11 Mantra untuk Memenangkan Lomba Blog

Last updated Jul 23, 2019 | BLOGGING, OPINION | 71 comments

Setiap penulis adalah penyihir, kata-kata adalah mantra yang digaungkan kepada semesta.

-Langit Amaravati

Sering ada yang bertanya, mengapa saya semangat sekali ikut lomba blog? Beberapa hanya penasaran, beberapa ingin ikut merasakan kesuksesan (ehem), beberapa ada yang menganggap saya sebagai bounty hunter.

Saya tahu, apa pun yang kita lakukan tidak akan selalu mendapatkan apresiasi positif, akan selalu ada orang-orang yang merasa keberatan. Tapi memang begitulah kehidupan bersosial, kita tidak akan bisa lepas dari anggapan orang-orang.

Pertanyaan itu kemudian berkembang kepada apa saja yang saya dapatkan dari lomba blog. Kepuasan, itu jawaban yang bisa saya berikan. Saya orang yang kompetitif, selalu mencari sparring partner ketika berkarya. Sebab menurut saya, kita tidak akan bisa mengukur kemajuan atau kualitas karya jika tidak memiliki perbandingan. Ikut lomba adalah salah satu cara saya untuk mengasah kemampuan.

Materi? Itu hanya kompensasi akhir. Tapi kalau Anda tetap ingin tahu, sejak ikut lomba blog saya sudah mendapatkan cukup banyak. Saya masih ingat, pernah mendapatkan hadiah uang tunai dari mulai Rp250 ribu sampai Rp5 juta. Produk? Voucher belanja, buku, sepatu, smartphone, kamera mirrorless, dan yang terbaru laptop (update tanggal 21 September 2016).

Pertanyaan ketiga, ini yang paling sering diajukan, adalah bagaimana cara memenangkan lomba. Well, saya tidak selalu menang lomba, tapi bolehlah memberikan sedikit tip.

Tip Menang Lomba Blog

1. Tema

Ini yang sering saya katakan: pilihlah tema yang Anda kuasai dan atau minati. Misalnya, temanya adalah smartphone merek tertentu. Sebelum ikut, pastikan bahwa tema tersebut Anda kuasai atau minati. Meski saya yakin bahwa para blogger sudah familiar dengan aplikasi dan gadget. Jika temanya sesuai, silakan ikut. Jika tidak saya sarankan jangan.

Kenapa ini penting? Karena sebuah tulisan yang berbobot adalah yang diberi “nyawa” oleh penulisnya. Sebab pembaca dan juri yang peka akan bisa merasakan apakah si penulis menuliskan postingannya dengan senang hati atau dengan rasa depresi.

Kita juga harus cermat menginterpretasikan tema sebuah lomba, menangkap maksud penyelenggara dengan benar. Saya pernah ikut lomba blog dengan tema A, tulisan saya banyak diapresasi, tapi tidak menang karena saya salah menafsirkan tema.


2. Hadiah

Bukan masalah nominal, hanya masalah kesesuaian. Seimbangkan hadiah lomba dengan effort yang harus Anda keluarkan. Coba perhatikan S&K lomba, lalu tanyakan kepada diri Anda sendiri apakah usaha yang Anda lakukan akan “terbayar” dengan kompensasi yang diberikan ataukah tidak.


3. Headline

Perhatikan deadline baik-baik dan posting naskah lomba jauh sebelum deadline. Jangan seperti saya yang mengirimkan naskah lomba setengah jam sebelumnya. Ini penting untuk menghindari hambatan-hambatan teknis seperti e-mail panitia penuh, koneksi Internet, anak yang tiba-tiba rewel, atau hal lain. Lagi pula, jika Anda tidak memiliki kemampuan untuk menulis di bawah tekanan, sebaiknya naskah ditulis jauh-jauh hari.

Mari saya jelaskan keuntungan menulis naskah jauh sebelum deadline:

  • Anda akan memiliki waktu untuk blogwalking, mengukur kekuatan lawan dan mencari sudut pandang tulisan yang lebih unik.
  • Tulisan yang dibuat terburu-buru biasanya kualitasnya tidak maksimal.
  • Masih banyak waktu untuk menyunting artikel.
  • Anda memiliki waktu untuk melengkapi artikel dengan elemen-elemen pendukung seperti infografik, foto, dan lain-lain.

