Website Bisnis, Menjaring Peluang di Era Ekonomi Digital

Sep 29, 2019 | BLOG COMPETITION, BLOGGING, TECHNOLOGY | 4 comments

Indonesia, Kepulauan Digital

Bill Gates tidak bercanda ketika mengatakan, “Jika bisnis Anda tidak ada di internet, maka bisnis Anda akan gulung tikar.”

Kedengarannya memang agak berlebihan, tapi di era ekonomi digital, go online adalah hal yang tak bisa ditawar-tawar. Bisa dibilang, internet dan revolusi industri 4.0 mengubah perilaku, bentuk, proses, dan kegiatan dari nyaris seluruh aspek hidup manusia, termasuk bentuk bisnis dan behaviour konsumen.

l

QUICK NOTE

Bisnis online atau e-business mengacu pada segala jenis kegiatan bisnis yang dilakukan secara online atau melalui internet. Produknya bisa berupa barang atau jasa. 

Dalam dua dekade terakhir, bisnis online di Indonesia berkembang sangat pesat. Berdasarkan data yang dilansir Google-TEMASEK, sampai bulan November 2018, transaksi online di Indonesia mencapai USD27 miliar, diperkirakan akan mencapai USD100 miliar pada tahun 2020. Menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital terbesar dan tercepat di Asia Tenggara. Tak heran jika negara kita dijuluki sebagai digital archipelago atau kepulauan digital. Forbes bahkan menyebut Indonesia sebagai “The New Tiger Of Southeast Asia”.

Dengan 150 juta pengguna internet dan 90% di antaranya membeli produk secara online, Indonesia adalah pangsa pasar yang besar, sangat besar. Bagi para pebisnis, angka-angka itu hanya bermuara pada satu kata: PELUANG.

EKONOMI DIGITAL INDONESIA

Miliar USD transaksi online di Indonesia

Per November 2018
Sumber: Google-TEMASEK

Juta Pengguna Internet di Indonesia

Per Januari 2019
Sumber: We Are Social

%

Membeli produk secara online

Per September 2019
Sumber: We Are Social

%

Pembeli offline terpengaruh oleh online

Per Agustus 2019
Sumber: Google-TEMASEK

Sayangnya, meski bisnis online di Indonesia berkembang sedemikian pesat, ada satu platform digital yang kerap dilupakan: website bisnis. 

Alih-alih menggunakan website sendiri, para pebisnis online lebih suka hanya bergabung dengan marketplace atau memanfaatkan social commerce sebagai kanal penjualan. Ini tentu tidak salah, tapi jika ingin bisnis online Anda berkembang, memiliki website sendiri adalah langkah yang tepat.

Fenomena bisnis online tanpa website ini memang bukan hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Alasan para pebisnis kecil, terutama yang pemula, tak memiliki web biasanya karena belum begitu familiar dan menganggap membuat web itu cukup sulit. Padahal, membuat web bisnis cukup sederhana, kita hanya perlu beli domain, hosting, memilih platform, dan menyiapkan konten.

Well, apa saja sih peran website untuk perkembangan bisnis online? Sebesar apa urgensinya? Apa saja yang perlu kita lakukan agar web bisnis bisa difungsikan secara optimal? Mari kita ngobrol lebih jauh.

SEKILAS TENTANG WEBSITE BISNIS

Website, sering juga disebut web, merupakan kumpulan halaman berisi informasi yang dapat diakses melalui internet. Berdasarkan InternetLiveStats, hingga hari ini ada sekitar 1.7 miliar web di seluruh dunia. Meskipun tidak seluruhnya aktif, tapi jumlah ini terus bertambah setiap detik.

Dari sisi fungsi, web bisa dibagi ke dalam berbagai kategori, salah satunya adalah website bisnis. Secara sederhana, website bisnis adalah web tempat orang-orang bisa menemukan informasi tentang bisnis Anda, lokasi, produk yang dijual, sampai melakukan pembelian.

