Pernahkah Anda sampai ke bandara hanya setengah jam sebelum pesawat berangkat? Saya pernah. Waktu itu saya sedang cuti dan harus kembali ke Bintan, tempat saya merantau. Rencana sudah disusun sedemikian rupa, termasuk moda transportasi dari Bandung ke Bandara Soekarno Hatta, Jakarta. Karena penerbangan saya pukul 1 siang, rencananya saya akan berangkat dari Bandung pukul 7 pagi diantar mobil seorang kawan Ibu.

Namun entah bagaimana, Ibu mengajak saudara dan tetangga untuk ikut mengantar saya. “Kita makan dulu di Puncak, ya. Sambil rekreasi,” kata Ibu kepada tetangga. Sudah mirip mau ngantar umrah gitu lah.

Sebetulnya saya tidak setuju, tapi enggak enak juga kan menolak keinginan Ibu. Ternyata kekhawatiran saya terbukti. Puncak maceeettt. Boro-boro sempat makan siang atau piknik, enggak ketinggalan pesawat aja udah syukur.

Saya sampai nangis-nangis lho di depan konter check in supaya masih bisa diperbolehkan masuk ke pesawat.

Nah, insiden seperti itu –terus terang saja- mendatangkan “trauma”. Jadi setiap kali mau ke Soeta, saya selalu pastikan tidak ada lagi acara piknik-piknik asyik dulu. Dari Bandung langsung aja ke bandara. Apalagi sekarang sudah banyak transportasi yang langsung dari dan ke bandara, salah satunya XTrans bandara.

Saya pernah beberapa kali menggunakan moda transportasi shuttle bus XTrans dan memang saya rekomendasikan. Tapi tunggu dulu, jika dulu saya harus menelepon XTrans untuk booking tiket, sekarang malah lebih mudah. Anda bisa memesan langsung via aplikasi Traveloka.

Jadi untuk Anda yang tinggal di Bandung dan sekitarnya dan kebetulan akan berangkat ke bandara, wajib menjajal XTrans bandara sebagai moda transportasi.

Ada beberapa kesan yang saya dapatkan  ketika menggunakan XTrans bandara dari Bandung ke Bandara Soekarno Hatta dan sebaliknya:

1. Mudah Mengecek Jadwal Keberangkatan

Untuk meminimalisasi keterlambatan, kita bisa cek jadwal XTrans bandara di situs Traveloka.com dan menentukan kapan waktu yang tepat untuk berangkat. FYI, perjalanan dari Bandung (De Batara Hotel, Cihampelas) memakan waktu 7 jam 10 menit dengan margin of error (eh) dengan asumsi kemacetan di jalan sekitar 1 jam. Tapi saya jarang mengalami keterlambatan sih, biasanya malah tiba lebih cepat.

Jadi pilihlah jadwal yang memungkinkan Anda tiba 1-2 jam sebelum keberangkatan. Lebih baik berkeliaran di bandara daripada tergesa-gesa.

Karena ada di aplikasi, kita enggak perlu lagi telepon sana sini atau datang ke pool-nya.

Berikut jadwalnya untuk referensi Anda:

2. Harga – 135 Ribu Rupiah

Nah, ini nih yang sering dijadikan oleh orang-orang, termasuk saya. Menurut saya sih, harga 135 ribu rupiah sepadan dengan kenyamanan dan kemudahan dan kenyamanan yang kita dapatkan.

3. On-Time

Sepanjang ingatan saya menggunakan shuttle bus ini, tidak pernah ada keterlambatan. Armadanya banyak dengan jadwal keberangkatan 1 jam sekali.

Tip: Informasikan jadwal pesawat Anda kepada sopir supaya sopir tahu kapan harus ngebut kapan harus selow. Enggak, deng. Supaya sopir punya estimasi kapan harus sampai ke bandara agar Anda tidak terlambat.

4. Nyaman

Meskipun bentuknya minibus, tapi enggak usah takut berdesakan. Kursinya nyaman dan lega. Saya sendiri lebih suka duduk di “hot seat”, di depan sebelah sopir supaya lebih luas dan bisa melihat pemandangan sepanjang jalan tol. Daaannn masih bisa buka laptop untuk bekerja ketika di jalan.

Tip: Kalau mau hot seat, harus booking jauh lebih awal karena rebutan.

Gimana, Anda yang tinggal di Bandung dan sekitarnya ada jadwal ke Bandara Soekarno Hatta dalam waktu dekat? Coba deh menjajal XTrans bandara seperti saya supaya perjalanan dari dan ke bandara tak ada lagi drama.

Salam,
~eL

Share This