PERJALANAN MEMERDEKAKAN RAMBUT

memerdekakan hidup

Peringatan: blog post ini mengandung banyak foto selfie. Demi keamanan layar komputer atau ponsel Anda, mohon nyalakan bluelight shield atau panjatkan doa sebelum membaca.

Hidup Seorang Perempuan

Konon, hidup seorang perempuan dimulai pada usia 30-an. Ketika petualangan bukan lagi traveling, panjat tebing, atau bungee jumping, melainkan menelusuri kulit wajah yang mulai berbintik hitam dan berkutat dengan krim anti-aging. Ketika rambut yang dulu tebal dan kemilau, menjadi rambut yang mulai menipis, kusam, dihiasi uban demi uban yang datang terlalu cepat.

Ketika … berdiri di depan cermin tak lagi ritual merias diri, melainkan berdamai dengan usia dan diri sendiri.

Tahun ini usia saya genap 35 tahun. Lajang, punya profesi di bidang yang saya cintai, mandiri secara finansial dan intelektual. Bisa dibilang, hidup saya resmi dimulai. Namun, bersamaan dengan itu, tik tak jarum jam usia terus bergerak maju dan tak bisa dihentikan. Salah satunya ditandai dengan uban yang tumbuh sehelai lalu berhelai-helai, hingga bergerombol seperti semak belukar yang tumbuh liar. Barangkali sel melanosit (sel pembuat warna rambut) di tubuh saya sudah lelah memproduksi pigmen. Barangkali juga karena faktor lain.

Itu sebabnya sejak beberapa tahun lalu saya mulai berkelana dari satu pewarna rambut ke pewarna rambut yang lain. Mula-mula hanya natural brown, lalu mahogny, lalu mulai mencoba warna-warna yang lebih ekstrem.

Coba saya ingat-ingat, saya pernah mewarnai rambut dengan warna burgundy, merah tua, ungu, hijau, biru, kuning, dan sekarang merah terang. Mula-mula hanya menggunakan pewarna rambut berbahan dasar alami, lama-lama mulai berani menggunakan bleaching dan pewarna rambut yang kandungan bahan kimianya entah berapa banyak, yang penting warnanya bagus.

Dari sinilah masalah baru dimulai ….

Menjadi Diri Sendiri Tapi Rambut “Mati”

Mungkin Anda ingin bertanya, mengapa saya tidak menyerah saja pada usia dan menerima uban sebagai keniscayaan? Well, berdamai dengan usia adalah satu hal, tapi menggenapkan kebahagiaan dan kemerdekaan adalah hal lain.

Mewarnai dan mencoba berbagai model rambut memiliki arti yang lebih besar bagi saya, bukan sekadar ikhtiar menutupi uban atau mengubah penampilan. Sepanjang hidup, cara saya menata rambut selalu berada di bawah komando orang lain, terutama pasangan. Masing-masing dari mereka memiliki wacana yang berbeda tentang bagaimana rambut saya harus ditata. Tak ada satu pun yang bertanya mau saya apa.

Saya pernah digunduli oleh mantan suami hanya karena ingin memotong rambut (waktu itu rambut saya panjang sepunggung) dan dia tidak setuju. Ketidaksetujuannya diekspresikan dengan cara menggunduli rambut saya. Apa? Mengapa saya tidak melawan? Oh, Anda juga tidak akan berani melawan kalau tangan Anda diikat dan ada gunting yang ditodongkan di leher.

Berpuluh tahun saya menjadi perempuan penurut, tapi tidak bahagia. Sudah waktunya saya menjadi perempuan yang berbahagia dengan cara menjadi diri sendiri.

Setelah saya kembali lajang, setelah lepas dari segala macam ikatan, mewarnai rambut menjadi simbol kemerdekaan, simbol kebebasan.