Sama seperti bisnis konvensional, bisnis online juga banyak jenisnya. Pun dengan komoditasnya. Sebagai referensi, berikut beberapa contoh website bisnis online dengan komoditas berbeda:

Qwords
(Hosting provider)

Footstep Footwear
(Fashion Store)

Paper Id
(Software invoicing)

Konsula
(Doctors directory)

Peran Website dalam Bisnis Online

Dibandingkan bisnis konvensional, bisnis online memiliki karakteristik dan kelebihan tersendiri, di antaranya:

  • Modal cenderung lebih kecil.
  • Tak harus ada toko/kantor fisik.
  • Jangkauan lebih luas.
  • Hemat waktu dan biaya.
  • Komoditas lebih beragam.
  • Efektif untuk bisnis di bidang produk digital dan jasa.
  • Bisa dimulai hanya dengan 1 orang tim.
  • Dsb.

Namun, di era perekonomian digital dan penjualan O2O (online to offline/offline to online) batasan antara bisnis online dengan offline semakin tipis, salah satu hal yang menjadi pembeda adalah keberadaan website. Bisa dibilang, web adalah pondasi dari bisnis online itu sendiri.

Nah, bagi Anda yang baru mulai atau sudah mulai bisnis online tapi belum memiliki website, berikut peran website dalam bisnis online:

1. KANTOR/TOKO VIRTUAL

Salah satu kelebihan bisnis online adalah kita tidak perlu memiliki kantor atau toko fisik. Tapi, harap diingat bahwa 96% konsumen melakukan pencarian produk di internet sebelum melakukan pembelian.

Lalu, bagaimana calon konsumen bisa menemukan bisnis kita? Ya, betul, di sinilah fungsi website: sebagai kantor atau toko virtual agar bisnis kita mudah ditemukan di belantara bernama internet.

Karena bersifat virtual, selain sebagai toko/kantor, website bisnis juga bisa berperan sebagai:

Z

Company Profile

Berfungsi sebagai company profile, media untuk memperkenalkan bisnis Anda kepada dunia. Anda bisa menceritakan sejarah pembentukan, value, visi dan misi, tim, bahkan harapan-harapan ke depan. 

Z

Akses & Peluang

Internet tidak mengenal batas teritori. Dengan website, bisnis kita bisa diakses oleh siapa pun, di mana pun, kapan pun. Web adalah toko/kantor yang tak pernah tutup. Dengan begini, kita memiliki peluang untuk mengembangkan bisnis online ke berbagai penjuru dunia.

Z

Membangun Kredibilitas

Dalam dunia bisnis, kepercayaan adalah segalanya. Bisnis yang memiliki website dianggap lebih kredibel atau terpercaya oleh konsumen dibandingkan dengan yang tidak.

Z

Membangun Reputasi

Shinta Ries, founder Blogger Perempuan Network, pernah mengatakan bahwa website dan domain TLD bisa dianggap sebagai investasi. Berguna untuk membangun reputasi dan impresi baik.

Z

E-mail Bisnis

Punya web sendiri juga memungkinkan Anda memiliki e-mail bisnis dengan ekstensi nama domain sendiri.

Z

Informasi Kontak

Tak ada yang mau berbisnis atau membeli sesuatu dari seseorang yang tidak dikenal. Maka, lengkapi web dengan informasi kontak yang mudah dihubungi. 

Contoh About Us
(Qwords)

Contoh Meet the Team
(Elegant Themes)

l
TIP
  • LOKASI. Cantumkan lokasi yang jelas. Bisa berupa alamat lengkap (rumah atau kantor jika ada) atau nama kota dan negara.
  • KONTAK. Cantumkan kontak yang mudah dihubungi, terutama e-mail dan nomor telepon.
  • ABOUT US. Jangan lupa untuk melengkapi web dengan laman “About Us”. Perkenalkan bisnis Anda, sejarah, visi misi, dan orang-orang yang berada di baliknya. Memperkenalkan diri akan membangun rasa kedekatan, agar konsumen mengenal bukan hanya produk, tapi juga bisnis Anda sebagai brand/perusahaan.
  • MEDIA SOSIAL. Cantumkan akun medsos bisnis di web.

2. MEDIA PENJUALAN O2O

Jika bisnis online dianalogikan dengan bisnis konvensional, maka bergabung dengan marketplace ibarat berdagang di pasar atau mal, sedangkan social commerce (berdagang melalui media sosial) sama seperti asongan. Bagaimana berdagang via web sendiri? Seperti punya toko atau kantor sendiri.