4. Riset

Untuk menulis sebuah postingan lomba, paling sedikit saya membaca tiga web sebagai bahan referensi. Untuk tulisan yang lebih “berat”, saya membaca buku-buku rujukan. Selain riset referensi, juga riset kelengkapan lomba. Misalnya, aplikasi yang harus diunduh terlebih dahulu, foto-foto pendukung, dan lain sebagainya.

Ada beberapa jenis riset yang sering saya lakukan sebelum menulis sebuah postingan untuk lomba:

  • Riset pustaka >> Untuk mencari bahan tulisan dan rujukan.
  • Riset lapangan >> Tidak semua tulisan memerlukan riset lapangan. Tapi jika dirasa riset pustaka yang saya lakukan belum cukup, saya melakukan riset lapangan, termasuk wawancara dengan narasumber.
  • Riset testimoni >> Ada beberapa lomba dengan tema menceritakan pengalaman, tentu saya harus mencoba produknya. Misalnya, pengalaman menggunakan aplikasi, saya akan mengunduh aplikasi tersebut dan mengoperasikannya.
    Kalau tema yang diminta tidak memungkinkan saya untuk melakukan riset, saya biasanya pass. Misalnya, pengalaman berkunjung ke objek wisata tertentu yang berada di Kepulauan Karimun. Karena saya tidak pernah ke sana dan tidak mungkin untuk pergi ke sana dalam waktu dekat, lebih baik saya lewatkan. Melewatkan kesempatan? Bukan, ini namanya menyesuaikan kemampuan.
  • Blogwalking >> Saya mempelajari tulisan-tulisan yang pernah memenangkan lomba blog. Membuat poin-poin kelebihan postingan tersebut.
  • Riset penyelenggara >> Setiap penyelenggara lomba memiliki semacam kriteria khusus yang tidak disebutkan. Contoh, lomba blog yang diadakan oleh sebuah majalah islami. Saya tidak bisa membuat naskah berisi adegan merokok atau mabuk-mabukan atau pacaran. Atau lomba blog yang diadakan oleh sebuah merek gadget, saya juga tidak bisa pamer kalimat-kalimat tauhid. Sebab ini pembahasan tentang teknologi, bukan tentang religi.

5. Sudut Pandang Penulisan

Jika ingin belajar tentang sudut pandang penulisan yang asyik, Anda bisa membaca postingan Daeng Ipul.

6. Teknik Penulisan dan Kerapian Artikel

Hal ini sudah sering saya singgung. Ada ribuan blogger di Indonesia, siapa yang terus-menerus semangat untuk belajar dialah yang akan bertahan. Anda tidak bisa abai begitu saja terhadap teknik-teknik dasar EYD.

Untuk menjadi blogger berkualitas memang dibutuhkan usaha keras. Dan tolong, rapikan tampilan postingan Anda. Pengunjung blog dan juri membacanya di layar, bantu mata mereka, jangan sajikan postingan yang pabalatak.

“Tapi kan ada pemenang lomba blog yang teknik penulisannya pabalatak, tanda baca berderet-deret, banyak salah eja, typo, bahkan tidak bisa membedakan cara penulisan kata depan dan imbuhan.”

Iya, memang ada yang seperti itu. Lalu? Ya nggak lalu-lalu, kalau Anda lebih suka menyajikan tulisan serampangan, ya silakan. Tidak usah repot-repot belajar teknik segala.

7. Baca S&K dengan Saksama

Tulisan yang diikutkan lomba, sebagus apa pun itu, jika tidak memenuhi syarat dan ketentuan, tidak akan bisa memenangkan perlombaan. Tolong baca setiap poin syarat dan ketentuan lomba dengan saksama.

Sebelum posting, periksa kembali apakah tulisan Anda sudah memenuhi S&K baik jumlah kata, keyword, backlink, dan lain-lain. Setelah posting, juga baca kembali S&K, pastikan Anda melakukan apa yang diminta. Misalnya, membagikan link ke media sosial, mengisi formulir pendaftaran, mengirimkan naskah lomba dan link via e-mail, dan lain-lain.

8. Lengkapi Artikel dengan Elemen Pendukung

Foto, ilustrasi, infografik, diagram, video, atau elemen lain yang bisa mendukung penilaian. Memang, penilaian utama tetap pada kualitas tulisan, but believe me, elemen-elemen pendukung itu akan menjalankan fungsinya di luar perkiraan Anda.