Rambut asli saya lurus dan berwarna hitam. Atas nama kebebasan, beberapa bulan lalu saya mengkritingnya hanya karena saya bisa melakukannya tanpa dilarang oleh siapapun. Belum cukup sampai di situ, dua minggu kemudian saya mencat rambut kembali, kali ini warna merah terang.

Hasilnya seperti yang bisa Anda lihat di foto, niat hati ingin seperti model kelas susulan, eh, kelas dunia, tapi realita berkata lain. Bukan, bukan tentang wajah, kalau beungeut mah udah tikudrat sakitu-kituna. Ini mah rambut. Geus teu puguh modelna, keriting segan lurus tak mau tea, warnana siga samangka deuih. Kalau kata urang Sunda mah rambut saya teh karugrag karena belum sehat betul, eh, sudah harus kembali menanggung beban berat kehidupan ini.

Karena terlalu sering terpapar zat kimia, terutama proses bleaching, perlahan-lahan rambut saya mulai unjuk rasa. Warnanya menjadi kusam dan lekas pudar. Helai-helai rambutnya menjadi kasar, ujung-ujungnya patah dan bercabang. Rontok? Ah, jangan tanya, deh. Dengan kata lain, rambut saya “mati” dari akar sampai ke ujungnya.

Ekspektasi
Realita
Ekspektasi
Realita

Saatnya #DengarkanRambutmu

Ini tentu tidak bisa dibiarkan. Buat apa punya rambut dengan model dan warna sesuka hati kalau kondisinya “mati’? Buat apa menjadi diri sendiri dan menjadi perempuan merdeka kalau ternyata rambut saya malah tersiksa? Ini rambut saya, tubuh saya, kendaraan untuk menghadapi hidup, rasanya egois kalau saya justru mengabaikan kesehatannya.

Seperti pepatah para beauty blogger, dengarkan kebutuhan tubuhmu, maka ia akan berterima kasih padamu. Jadi saya teh mikir dan mulai bertanya kepada rerumputan rambut saya tentang apa yang diinginkannya. Atau lebih tepatnya, apa yang dibutuhkannya.

“Hei kamu, rambut kriwil warna semangka, mau kamu apa, sih?”

Oh, dia ingin sehat kembali, ingin hair spa sebulan sekali, creambath dua minggu sekali, conditioner dan vitamin rambut setiap hari.

Okay, fine.

But, wait. Saya harus ke salon untuk perawatan? Tiap minggu? Tiap bulan? Oh, please.

Well, saya tahu bahwa mengembalikan kesehatan rambut bukan pekerjaan yang sebentar. Dibutuhkan ketelatenan dan tekad kuat. Pun, saya tidak bisa menyerahkan segalanya kepada salon, bukan? Ya, masa tiap kali mau keramas atau memberi vitamin harus ke salon? Saya butuh produk yang bisa membantu merawat rambut dari rumah tapi hasilnya tetap maksimal. Jadi, saya memutuskan untuk coba Emeron.

Kenapa Emeron?

Eits, keputusan ini bukannya tanpa alasan. Emeron adalah “sampo keluarga”, saya sudah mengenalnya sejak remaja, dulu sering pakai yang ungu karena warnanya lucu dan wanginya enak (Mbak, alasannya impulsif banget, Mbak).

Oh ya, rangkaian complete hair care-nya Emeron ada beberapa varian, Anda bisa memakai varian yang sesuai dengan tipe dan kondisi rambut Anda.

Ada beberapa pertimbangan yang membuat saya memercayakan -lagi- revitalisasi rambut kepada Emeron Nutritive for damage care:

1

Varian for Damage Care

Tersedia varian for damage care dengan rangkaian lengkap dari mulai sampo, kondisioner, dan vitamin. Varian inilah yang paling saya butuhkan untuk merevitalisasi rambut. Dengan rangkaian selengkap ini, saya bisa melakukan perawatan dari hulu ke hilir di rumah. Berdasarkan pengalaman, untuk hasil maksimal kita memang harus memilih sampo sesuai dengan jenis rambut dan kondisinya.
2