Memang, setiap kanal penjualan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, demi perkembangan bisnis, sebaiknya prioritaskan website sendiri sebelum ke kanal penjualan lainnya.

Z

Shop/Toko Online

Lho, memangnya web biasa bisa dipakai sebagai toko online juga? 

Tentu saja bisa.

Agar pembeli bisa melakukan transaksi on-site, Anda para pengguna WordPress bisa menggunakan plugin Woocommerce sebagai toko online. Kalau Blogspot? Nggg … sayangnya Blogspot tidak disarankan untuk digunakan sebagai web bisnis. 

Z

Services

Anda yang berbisnis online di bidang jasa, web adalah tempat paling tepat untuk “show up” layanan/services yang Anda sediakan.

Karena jangkauannya yang luas, saya sendiri sering mendapatkan order desain dari klien di berbagai penjuru Indonesia. Sesekali dapat order juga dari luar negeri. *uhuk pamer

Bagaimana cara mereka menemukan saya? Ya dari website.

Contoh Toko Online
(Footstep Footwear)

Contoh Services
(Qwords)

l
TIP
  • SSL Certificate: Pastikan web bisnis Anda menggunakan SSL certificate untuk melindungi data pengguna, terutama data keuangan.
  • DISPLAY. Atur display produk semenarik mungkin. Cantumkan juga harga dengan jelas.
  • TAHAPAN PEMBELIAN. Buat tahapan pembelian sesederhana mungkin. Tidak lebih dari 5 langkah.
  • PENGIRIMAN. Sediakan berbagai alternatif jasa ekspedisi agar memperluas jangkauan pengiriman.
  • ALAT PEMBAYARAN. Untuk memudahkan konsumen, sediakan juga beberapa cara pembayaran. Misalnya, bisa via transfer bank (gunakan dua atau lebih akun, pilih yang penggunanya paling banyak), virtual account, OVO, Go-Pay, atau payment gateway lainnya.

3. CONTENT MARKETING & PROMOSI

Banyak cara untuk memasarkan dan mempromosikan bisnis online Anda, salah satunya dengan content marketing. Content marketing bagus untuk meningkatkan engagement. Jika calon konsumen menyukai konten Anda, besar kemungkinan mereka akan menyukai dan membeli produk Anda.

Bagaimana caranya? Lengkapi web dengan blog dan atau studi kasus. 

Z

Blog & Case Studies

Selain sebagai media marketing, blog juga bermanfaat untuk menunjukkan expertise. Buatlah konten yang relevan dengan bisnis Anda dan bermanfaat bagi konsumen.

Z

Portfolio

Fitur portfolio di web bisa dipergunakan sebagai media promosi. Menunjukkan pada calon konsumen tentang pekerjaan yang pernah Anda lakukan. 

Contoh Case Studies
(Tubik Studio)

Contoh Portfolio
(Kumakami)

l
TIP
  • GOOGLE MY BUSINESS. Integrasikan web dengan fitur Google My Business.
  • UPDATE KONTEN. Update konten secara berkala untuk meningkatkan trafik dan engagement.
  • PORTFOLIO. Tidak semua pekerjaan perlu dicantumkan dalam portfolio. Pilihlah project terbaik. 

4. MEDIA INFORMASI & EDUKASI

Tidak semua konsumen suka menghubungi CS ketika menemui masalah. Ada pula yang lebih suka memecahkan masalah mereka sendiri dengan membaca atau menonton video tutorial.

Harap diingat bahwa sebuah produk bukanlah tentang spesifikasi atau kelebihan lainnya, tapi tentang bagaimana produk tersebut bisa memecahkan permasalah konsumen. Lengkapi website dengan informasi berupa basic knowledge atau FAQ agar konsumen merasa terbantu. 

Z

Basic Knowledge

Basic knowledge biasanya berisi panduan/how to menggunakan produk Anda. Dengan membuat laman panduan yang komprehensif di web, Anda tak perlu menjelaskan dengan panjang lebar jika ada konsumen yang perlu bantuan, cukup berikan tautan. 

Z

Frequently Asked Question

FAQ berisi daftar contoh pertanyaan yang kerap kali ditanyakan beserta jawabannya. Dengan begini, Anda tak perlu menjawab pertanyaan yang sama berulang-ulang. 