Apakah Anda harus jago membuat infografik? Tidak juga. Apakah harus bisa fotografi? Tidak selalu. Saran saya, pergunakan kekuatan apa pun yang Anda miliki dan berpikirlah kreatif.

9. Editing

Periksa kembali tulisan Anda sebelum diposting, minimal 3 kali. Saya sendiri melakukannya lebih dari 7 kali untuk setiap postingan, lomba ataupun bukan. Ada panitia lomba yang masih memaafkan satu atau dua salah eja dan typo, ada juga yang tight sampai disebutkan dalam S&K. Jangan mengambil risiko, edit naskah Anda sebaik dan seteliti mungkin.

10. Latihan

Tidak ada yang namanya bakat dalam menulis, yang ada hanyalah kerja keras dan latihan. Saya tahu ini bukan tip yang ingin Anda baca, tapi Anda harus tahu bahwa di dalam setiap bidang, orang-orang yang disebut ahli adalah mereka yang terus berlatih, bukan para pemalas yang hanya berdiam diri.

Kerahkan usaha semaksimal mungkin. Gunakan seluruh sumber daya yang Anda miliki. Misalnya, saya bisa sedikit-sedikit desain, maka postingan saya selalu dilengkapi dengan infografik. Atau kalau Anda pandai menggambar, bolehlah dilengkapi dengan sketsa.

11. Berdoa

Ini juga bukan tip yang ingin Anda baca, sepertinya. Tapi percaya atau tidak, doa adalah usaha pamungkas yang saya lakukan. Supaya menang? Bukan, saya berdoa agar tulisan-tulisan saya bertemu takdirnya yang paling baik. Yang penting, saya sudah melakukan usaha semaksimal mungkin. Menang atau tidak, itu bukan urusan saya.

Saya kira cukup 11 mantra dari saya. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di lomba blog berikutnya. *kedip

Salam,

~eL

Related Articles

Website Bisnis, Menjaring Peluang di Era Ekonomi Digital

Website Bisnis, Menjaring Peluang di Era Ekonomi Digital

Indonesia, Kepulauan DigitalBill Gates tidak bercanda ketika mengatakan, "Jika bisnis Anda tidak ada di internet, maka bisnis Anda akan gulung tikar." Kedengarannya memang agak berlebihan, tapi di era ekonomi digital, go online adalah hal yang tak bisa...

Pengertian dan Istilah-Istilah SEO untuk Pemula

Pengertian dan Istilah-Istilah SEO untuk Pemula

Apa yang dimaksud dengan SEO? Apa manfaatnya untuk blog atau web yang kita kelola? Meskipun peringkat bukanlah segalanya, tapi sebagai blogger saya kira kita perlu memahami SEO agar blog kita terhindar dari bahaya laten kesepian. Hmm ... maksud saya, sepinya trafik,...

Jenis-Jenis Backlink Berbahaya

Jenis-Jenis Backlink Berbahaya

Pernah tidak Anda mendapatkan ribuan backlink dari satu web saja? Wow, hebat dong dapet ribuan backlink. No, honey. Your blog is under attack. Logikanya begini: Web A ==> backlink ke web B sebanyak 1-5 kali = natural.100 kali...

Comments

71 Comments

71 Comments

  1. Aireni L.B.

    wuaaaah…kebongkar sudah rahasia mbak langit sering menangin lomba..hehe
    intinya harus total ya mbak 😀
    makasih ya tipnya *sungkem suhu

    Reply
  2. ghumi

    thx mak… kudu dicoba nih jampi-jampinya…

    Reply
  3. Maya Siswadi

    Waaahhh cantikk sekaliii cara membungkus postingan ini. Ehhh. Aku salah satu orang yang suka nulis serampangan, hahaha, pasti terganggu ya buat dirimu yang biasa rapi.
    Baidewai, aku ga pakai Samsung, mau ikut lombanya juga ga bisa kayaknya karena ga menguasai produk yg satu ini, walau hadiahnya sangat menggoda, huhuhu

    Reply
  4. Yeye

    Terima kasih tips nya mbak 🙂

    Reply
  5. Vita Masli

    Ini antara 'paid review', 'tips', dan lomba blog jdi 1, mak.. saya suka cara menyamarkannya ??. Content marketing yg bagus.