Berbahan Dasar Alami

Ini penting karena rambut saya sudah terlalu banyak terpapar zat kimia, ia tidak akan tahan kalau setiap hari dibersihkan dengan sampo yang juga mengandung banyak zat kimia. Sebelum membeli saya riset dulu di internet tentang kandungan alpukat dan formula Active Provit Amino yang terkandung dalam Emeron dan setuju bahwa inilah yang saya butuhkan. Manfaat alpukat akan saya bahas di subbab setelah ini.
3

Mudah Diaplikasikan

I mean, freelancer mana sih yang punya banyak waktu untuk hal-hal di luar pencairan invoice? Saya bisa mengembalikan kesehatan rambut hanya dengan tiga langkah >> membersihkan dengan sampo >> melembapkan dengan kondisioner >> menutrisi dengan vitamin rambut. Tidak harus ke salon pula. Mudah, bukan?
4

Tidak Menyebabkan Alergi

Begini, saya punya riwayat alergi yang kompleks. Beberapa jenis pewangi yang ada dalam produk kecantikan bisa membuat saya sesak napas. Ketika membeli Emeron varian ini, yang pertama kali saya lakukan adalah mencium baunya lalu menunggu tiga detik. Karena tidak terjadi apa-apa, berarti ini aman. Ngomong-ngomong, wangi rambut saya jadi mirip wangi rambut Ibu dan itu menenangkan. Tapi kalau boleh memilih, saya lebih suka andai intentsitas pewanginya sedikit dikurangi.
5

Ulasan Positif

Sebelumnya saya baca-baca dulu ulasan para beauty blogger dan testimoni di Home Tester Club. Bagi saya, ulasan-ulasan itu sangat membantu. Iya, manfaat atau efek sebuah produk tidak akan sama pada setiap orang karena kondisi fisiologi rambut masing-masing orang juga berbeda. Tapi setidaknya saya bisa mendapatkan ulasan dari orang yang kondisinya sama seperti saya. Misalnya, dari orang yang rambutnya sama-sama diwarnai.
6

Terdaftar di BPOM

Formula Active Provit Amino sudah terdaftar di BPOM dengan nomor registrasi NA18161001665. Artinya saya tidak perlu khawatir dengan ingredients-nya.

Manfaat Alpukat dalam Emeron

Sejak zaman Mesir kuno, buah alpukat (Parsea americana) sudah digunakan sebagai bahan pelembap dan penguat rambut. Di dunia medis dan kecantikan modern, alpukat juga sering dipergunakan karena kandungan dan manfaatnya yang kaya.  Seperti kita tahu, Emeron Nutritive adalah rangkaian perawatan rambut alami yang terinspirasi dari alam. Berikut manfaat alpukat yang terkandung dalam rangkaian Emeron Complete Hair Care Damage Care:

Melembapkan Rambut

Alpukat mengandung vitamin A, D, E, dan B6. Juga protein, asam amino, asam folat, magnesium, dan zat besi.  Kandungan-kandungan ini bermanfaat untuk melembapkan dan menghaluskan rambut. Terutama untuk rambut yang sering terpapar zat kimia.

Merangsang Pertumbuhan

Salah satu penyebab rambut sulit tumbuh adalah karena kekurangan nutrisi. Dengan memakai sampo berbahan dasar alpukat, artinya kita sedang menutrisi rambut, merangsang pertumbuhannya agar rambut baru cepat tumbuh dan menggantikan rambut yang rusak.

Mencegah Ketombe

Ketombe disebabkan banyak hal, salah satunya pengelupasan kulit mati yang menumpuk di kulit kepala yang kering. Protein, asam amino, dan vitamin dalam alpukat dapat menjaga kelembapan kulit kepala sehingga mencegah ketombe.

Mencegah Uban

Alpukat berfungsi sebagai hair mask. Bermanfaat untuk menutrisi dan merevitalisasi rambut yang rusak. Kandungan antioksidan di dalamnya juga berfungsi untuk mencegah tumbuhnya uban yang disebabkan oleh faktor selain usia.