Contoh Basic Knowledge
(Paper ID)

Contoh FAQ
(Qwords)

l
TIP
  • SINGKAT PADAT JELAS. Ini bukan blog post, maka buatlah basic knowledge dan FAQ dengan singkat, padat, dan jelas.
  • MUDAH DITEMUKAN. Basic knowledge dan FAQ biasanya diletakkan di menu navigasi atau footer. Tujuannya agar laman tersebut mudah ditemukan.
  • UPDATE SECARA BERKALA. Karena masalah dalam hidup, eh, masalah konsumen beragam, jika ada pertanyaan yang belum tercantum di FAQ, maka perlu ditambahkan.

5. CUSTOMER SERVICES & SUPPORT

Pelayanan/customer services termasuk salah satu parameter yang akan menentukan kesuksesan sebuah bisnis. Pelayanan yang dikelola dengan baik akan membantu kita mendapatkan pelanggan, menjaring konsumen baru, dan -tentu saja- meningkatkan penjualan.

Itu sebabnya kenapa website diperlukan: agar kita mudah dihubungi dan dimintai bantuan kapan pun konsumen membutuhkan.

Z

CS Online/Live Chat

Lengkapi web bisnis Anda dengan fitur CS online atau live chat. Bisa diletakkan di sebelah kanan bawah agar mudah dilihat tapi tidak ngagokan. Jika memungkinkan, gunakan layanan 24/7 atau 24 jam sehari 7 hari seminggu.

Z

Ticketing

Untuk masalah-masalah yang lebih kompleks, gunakan fasilitas ticketing. Bagi konsumen, fitur ticketing bisa membantu memecahkan masalah mereka. Bagi kita, fitur ini bisa dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan-perbaikan ke depannya. 

Contoh CS Online
(Qwords)

Contoh Ticketing
(Qwords)

l
TIP
  • CHATBOT. Jika Anda kekurangan SDM, pertimbangkan untuk menggunakan chatbot sebagai CS online.
  • WHATSAPP. Anda juga bisa mengitegrasikan fitur live chat dengan WhatsApp agar konsumen yang menghubungi langsung diarahkan ke WA.
  • TELEPON. Ada konsumen yang lebih suka berbicara langsung alih-alih menggunakan teks. Sediakan line telepon khusus untuk ini.
  • MEDIA SOSIAL. Selain fitur CS di web, pergunakan juga berbagai media sosial sebagai kanal customer service.
  • QUICK RESPONSE. Pastikan Anda menjawab dengan cepat ketika ada konsumen yang menghubungi via live chat atau kanal lainnya.

6. SEO

Ah, apalah artinya bisnis online tanpa SEO, bukan? SEO membantu website Anda berada di halaman pertama hasil pencarian atau SERPs (Search Engine Results Pages). Tapi -sekali lagi- bagaimana pengguna internet bisa menemukan bisnis Anda jika Anda tak punya website?

Keberadaan web membantu bisnis online Anda “berlaga” di antara jutaan bisnis di seluruh dunia. Web juga membantu Anda bersaing dengan kompetitor.

Z

Pagespeed

Pagespeed adalah salah satu ranking factors atau yang menentukan peringkat sebuah web di hasil pencarian. Web yang loading-nya cepat mendapat peringkat yang lebih baik. 

Z

Mobile First

Sebagian besar (94%) pengguna di Indonesia mengakses internet melalui smartphone. Jadi pastikan website Anda mobile friendly.

Z

Easy to Use

Website yang baik adalah web yang mudah digunakan. Lupakan segala macam kerumitan, berorientasilah pada pengguna, bukan hanya pada selera Anda.

Z

Desain

Manusia adalah makhluk visual. Untuk website bisnis, gunakan desain yang menarik tapi tidak berlebihan, konsisten, dan relevan dengan komoditas bisnis Anda.

l
TIP
  • KONTEN BLOG. Optimasi konten blog dengan keyword yang tepat dan relevan untuk meningkatkan trafik ke web bisnis Anda.
  • WHITE-HAT SEO. Jangan pernah percaya praktik-praktik black-hat SEO. Hasil yang cepat tak sepadan jika web bisnis Anda terkena penalti lalu menghilang dari internet. 
  • MEDIA SOSIAL. Bagikan setiap konten ke berbagai media sosial. 
  • ANALITIK. Gunakan fitur-fitur analitik seperti Google Analytics dan Google Search Console untuk memantau performa web.