    Reply
  6. Vita Masli

    Ini antara 'paid review', 'tips', dan lomba blog jdi 1, mak.. saya suka cara menyamarkannya ??. Content marketing yg bagus.

    Reply
  7. friddaherlina

    Ckckck…, ngalir banget ya, eL.
    Lugas dan informatif seperti biasa meski tumben jg ga ada infografisnya.

    Aku harus banyak belajar nih.
    TFS, dear.

    Reply
  8. Ety Abdoel

    Wuih, ada yang sukses bertransformasi dari penulis fiksi menjadi Blogger kekekinian, ups. Dipelajari mantranya, semoga setelah ini, saya bisa menang lomba blog. Aamiin.

    Reply
  9. Pakde Cholik

    Lomba blog itu saya anggap sebagai operasi baru, bukan kegiatan rutin.. Oleh karena itu harus saya siapkan dengan baik dan sungguh- sungguh. Kalah atau menang itu biasa.
    Terima kadih tipsnya
    Salam hangatvdari Jombang

    Reply
  10. jinggaprasetya

    Terimakasih tipsnya,

    mau jujur nih,saya selalu berrencana ikut sebuah lomba, awalnya selalu dikirim sebelum deadline,
    tapi kadang gak pernah ada ide, tiba-tiba pasti deadline ide muncul begitu saja, bahkan saya prnah membuat tulisan pukul 23.00, satu jam sebelum deadline.

    Waktu itu saya publish 23,5, (tapi yah benre kadang ga maksimal kalau kayak gini)

    makasih mbak tipsnya

    Reply
  11. Monika Yulando Putri

    Wah keren tipsnya.. catet dulu hihi.. Makasi ya mba sudah berbagi.. salam kenal 🙂

    Reply
  12. Monika Yulando Putri

    Wah keren tipsnya.. catet dulu hihi.. Makasi ya mba sudah berbagi.. salam kenal 🙂

    Reply
  13. Yoggy Satya

    Haha syudahh difolbek juga G+nya.. makaseehh 😀

    Reply
  14. Yasinta Astuti

    Kereeeen tips nya lengkaaap
    Makasiii mbak .. Semoga aku bisa sepertimu sering menang 😀

    Reply
  15. Ika Puspitasari

    Siiip Mom Aksa…..siap dipraktekin….biar nggak zonk terus kalo ikut lomba…hihi :p

    Reply
  16. ira guslina duniabiza

    keren nih mba mantranya. yes yes i believe. praktekin ah biar ketularan mba langit menangin lomba… 🙂

    Reply
  17. Langit Amaravati

    Jangan bilang siapa-siapa, ini memang postingan berbayar. Bwahahaha.

    Reply
  18. Langit Amaravati

    Aku sering posting mepet banget, tapi biasanya ditulis satu atau dua hari sebelumnya. Kalau diberi waktu menulis 1 jam, lebih baik pass. 😀

    Reply
  19. Langit Amaravati

    Aku agak kompulsif, jadi masalahnya di aku kalau melihat postingan orang lain yang nggak rapi. Hahaha.
    Eh tapi bisa kok pinjem dulu ponsel teman atau keluarga atau tetangga.

    Reply
  20. Langit Amaravati

    Panggil aku Teteh, panggil aku Teteh. Hahaha. Sami-sami urang Bandung atuh, Neng. 😀

    Reply
  21. nova violita

    makasih..mba langit..bermanfaat banget… bagi yang ga pernah menang lomba he2

    Reply
  22. Langit Amaravati

    Jangan percaya sama saya, percaya mah sama Tuhan. Bwahahah.

    Reply
  23. handdriati

    Cakeeeepppp, tip-nya cakep mba el…Semangatttt dan terus belajar ya mba? Terus menginspirasi mba el 🙂

    Reply
  24. Yoggy Satya

    Duhhh, sentilan banget dengan poin yang nomor 3, sukanya emang mepet-mepet dengan deadline… kebiasaanya kalau tidak mepet DL ndak ada inspirasi masuk sih. haha

    Sepertinya memang perlu banget nih sering berkunjung dimari, follow lewat GFC ah, sapatau difollback XD

    Reply
  25. kornelius ginting

    ini baru postingan bermanfaat.. terimakasih tipsnya mba langit

    Reply
  26. Neng Nunung

    kurang niiihh… jampi jampinya apaa?