Sebuah Pengalaman

EMERON COMPLETE HAIR CARE

Hari ini tepat 20 hari saya menggunakan rangkaian Emeron Complete Hair Care. Hasilnya tentu tidak instan mengingat kerusakan rambut saya sudah cukup parah, tapi dengan bahagia saya mengatakan bahwa progresnya cukup signifikan.

Minggu #1

Di minggu pertama, rambut saya berangsur-angsur pulih. Perubahan yang paling terasa adalah teksturnya yang dulu kasar, kaku, dan kusut seperti ijuk mulai melembut. Menjadikan rambut saya lebih mudah ditata dan saya tak harus memakai bandana ke mana-mana. Pun tidak terlalu rontok seperti daun jatuh yang membenci angin.
  • Lebih lembut – 45%
  • Lebih Berkilau – 20%
  • Lebih Kuat – 30%

Minggu #2

Proses bleaching mengikis kutikula rambut. Dalam kasus saya, dua kali bleaching membuatnya rusak parah. Kandungan alpukat dan formula Active Provit Amino dalam Emeron bekerja seperti lilin yang melapisi, melindungi, dan menutrisi sehingga rambut saya mulai terlihat sehat kembali.
  • Lebih lembut – 78%
  • Lebih Berkilau – 55%
  • Lebih Kuat – 65%

Minggu #3

Rangkaian Emeron Complete Hair Care terus-menerus menunjukkan “magic touch-nya”. Rambut bukan hanya jadi lembut dan mudah ditata, tapi juga bercahaya. Karena kondisinya berangsur sehat, seakan-akan warna merah ini adalah warna rambut asli saya. Anda bisa bayangkan betapa bahagianya saya ketika bertemu kawan dan yang dia serukan bukanlah “Apa kabar?”, tapi, “Whoaaa … keren banget rambut lu!”
  • Lebih lembut – 90%
  • Lebih Berkilau – 70%
  • Lebih Kuat – 80%

Kesimpulannya, setelah tiga minggu pemakaian, sang rambut yang sempat berunjuk rasa sekarang mulai ngajak baikan. Ia mulai sehat dan saya bisa mengucapkan selamat tinggal kepada bad hair day. Ada beberapa parameter rambut sehat, tapi yang paling mudah diidentifikasi adalah teksturnya: elastis dan lembut. Saya kehilangan kata-kata untuk menjabarkan betapa lembutnya rambut saya sekarang, coba aja deh belai, eh, pegang. Warnanya memang tidak lagi merah terang bak semangka melainkan jadi agak dark dan menyerupai highlight, tapiii … berkilau. 

TESTIMONI

Apa kata mereka tentang Emeron Nutritive Complete Hair.

(Sumber: Home Tester Club ID)

Rambut Jadi Halus

Rambutku kering, susah nemuin sampo yang cocok, aku coba pakai Emeron Nutritive Shampo Damaged Control, rambutku jadi halus tidak kasar lagi.

(Aik -DKI Jakarta)

Rambut Lebih Kuat

Rambut patah jadi kuat. Gampang diatur. Dapat membersihkan kotoran sampai kulit kepala. Harum serta lembut.

(Lidya -Tangerang)

Feels Back to Nature

Adeeemmm … Feels back to nature. Buat yang mengalamai kerontokan rambut, ini bisa jadi solusi awal.

