. 
  5. Kapasitas penyimpanan beragam, bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakai.
  6. Didukung dengan aplikasi sehingga lebih mudah mengontrol data mana saja yang akan kita backup.
  7. Proses penyimpanan data di USB bisa dilakukan bahkan ketika offline/tidak terhubung ke internet.
  8. Jika dulu proses backup data adalah ponsel >> kabel data >> laptop >> USB, dengan USB OTG SanDisk proses maha panjang itu dipangkas menjadi ponsel >> USB. 
  9. Mendukung penyimpanan segala macam data, bahkan data-data media sosial. 
  10. Terhubung dengan berbagai cloud storage sehingga kita bisa menerapkan “kebijakan” double backup

Pentingnya Melakukan Backup Data Smartphone
dengan USB OTG SanDisk

Sebagai self reminder sekaligus mengingatkan Anda, berikut beberapa alasan kenapa melakukan backup data itu penting:

Z

Mencegah Kehilangan Data

Apa pun yang Anda simpan di dalam smartphone, sudah jelas penting bagi Anda. Entah itu foto atau video momen-momen penting dalam hidup, file pekerjaan, kontak, dan lain sebagainya.

Smartphone, secanggih apa pun, tetap saja perangkat yang bisa saja rusak atau hilang. Dengan melakukan backup secara berkala, risiko kehilangan data bisa kita cegah sebab walaupun misalnya smartphone Anda kenapa-kenapa, Anda tetap memiliki data di dalamnya.

Z

Menghemat Memori

Jujur deh, full memory storage adalah masalah sejuta umat. Kadang, kita harus merelakan momen-momen berharga lewat begitu saja karena ponsel sudah tidak bisa mengambil gambar atau video. 

Memori yang penuh juga menghambat kinerja. Smartphone jadi lebih lambat, tak jarang pula sama sekali tak bekerja.

Nah, ini salah satu fungsi backup. Kita bisa menyimpan file-file lama yang sudah tidak digunakan sehingga tersedia banyak ruang di untuk file baru.

Z

Arsip

Salah satu fungsi arsip dalam administrasi perkantoran adalah agar data-data penting mudah disimpan dan ditemukan kembali. Hal yang sama juga berlaku untuk memori di smartphone. 

 

Z

#DibuangSayang

Jika dulu kita dibatasi dengan kapasitas memori sehingga harus memilah dan memilih mana saja data yang akan disimpan, dengan USB OTG SanDisk, kita punya pilihan untuk tetap menyimpan data-data yang #DibuangSayang. Kemerdekaan yang melegakan.

Saya tahu, segala sesuatu di dunia ini tak pernah abadi. Setiap kali kita harus bersiap dengan kehilangan demi kehilangan. Namun, mem-backup data smartphone secara berkala dengan USB OTG SanDisk tetap saya anggap sebagai “ikhtiar” agar tak ada lagi penyesalan di masa mendatang.

Saya juga tahu, waktu tak bisa berjalan ke belakang. Foto dan video berisi momen-momen berharga Aksa yang dulu lenyap pun tak akan pernah bisa dikembalikan. Tapi sejak saat itu, saya hanya ingin memastikan bahwa kejadian nahas yang sama tak akan pernah berulang. Saya ingin memastikan setiap momen berharga kami diabadikan agar kelak menjadi “tugu” betapa saya dan Aksa sudah sedemikian keras berjuang. Agar momen-momen indah itu tetap kekal dalam ingatan.

Salam,
~eL

Disclaimer:
Artikel ini diikutsertakan dalam “SanDisk BLOGGING  COMPETITION”

Sumber Referensi:

  • Western Digital Corp
  • SanDisk Indonesia
  • GadgetIn

Copyright:

  • Artikel: Langit Amaravati
  • Foto USB: SanDisk
  • Ilustrasi: Langit Amaravati, diolah dari Freepik
Share This