    Reply
  27. Langit Amaravati

    Sudah difolbek sekaligus sama G+nya. Kurang baik gimana coba, aku? 😀

    Reply
  28. Langit Amaravati

    Puasa mutih 3 hari, mandi kembang di 7 pancuran pukul 3 pagi. Itu aja sih tambahannya mah. *dikemplang

    Reply
  29. Irawati Hamid

    keren tipsnya mbak 🙂
    pantas ajah sering menang lomba (y)

    Reply
  30. Jarwadi

    Saya pernah cape cape menulis posting lomba ternyata submit nya telat beberapa jam. Nyesek!!!

    Btw thanks tip tips nya

    Reply
  31. Langit Amaravati

    Atau ternyata deadline dimajukan dan kita tidak tahu. Itu yang lebih bikin nyesek.

    Reply
  32. Anne Adzkia

    Lagi-lagi tips infografis nyelip disitu. Ajarin siiiiihhhhh….:)

    Reply
  33. Ihwan Hariyanto

    Pengin bisa bikin info grafis, pake program apa itu Mbak? Salam kenal ya.

    Reply
  34. Donna Imelda

    saya bukan orang yang kompetitif dan hanya berani membandingkan diri hari ini dengan diri hari kemarin, saya hebat kalau saya lebih baik dari diri sendiri di hari kemarin bukan karena lebih hebat dari orang lain. Tapi ikut lomba jelas banyak manfaat yang bisa didapat, apapun tujuan sebenarnya dan apapun hasilnya. Tulisan yang berbobot, mbak. Aku suka. Ijin share ya. Salut dengan jiwa kompetitifmu… sukses terus yaaa

    Reply
  35. Eksa Studio

    Wah tipsnya yang bermanfaat gan, pernah ikutan sih beberapa tapi nihil semua. Hehehe

    Reply
  36. Langit Amaravati

    Saya justru kompetitif dengan diri sendiri. Bertarung melawan orang lain itu mudah. Bertarung melawan diri sendiri yang sulit.

    Reply
  37. Langit Amaravati

    Belum, nanti juga akan menang, kok. Cemungudh teyus. 😀

    Reply
  38. Armita Fibriyanti

    Aakk aku baru baca.. Hihihi, tau gak aku pernah submit 5 meni sebelum DL, nulisnya 2 jam sebelumnya.. Nulis sambil deg-degan. Alhamdulillah diapresiasi oleh panitia, meskipun dpt juara hiburan.. Tapi ke mana mana tetep lebih enak jauh hari sebelum DL.

    Reply
  39. Amir mahmud

    Keren keren tipsnya, tak pelajari ya ?

    Reply
  40. Amir mahmud

    Wah, perlu di coba nih ilmunya, makasih ya ?

    Reply
  41. clara inge

    keren.. bisa langsung dipraktekkan 🙂

    Reply
  42. RaisaHakim

    Teteh salam kenal, kemarin ketemu pas nonton I am Hope tp malu nanya gerogi padahal mau minta photo sm blogger keren sedangkan aku newbie 😀

    Kemarin niat mau ikutan lomba karena baca ini jadi tambah kepingin ikutan lomba kebetulan kemarin juga ada yg share harapannya sih ga menang juga gpp tapi latihan dulu syukur alhamdulillah kalo bisa menang walau cuman goody bag 😀

    Kapan-kapan kalau ketemu mau minta photo ah, semoga ga gerogi 😀

    Reply
  43. Anjar Sundari

    Tipsnya bagus tapi harus kerja keras juga ya mbak

    Terus tulisan ini menang nggak mbak? Hehe, kepo 🙂

    Reply
  44. Ahmad Saleh

    semoga saja saya juga bisa, ingin rasanya seperti mereka yang sudah berhasil

    Reply
    • Langit Amaravati

      Aamiin.

      Reply
  45. Linimasaade

    Terima kasih mbak atas mantran cara memenangkan lombanya. To the point banget. Salam kenal mbak Lagit saya tahu blog ini dari websitenya Kang Amir dari artikel 30 Blogger terbaik.

    Reply
  46. muhammad daris

    Keren mba tips nya, ijin save utk dipelajari hehe

    Reply
  47. Robi Erwin Setiawan

    Terima kasih mbak tipsnya, lagi blogwalking terkait cara menang lomba blog sampe mampir di sini.

    Salam kenal ya.

    Saya mendapatkan insight terutama pada poin riset testimoni. 😀

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share This