(Fransiska Martha – Jakarta Timur)

Tip untuk Rambut yang Diwarnai

Bagi Anda yang sedang berniat untuk mewarnai rambut atau mengalami rambut rusak karena masalah yang sama, saya punya sedikit tip. Begini cara saya merawat rambut dengan Emeron Complete Hair Care:
1. Ketahui Tipe Rambut
Rambut, sama seperti kulit, juga memiliki tipe. Setiap tipe rambut sebaiknya di-treatment secara berbeda pula. Ada 4 tipe rambut: normal, kering, berminyak, dan kombinasi. Jenis rambut saya normal, tapi semenjak dikriting dan diwarnai, rambut saya normal cenderung kering.
2. Gunakan Produk Berbahan Dasar Alami
Selalu gunakan produk perawatan rambut berbahan dasar alami.
3. Atur Jadwal Keramas
Banyak orang beranggapan bahwa semakin sering mencuci rambut, maka akan semakin bagus. Well, sebetulnya tidak juga. Keramas terlalu sering justru akan membuat rambut lebih kering. Agar warna rambut bertahan lama dan tidak membuatnya semakin rusak, keramas 3-4 kali seminggu atau 2 hari sekali juga cukup. Jangan lupa pakai juga Emeron Nutritive Conditioner-nya. Eh, tapi, jadwal mandi mah tetap setiap hari atuh. *ngomong sama cermin
4. Keramas dengan Air Dingin
Selalu gunakan air dingin karena air hangat justru akan membuka kutikula atau lapisan rambut dan membuat warnanya lekas pudar.
5. Hindari Hairdryer
Kondisi rambut yang diwarnai begitu rentan. Sebaiknya hindari menggunakan hairdryer, catokan, atau alat pengeriting rambut.
6. Rambut Juga Butuh Jeda
Menurut Nikki Ferrara, seorang pakar hair colorist, mewarnai rambut juga butuh jeda. Minimal enam minggu sebelum rambut diwarnai kembali. Berdasarkan pengalaman saya, untuk rambut yang sempat mengalami kerusakan, jedanya bisa dibuat lebih panjang agar rambut sempat “bernapas” dan merevatilasi diri.
7. Kontinu
Setelah rambut sehat kembali, bukan berarti proses perawatannya berhenti. Terus lakukan perawatan agar rambut tidak berunjuk rasa lagi.

RAMBUT YANG MERDEKA

SELAMAT DATANG RAMBUT BARU, HIDUP BARU

Saya tidak pernah menyangka bahwa kebahagiaan dan kemerdekaan yang selama ini saya cari bisa diwujudkan melalui cara sesederhana ini. Dengan rambut yang sehat dan perawatan yang tepat, saya bebas menata rambut dengan model atau warna apa saja, pun tak perlu khawatir dengan uban karena sel-sel melanosit mulai bekerja kembali memproduksi pigmen.

Dengan Emeron Complete Hair Care, saya bisa menjadi diri sendiri, menjadi perempuan berusia 35 tahun dengan rambut cantik dan sehat. Perempuan yang memiliki hidup. Perempuan yang berbahagia. Perempuan yang merdeka.

Namun di atas segalanya, ada hal lebih penting yang mesti saya pancangkan di dasar kepala: bahwa kecantikan seorang perempuan tidak hanya terletak pada riasan, bentuk tubuh, warna rambut, atau hal-hal semacam itu. Kecantikan seorang perempuan terletak di dalam dirinya.

Perempuan cantik adalah perempuan yang PERCAYA bahwa dirinya cantik, tak peduli dunia bilang apa.

Perempuan merdeka bukanlah perempuan yang bebas melakukan apa saja, tapi perempuan yang BERANI bertanggung jawab atas setiap keputusan yang ia buat.

Salam,
~eL

Disclaimer

Blog post ini diikutsertakan dalam Emeron Blogging Competition “Perawatan Lengkap untuk Rambut Cantikmu”.

Sumber Referensi

  1. www.emeronhaircare.com
  2. Universitas Sumatera Utara. 2013. Anatomi dan Fisiologi Rambut. Sumatera Utara.
  3. www.healthline.com
  4. www.pom.go.id
  5. Home Tester Club Indonesia

Copyright

  1. Foto: Langit Amaravati, Emeron, mynewhairstyle.net
  2. Ilustrasi: Langit Amaravati
  3. Teks: Langit Amaravati