3 KOMPONEN WEBSITE

Agar website bisnis Anda bisa dimanfaatkan secara optimal, ada tiga komponen penting untuk membangunnya: hosting, domain, dan platform. Ketiganya bersinergis dan saling menguatkan. Sebagai web designer, izinkan saya memberi sedikit tip.

Hosting

Hosting ibarat lahan/tanah tempat web Anda dibangun. Di dalam hosting inilah semua data web Anda disimpan.

Kualitas hosting akan menentukan performa web Anda secara keseluruhan. Maka pilihlah hosting provider yang kredibel. Saya pribadi selalu merekomendasikan untuk menggunakan hosting Indonesia seperti Qwords. Bukan, bukan karena Qwords ini sesama asal Bandung, tapi karena kualitasnya sudah terbukti. Sejak mulai didirikan tahun 2005, dalam waktu kurang dari 3 tahun sudah masuk dalam “Top 10 Hosting Company di Indonesia”.

Selain itu, pilihan paket hosting-nya juga cukup beragam sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan bujet Anda. Untuk lebih jelasnya, mangga jalan-jalan dulu ke web mereka.

Domain

Jika hosting adalah lahannya, maka domain adalah bunganya alamatnya.

Tip:

  • Pilihlah nama domain yang sesuai dengan nama bisnis/brand Anda. Bermanfaat sebagai branding. Tak perlu menggunakan domain berupa keyword karena exact match domain (EMD) dianggap spammy web oleh Google.
  • Untuk bisnis, pilih ekstensi domain TLD yang paling umum. Misalnya .com, .net, .id, .co.id.
  • Buat domain yang singkat, mudah dieja, dan mudah diingat.
  • Hindari menggunakan domain dengan simbol atau tanda baca seperti (-) atau (_).

Platform

Platform apa nih yang paling pas untuk web bisnis? WordPress. Pertama karena fitur-fiturnya memadai. Kedua karena lebih mudah digunakan daripada Magento atau PrestaShop. Hugo dan Bulma juga bisa digunakan untuk sekadar membuat web statis.

“Blogspot boleh enggak, Teh?”

Sekali lagi, Blogspot tidak saya rekomendasikan untuk membuat web bisnis. Kenapa? Ya, karena tampilan dan fitur-fiturnya tidak mendukung.

Gimana, apakah Anda sudah tergerak hatinya untuk mengembangkan bisnis online dengan web yang cetar? Jika sudah, saya cukupkan sekian ngobrol-ngobrol kita kali ini. Semoga bermanfaat. 

Oh ya, satu lagi, jika Anda butuh bantuan web designer, silakan kontak saya kapan saja. E-mail dan nomor WA ada di footer. (Selalu ada celah untuk jualan) 😀

Cheers,
~eL

Disclaimer

Artikel ini diikutsertakan dalam “Qwords Anniversary Blog Competition”.

Copyright

  • Artikel: Langit Amaravati
  • Ilustrasi: Langit Amaravati, diolah dari Freepik
  • Contoh web: Qwords, Paper ID, Footstep Footwear, Konsula, Kumakami, Elegant Themes

Sumber Referensi & Data

  • Google TEMASEK. E-Conomy SEA 2018. Google LLC., 2018

  • Google Insight. Year in Search: Insights for Brands. Google LLC., 2018

  • Kotler, Philips, Hermawan Kartajaya, dan Iwan Setiawan. Marketing 4.0: Moving from Traditional to Digital. New Jersey: John Wiley & Sons, Inc., 2017

  • We Are Social, Hootsuite. Digital 2019 Spotlight: Ecommerce in Indonesia. 18 September 2019. https://dateportal.com/reports/digital-2019-ecommerce-in-indonesia (diakses 19 September 2019)

  • We Are Social, Hootsuite. Digital 2019: Indonesia. 31 Januari 2019. https://datareportal.com/reports/digital-2019-indonesia (diakses 19 September 2019)

Share This